Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
yakin loe?
Kalau begitu, kenapa Jepang ngga dibawah USA
dan German n Italia masih ada sampai sekarang?
Kalo USA mau, Jepang bisa dijadikan negara bagian ke sekian karena Jepang sbg pihak yg kalah perang. Ini hukum perang. Demikian juga dgn Jerman dan Italia. Jerman dulu ada Barat dan Timur. Ini pengkaplingan pihak yg kalah perang. Jadi yg kalah perang dlm posisi seperti kerbau dicocok hidungnya.

Israel diperlukan hadir di sana untuk membuat ke
kacauan, sehingga Industri Perang tetap berputar.
Ini sih teori konspirasi. Tapi memang peperangan menguntungkan industri senjata.

Arab agresor?
Perang 6 hari itu dimulai dengan serangan tanpa
pernyataan perang dari Israel.... bahkan Jepang
melakukan pernyataan perang, beberapa jam se
belum menghajar Pearl Harbour...
Ini cerita lama yg diulang-ulang. Misalnya Mesir memobilisasi militernya di perbatasan dgn Israel. Ini provokasi. Ditambah informasi intelijen, bisa disimpulkan itu sbg persiapan utk agresi. Banyak dlm perang, dimana agresor dihantam duluan sehingga mandul berkat informasi intelijen yg akurat.

Peta 1947 juga peta hasil kerjaan Inggris, tanpa
mempertimbangkan demografi penduduk. Tapi
memang apa pedulinya Inggris... Tanah Indian
lebih luas lagi digusur ama mereka
Cerita lama.

Intinya sih sudah jelas, Islam itu ideologi yang ber
bahaya bagi Kapitalisme dan Imperialisme, maka
nya harus dilemahkan dan terus menerus di pro
vokasi, lalu dihajar sampai mampus.
Benar. Islam bukan saja berbahaya buat kapitalis, tapi juga buat umat manusia secara keseluruhan.

Perang Salib, Gold-Goshpel-Glory, Reconquesta...
semuanya punya satu obyek, Islam dan Muslim.
Tentu saja karena Islam memang berbahaya.