Quote Originally Posted by Asum View Post
Itu bagi yang berpendapat bahwa Allah adalah nama gelar, maka boleh diterjemahkan jadi tuhan (bhs Indonesia), atau God (bhs Inggris). Bagi yang tidak berpendapat seperti itu, maka tidak ada keperluan untuk menterjemahkan


Sekarang kewajiban anda untuk menjawab ini

Coba anda jelaskan, gimana caranya dari alaha jadi Allah sesuai ilmu pembentukan kata dalam bhs Aramik.


Saya tunggu loh pembahasannya
Oh penasaran. Tapi ini dulu deh: Kenapa musti sesuai ilmu pembentukan kata dlm bhs Aramaik?

Misalnya dlm bhs Portugis ada kata JANELA dan dlm bhs Indonesia ada kata JENDELA. Dua kata tsb sepadan dgn WINDOW-nya bhs Inggris. Gimana ente menganalisa perubahan JANELA menjadi JENDELA sesuai kaidah bhs Indonesia atau Portugis?