In what sense?
Tidak salah bahwa nyawa dan kehidupan adalah real.
Tapi, terutama nyawa, dalam pengertian seperti apa?
Manusia memiliki nyawa, ok?
Apakah bakteri juga memiliki nyawa?
Apakah batu memiliki nyawa?
Ketika manusia dinyatakan mati, apakah itu berarti nyawanya telah lepas dari tubuhnya?
Jika ya, bagaimana dengan nyawa sel-sel penyusun tubuh manusia, apakah sudah lepas juga?
Ketika manusia tsb mati (nyawanya telah meregang dari tubuhnya),
apakah serta merta sel-sel tubuhnya juga mati (nyawanya telah meregang dari tubuh sel-sel tsb)?
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote