Tuhan bermacam-macam , lihatlah buku Sejarah Tuhan. Seiring dengan perkembangan akal manusia untuk memahami Tuhan. Pada awal peradaban manusia mungkin emosi lebih dominan dari akal. Manusia menyembah batu, pohon, matahari dsbnya. meningkat lagi manusia menyembah yang gaib2 , dewa misalnya. Akal manusia berkembang lagi, Nabi Ibrahim dengan akalnya menolak persembahan terhadap patung, dengan memakai nalarnya dia percaya akan Tuhan yang esa dan gaib, tuhan yang transendent. Pengikut nabi musa tidak puas dengan ajaran ini dia buat Sapi emas untuk sembahannya.
Pengikut Nabi Isa tidak puas dengan ini dia percaya tuhan yang immanent. Tuhan Bapa, putra dan roh kudus.Isa adalah nabi yang dibangkitkan yang menebus dosa manusia.
Islam tidak puas, sebagian pengikutnya menganggap tuhan transendent. Ibn Arabi menganggap islam yang demikian menyimpan berhala di benaknya sendiri, kaum sufi percaya tuhan immanent.
Silahkan anda pelajari tuhan yang mana yang anda suka menyembahnya.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





Reply With Quote