Ngomong2, salah satu kawan menulis di ceritamu.com
http://www.ceritamu.com/forum/22937/...-MAUT-THE-RAID

Kabar buruknya harus register dulu.. Dan karena itu tertutup, gue menghormati untuk tidak salin rekat.

Tapi aku ngutip tiga paragraf terakhirnya aja.
Banyak adegan-adegan laga yang mencengangkan yang ditunjukkan dari beberapa cuplikan itu. Kalo mau dibayangkan, film ini mengacu kepada Asian martial arts movies, seperti film-film laga produksi Hong Kong, ..but with better blood; bakal full blood dengan artistic yang lebih meyakinkan daripada film-film produksi Hong Kong!

Banyak sekali cerita-cerita menarik di balik semua pengambilan gambar itu, di antaranya kisah-kisah kecelakaan yang memang paling sulit dihindari dalam produksi film-film laga semacam ini. Mulai shooting hari pertama pun, Iko Uwais sudah mengalami memar-memar di lengannya akibat salah posisi dalam adegan tangkis menangkis. Ada lagi salah satu aktor yang matanya nyaris tertusuk pisau tiruan karena kepalanya salah posisi saat mengelak. Ada juga yang dadanya memar-memar karena pelapis dadanya melorot saat adegan penikaman menggunakan pisau replica. Yang cukup mengerikan adalah saat kaki Iko Uwais cedera dalam adegan laga di atas meja. Untungnya pergelangan kakinya cukup terlindungi dengan sepatu lars tentara yang dikenakannya.

Dari obrolan di antara kegiatan menonton cuplikan-cuplikan itu baru ketahuan bahwa sebenernya Gareth ngga cukup berani melihat pada luka yang nyata. Pada salah satu adegan pernah ada salah seorang aktor tertancap serpihan kayu di bagian lengannya. Lukanya tempat menancap serpihan kayu itu cukup dalam ……dan Gareth ngga berani melihat langsung luka tersebut! Konyol juga ya kalo ingat Gareth pasti suka banget melihat penonton filmnya bergidik ngeri menyaksikan adegan laga dan akibat-akibatnya dalam film. Tapi kan itu cuma dalam film.
PS: Gue udah dengar beberapa cerita luka dari pihak stunt sih. Kalau dari kabar kawan yang lain, Gareth di Serbuan Maut lebih perfeksionis. Gerakan mesti diulang kalau tidak sesuai dengan yang direncanakan. Untuk soal darah, kayaknya belajar dari kesalahan di film Merantau.