what's a housing bubble?
lily: biasanya gw tanya langsung sama marketingnya, klo serius mo beli bisa gw minta bantu cek sama adik gw atau sepupu (gawe perbankan dan hukum)
what's a housing bubble?
lily: biasanya gw tanya langsung sama marketingnya, klo serius mo beli bisa gw minta bantu cek sama adik gw atau sepupu (gawe perbankan dan hukum)
A kid at heart
sejenis gelembung ekonomi spesifik pada bidang real estateamrik dan banyak negara2 barat laen yang lagi krisis ekonomi ini kan baru mengalami 'letusan' gelembung perumahan ini bbrp taon yang lalu
http://id.wikipedia.org/wiki/Gelembung_ekonomi
http://en.wikipedia.org/wiki/Real_estate_bubble
![]()
soalnya kemaren pulang, saya sering denger dari sodara kalo banyak harga rumah/tanah yang naik gila2an dalam jangka waktu pendek![]()
apalagi model apartemen yang diapit mall-mall... ba
kalan tiap hari ngendon di Mall deh![]()
@Bi4rain : semisal ya saya pinjem ortu , trus baru saya cicil per bulan , itu sama ga sih ama KPR ?
# serius euy kepala saya pusing , ditambah liat penampakan cicak di tembok
@om Ronggo : mau ditempati sendiri om.
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
iya , kok bisa disana sampe housing crisis ? ada apaan ? berarti orang - orang pada beli rumah dong ???
yang saya mau ambil itu , namanya Orchard Mansion , masi tahap pembangunan , baru jadi taon 2015.
2 BR luas 38 meter persegi : 498 juta
di sekitarnya ada apartment Waterplace , persis di sebelahnya. 2 BR luas 56 meter persegi : 800 juta. -> udah jadi , makanya mahal - itu kata sales nya...
bener ga sih ??? apartment udah jadi ama belom , mahal yang udah jadi ???
di Surabaya ada agen perumahan , banyak... cuma untuk cari apartment ini , saya langsung ke pemasaran nya yang ada di mall. puyeng saya...
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
yang jadi biasanya lebih mahal, karena bisa langsung ditempati.
Klo pinjem orangtua ya beda sama kpr, kpr kan urusan ke bank. jadi untuk bunga, cicilan perbulan, sanksi keterlambatan/nunggak max 6bulan, dsb dsb udah diatur. Klo ke orangtua mengembalikan uang ya ga streng kayak gitu dong....asyik klo bisa pinjem ortu, daripada bank
---------- Post Merged at 11:13 PM ----------
Ronggo: ada beda pertimbangan yah buat rumah/apartment untuk kediaman atau disewakan?
mohon petunjuknya
A kid at heart
@Bi4rain : sales nya juga bilang , misal beli Orchard Mansion dengan harga 498 juta , nanti bisa meningkat harganya , soalnya akan ada pembangunan 2 mall lagi di kiri dan kanannya. yayaya saya sih ga paham begituan , jadi cuma iya iya...
kamu tanya yang banyak ke om Ronggo ya , saya bingung mo tanya apa soalnya
@ndugu : beuh... jangan - jangan abis gini smua properti di Surabaya turun harga![]()
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
^^
om maksudnya gimana ya ? kok masi ga paham ya saya...![]()
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
^^
oalah maksudnya hedonisme ya , bergaya hidup mewah ya...
- I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -
Nilai ketimuran yang gw maksud ini soal sosialisasi
bertetangga, aktivitas anak-anak di luar rumah di
dalam lingkungan, juga gaya hidup kebanyakan pe
nghuni apartemen, yang tentu berbeda dengan ga
ya hidup penghuni rumah biasa.
lily: saya sarankan baca2 mengenai real estate. pembangunan mall kupikir memang bisa mempengaruhi. ini kalo melihat ke masa depan ya, dan asumsi projek2 mall itu jadi, dan mallnya sukses economicallysemua itu memang perlu dipertimbangkan saat membeli rumah. lihat prospeknya, karena banyak faktor2 eksternal yang menentukan harga tanah/rumah - lokasi, lingkungan sekitarnya, fasilitas2 kehidupan laennya seperti pusat perbelanjaan untuk kebutuhan hidup, transportasi (ada garasi? ato mungkin deket transportasi umum?), rawan bencana ngga, rawan macet ngga, lingkungan cocok buat keluarga ngga (berhubung kamu ada anak), keberadaan sekolah, deket tempat kerja ngga, gampang / susah ke tempat kerja, dll. selain itu, tujuan kamu beli properti juga untuk apa. cukup banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, dan kondisi hidup setiap orang tentu berbeda2. jadi perlu dilihat mana yang pas buat kamu.
