Tarif bus tingkat dibanderol Rp 800.000/tiga jam
Solo (Espos) Tarif sewa bus tingkat Solo dibanderol senilai Rp 800.000/tiga jam. Biaya sewa bisa bertambah seiring tambahan fasilitas, seperti makan, kunjungan ke objek wisata dan tambahan jam penggunaan.
Tambahan fasilitas dimaksud saat ini tengah dipersiapkan Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Solo bersama Pehimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo dan Badan Promosi Pariwisata Indonesia Solo (BPPIS). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Yosca Herman Soedrajat, mengatakan biaya sewa bus tingkat menyesuaikan ketentuan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Retribusi Daerah yang kini disodorkan ke DPRD. ”Tarifnya sesuai aturan Rp 800.000/3 jam. Tapi itu bisa berubah karena kami akan menawarkan paket wisata. Bisa sampai Rp 1 juta, bisa Rp 2 juta, tergantung rutenya panjang atau pendek. Kalau ritel berkisar Rp 20.000/orang,” jelas Herman, saat dijumpai Espos, di ruang kerjanya, Kamis (17/3).
Dia menguraikan persiapan menuju dioperasikannya bus tingkat 1 April mendatang, hampir rampung. Dishub, terangnya, telah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan pelaku wisata untuk menyusun standar operasional prosedur (SOP) bus tingkat.
Selain itu dalam dua pekan ini, payung hukum pengelolaan bus tingkat yang merinci peran masing-masing pihak juga bakal diterbitkan dalam bentuk surat keputusan (SK) Walikota Solo.
Pelaku wisata di Solo menyatakan kesanggupan penyusun paket wisata bus tingkat paling tidak pada akhir Maret. Anggota BPPIS yang juga Wakil Ketua Umum PHRI Solo, Abdullah Suwarno, mengungkapkan paket wisata bus tingkat akan diarahkan ke objek wisata yang berada di jalur bus tingkat, yakni Ndalem Wuryoningratan/Batik Danarhadi, Museum Radya Pustaka, Kampung Batik Kauman, Pusat Grosir Solo (PGS) dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).
Abdullah juga menyebut kemungkinan wisatawan diajak ke lokasi yang agak jauh, membutuhkan jalan kaki 10-15 menit, seperti Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta dan Pasar Klewer. ”Karena bus tingkat hanya boleh melewati rutenya dan karena keterbatasan kondisi jalan, maka lokasi tujuan harus kami atur yang dekat dengan jalur bus,” ujar dia.
Pihaknya juga mengusulkan ada alokasi hari bagi masyarakat umum tanpa melalui paket wisata dengan tarif rata-rata bus kota berkisar Rp 3.000/penumpang. Abdullah menilai satu hari bus tingkat untuk umum ini penting untuk mendekatkan masyarakat dengan dunia pariwisata Solo. Jangan sampai, sambungnya, bus yang dikenal luas sebagai ikon Solo justru tidak dikenal oleh masyarakat Solo. - Oleh : tsa
sumber :
di sini