Quote Originally Posted by purba View Post
Ok menurut kaidah bhs Arab begitu. Tetapi yg dipermasalahkan AsLan adalah asal-usul kata Allah tsb. Ente menganalisa kata Allah hanya sebatas bhs Arab, bahasanya Quran, berarti ente mendasari analisa tsb dgn keyakinan ente sebagai muslim. Ente tidak berani beranjak keluar dari batasan itu. Sementara bahasa Arab tidak lepas dari pengaruh bahasa sekitarnya. Jika ini ente pertimbangkan juga dlm analisa ente, maka ente tidak bisa mengelak bahwa kata Allah juga berarti tuhan. Kata Allah sebagai nama diri tuhan adalah eksklusif keyakinan ente sebagai muslim, bukan dari alasan ilmiah. Kalo yg berdasarkan alasan ilmiah adalah penjelasan AsLan.

Baca yang bener, makanya saya bilang
Ulangan 4:35 terjemahan bhs Arab :

35إِنَّكَ قَدْ أُرِيتَ لِتَعْلَمَ أَنَّ الرَّبَّ هُوَ الإِلهُ. لَيْسَ آخَرَ سِوَاهُ
Transliterasi : Innaka qod uriita lita'lama anna ar-Robb huwa Al-Ilah. Laisa akhoro siwahu
Itu tuh dari Bible bukan Qur'an, lagian lo salah ketika bilang :
Ente menganalisa kata Allah hanya sebatas bhs Arab, bahasanya Quran, berarti ente mendasari analisa tsb dgn keyakinan ente sebagai muslim
Lo pikir orang Arab itu semua muslim ?

Kaidah bhs Arab itu dipakai semua orang Arab apapun agamanya

Makanya saya bilang KELIRU ketika bilang Allah dari kata Al-Ilah, lah wong alkitab bhs Arab aja masih nulis Al-Ilah dan tidak jadi Allah. Artinya apa ? artinya, klaim bahwa Allah dari kata Al+Ilah adalah KELIRU karena terjemahan alkitab sendiri nulis Al-Ilah BUKAN Allah




makanya saya bilang MISAL saja, bener bahwa dahulu kala, Allah dari Al-Ilah <<< Allah ini sudah jadi nama diri Al-Ilah, dan Al-Ilah tetep nama gelar. Oleh karena itu Allah tidak diterjemahkan. Itu kalo ngerti kaidah bahasa, kalo gak ngerti ya memang repot, jadinya cuman tebak2an doang