rain + ronggo: memangnya 'nilai' ketimuran gimanakalo kondisi padat dan mengharuskan tinggal di apartment, ya mo gimana
kecuali kalo ga keberatan tinggal di luar/pinggir kota. dan ini ga masalah kalo seandainya tempat kerja pun ada di luar kota.
harga bahan baku rumah sekarang ini mahal banget apalagi bangunan di indonesia
biasanya "mewah" dan kokoh karena pakai concrete bukan premanufaktur
ditambah lagi strategi pemasaran sales dan developer perumahan. inflasi kalah
jauh dibandingkan kenaikan harga rumah
Apa apartement itu harus mewah ya?
Apartment itu sama dgn flat. Maksudnya itu adalah satu atep rame2. Dipisah dgn sekat2. Apartment ga ada hubungannya dgn ketimuran. Justru semakin apartment itu dempet2an semakin ketimuran lah kita, karena budaya sosialisasinya lebih kental. Bahkan lagi eok pun kedengaran dari rumah sebelah. Belum lagi dilantai bawah orang pasti ketemu terus.
Yg gw ga demen kalo beli rumah di apartment, kayaknya sama dgn beling awang2.. Bukan beli tanah tuh.. beli langit..
itu sih apartemen di luar negeri bleg...
Kalau di Jakarta masih jauh dari itu![]()
ronggo + bleg: kurasa juga tergantung pada 'budaya' tempat itu sendiri ya. bahkan beda bangunan aja juga beda 'budaya'nyasaya cukup sering tinggal di apartment, pindah2. ada yang elo elo, gue gue, ada juga yang kenel kiri kanan ato bawah atas, ada yang saling berkunjung ato saling kasi kue ato makanan, ini semua di apartment ya. biar secara fisik memang lebih deket, tapi kalo budaya tetanggaan itu ngga ada, ya sama aja.
apartment kan juga ada yang ada playgroundnya. ya memang jangan dibandingkan dengan rumah2 yang di sebelah sawah. you make do with what you have. apalagi lokasi memang sering mendikte kondisi kehidupan.
saya pribadi lebih suka apartment karena lebih gampang dipiara / maintenance aja (in other words, pemalas)lebih kecil luas permukaan, lebih kecil luas yang harus dibersihkan
tapi hidup di apartment pun brarti lebih perlu ada toleransi terhadap tetangga. karena kamu dikelilingi orang di 4 penjuru. kadang ketemu tetangga yang nyebelin. ato mo renovasi apt mungkin lebih ribet karena harus berurusan dengan pihak apt / tetangga.
sedangkan rumah, ga perlu 'pusing' mengenai tetangga, mo renovasi ato mo ngapain tanahmu ga perlu permisi tetangga (dengan tanda kutip tentu saja. mudah susahnya relatif dibandingkan apt). bisa punya tanah dan tanam2an, dll. tapi ini juga berarti maintenancemu lebih tinggi, misalnya perlu bersihin pekarangan, maintenance bangunannya (atap bocor lah, dinding retak lah, kebun ada pest lah) dlllebih gede luasnya, lebih gede tanggung jawabnya,
lha, rusun itu kan apartment kan?![]()
kenapa harga nya terus naik ?
seperti yang dibilang ndugu, karena buble sedang melanda indonesia juga
harga properti kadang naik gila2an bukan karena harga real nya tapi karena sentimen2 lain
misal, di sebelah rumah saya ada rencana mau dibangun jalan tol, tapi masih 2 tahun lagi, guess what, mulai sekarang udah naik perlahan2, padahal tol nya masih lama
makannya di US pernah ada kasus subprime mortgage yang memporakporandakan US
ya, inflasi dan kenaikan harga bahan bangunan ikut andil sih
cuma, untungnya di indo ini kesadaran orang untuk invest ke sektor ekuitas masih rendah, sooooo for a while, property is still a very good choice
kalau di US waktu itu bukannya kasus pemberian
kredit perumahan tanpa survey calon pembeli, yang
benar-benar mampu membayar cicilan, yang ter
jadi adalah over suply dan mayoritas pencicil gagal
bayar.
tentu beda dengan di Indonesia yang rata-rata pem
belinya memang mampu bayar... bahkan di properti
di Singapura saja mayoritas dikuasai orang Indone
sia![]()