Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
bathin itu merasakan bukan melihat.... melihat dalam arti sebenarnya melihat zat.. kalo pake bathin mah jadi kayak ngayal khan.... seperti saya merasa melihat pacar saya padahal orang nya dimana.. tapi bisa dibayangkan zatnya karena pernah melihat pacar saya.. tapi kalo Tuhan di bayangkan aja gak bisa karena kita gak pernah melihat zatnya saja.. jadi hanya bisa merasakan kita diawasi dll...............
jgnlah terlalu naif thd hal yng bersifat metaforis
klo ada ungkapan "mata hati", apakah anda akan menuntut bhw
hati yng dimaksud harus benar2 ada matanya?

"dinding ini bertelinga", apakah dinding yng dimaksud itu benar2 ada telinganya?

demikian juga dng ungkapan "tangan tuhan"
apakah tuhan benar2 bertangan spt halnya saya dan anda?