Di kantor-kantor, sekolah-sekolah, warung kopi dan semua tempat saat ini banyak yang membicarakan kasus Mesuji. Tidak heran, karena media begitu mengekspose berita ini. Namun, yang membuat saya heran adalah tanggapan dari beberapa teman dan kerabat saat melihat kasus ini. Mereka bilang “Yaah, biasalah orang Lampung mah.”
Waw! Memang kenapa dengan orang Lampung? Saya memang pernah mendengar kabar burung. Ya, cuma kabar burung bahwa suku Lampung memang terkenal kasar dan mudah sekali mengeluarkan goloknya jika marah. Tapi, itu kan kabar burung yang tidak bisa dipertanggungajwabkan kebenarannya. Saya mempunyai sahabat-sahabat asli suku lampung, tetapi mereka dan keluarga besarnya begitu baik.
Dan ternyata pendapat serupa keluar dari si Bunda tercinta. Beliau dari dulu tidak akan mengizinkan buah hatinya menikah dengan warga suku Lampung asli. Orang Lampung kasar-kasar katanya. Haduuuh, plis deh bun?