Gak pindah.
Bisa bekerja keras adalah sebuah kehormatan, apalagi bisa belajar banyak.

Saya sangat menghargai orang2 yg etos kerjanya sangat keras, seperti orang2 Jepang dan orang2 China jaman dulu, dari orang2 seperti inilah sebuah bangsa bisa maju dan mulia.
Waktu luang ? menikmati hidup ? itu pikiran anak2 muda jaman sekarang...

Sayang nya ndugu atheis ya... jadi pasti punya pikiran bahwa hidup harus dinikmati sebisa mungkin karena tidak ada pengharapan di dunia yg akan datang.

Pendeta ku di gereja adalah pekerja yg sangat keras, setiap minggu keliling ke 5 negara dan jarang punya waktu tidur yg cukup padahal usianya sudah 70an.
Dia bilang bahwa memeras diri sampai habis-habisan adalah kebiasaannya sedari kecil dan akan terus kerja keras sampai mati, masa istirahat dan menikmati hidup adalah nanti saat sudah di surga.

Punya banyak waktu luang tidak menjamin kebahagiaan dan kesuksesan keluarga.