-
SEKEDAR SHARING : saya di perusahaan yang sebelum ini juga bekerja extra keras... paling cepat pulang kantor jam 9 malam, dan setelah anak saya diminta oleh ortu untuk mereka asuh di kota mereka, maka saya seringnya nginep di kantor (sampai saya sedia kasur lipat di bawah meja)... dan saya sangat menikmati kehidupan seperti ini kok... dan di weekend pun benar2 bisa menikmati weekend yang total bersama anak saya...
tapi kenikmatan itu kemudian terganggu ketika pemilik perusahaan menjual perusahaan ke group yang lain...
budaya kerjanya berbeda dengan yang selama ini...
saya dilarang menginap di kantor, walhasil kerjaan harus saya bawa mondar mandir rumah-kantor, dan bagi saya membuang waktu dan tenaga...
sebab kalau saya bisa menginap, maka 1 jam perjalanan bisa saya gunakan untuk bekerja... dan tenaga pasti berbeda ketika kita sampai rumah dengan ketika kita masih di kantor... dan apabila kerjaan saya bawa ke rumah, maka membuat saya tetap harus begadang sampai pukul 3 pagi... dan GM saya nggak mau tahu, absen tetap harus jam 8 sampai kantor...
begadang di rumah sampai pukul 3 pagi, perjalanan ke kantor 1,5-2 jam (macet), memaksa saya harus tetap bangun jam 5 pagi... yang ada fisik saya hancur, kurang tidur, terlalu lelah, beban kerja masih sama saja... minta tambahan staff, nggak dikasih...
saya perfeksionis.. saya ingin hasil kerja saya sempurna dan sesuai target..
tapi jika harus dengan merusak badan sendiri hanya karena peraturan konyol (tidak boleh menginap di kantor), maka saya lebih baik angkat tangan... yang penting tugas asal jadi, mau angkanya asal2an ya yang penting selesai...
karena pekerjaan saya terpaksa harus saya bawa ke rumah, akhirnya saya juga tidak dapat menikmati weekend yang fun lagi bersama anak, karena weekend pun terpaksa saya masih berkutat di depan laptop...
saya pikir, pekerjaan seperti ini tidak lagi sehat...
dan alhamdulillah, moment yang tepat akhirnya datang juga... 
ketika saya tugas di luar kota untuk menghadapi pemeriksaan pajak, saya hanya berhasil menurunkan tagihan pajak menjadi 75% dari angka semua... padahal target perusahaan turun 50
weits! jangan salah!... meskipun target 50% dan saya hanya mampu berjuang 75%, tapi saya berhasil menurunkan status pemeriksaan dari pemeriksaan khusus karena dugaan penggelapan pajak (kasus kriminal pajak) menjadi pemeriksaan administrasi, yang artinya tidak akan ada seorang pun yang masuk penjara...
tapi apa hal itu dilihat oleh manajemen??? TIDAK!!!
mereka tidak cukup bersyukur bisa menikmati udara bebas dan tidak punya sejarah buram masuk penjara, padahal mereka punya kans untuk masuk penjara...
saya pun didepak oleh manajemen... hihihihihi... 
saya sih tenang saja ketika dipanggil HRD untuk membahas hal ini... meski HRD ngomongnya mbulet, ketika dia berhenti ngomong (belum bicara soal terminated), saya langsung bertanya : "OK, kalau begitu kapan saya harus meninggalkan perusahaan ini?"
HRD langsung kaget, trus bilang : "jangan buru2 menyimpulkan, mbak.. kami masih kasih kesempatan, dengan syarat ini itu"
saya tersenyum dan bilang : "terima kasih Pak, saya paham syaratnya... dan lalu tanggal berapa saya harus kasih surat pengunduran diri, dan apa kompensasi yang akan diberikan oleh perusahaan atas kebersediaan saya mengundurkan diri?"
hehehe... 
jadi untuk kasus ndugu, menurut saya sebaiknya tidak perlu mengundurkan diri dulu selama masih bisa menikmati ritme kerja yang seperti itu... apalagi masih boleh lembur sampai jam 2 pagi...
jarang2 lho perusahaan yang membolehkan karyawannya lembur sampai jam segitu, hal itu biasanya banyak perusahaan yang menghitung BIAYA LISTRIK LEMBUR (kalau status gedungnya menyewa kan listrik lembur akan kena charge tinggi) belum lagi harus membayar UPAH LEMBUR KARYAWAN...
perusahaan bekas tempat saya kerja saja nggak bolehin saya lembur dengan alasan nggak jelas (padahal listrik milik mereka sendiri, pake diesel, dan karena posisi saya sudah manajer jadi nggak perlu bayar upah lembur), dan supaya saya nggak lembur lagi, mereka memindahkan saya dan staff2 ke gedung kantor lain yang statusnya menyewa, jadi begitu jam 19:30 listriknya langsung dimatikan kalau nggak mengisi formulir permintaan lembur,.
padahal beban kerja dilembur atau tidak dilembur sama banyaknya... yang ada tunggakan kerjaan malah makin terakumulasi akibat kurangnya waktu untuk mengerjakannya...
sebaiknya pikirkan kembali deh... toh saya pikir kerja dimana-mana bakalan sama saja kok...
Last edited by fullmoonflower; 26-03-2011 at 04:18 PM.
CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER 
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules