Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 27

Thread: Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk

  1. #1
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168

    Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk

    Sebenarnya ini termasuk barang lama sih, cabangnya sudah tersebar di manamana.
    Yang kami santap kemarin yang cabang errr.. kandalf info plis, gw ga tahu nama daerahnya
    pokoknya di daerah Jakarta Selatan.



    menu yang kami pesan kemarin



    ayam presto telor asin



    ayam presto goreng crispy



    ayam presto sambal pedas



    ayam presto cabe merah



    cah kangkung ebi



    cah kangkungnya buat gw ude kepedesan meski buat penggemar pedes dibilangnya ga terlalu pedes
    tapi berhubung yang dipesan adalah cah kangkung ebi, err asiinnnnn bow.
    yang telor asin juga asin banget, katanya mba RAP sih

  2. #2
    pelanggan setia porcupine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Bintan
    Posts
    4,132
    Gw sih lebih suka ayam goreng malioboro...ada ngga sih di jakarta?
    ~Radio Kopimaya~

  3. #3
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    kalau masakan terlalu asin, kata orang tua dulu biasanya yang masak lagi pengen kawin

  4. #4
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Kalo ke ATL hayamwuruk, gw selalu pesen ayam saos telor asin, enak banget.

    Asin sih memang, tapi kan dimakan sama nasi.

  5. #5
    pelanggan setia mobyokuzan's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Posts
    2,025
    Quote Originally Posted by porcupine View Post
    Gw sih lebih suka ayam goreng malioboro...ada ngga sih di jakarta?
    sama...
    disurabaya adanya cuma ayam tulang lunak malioboro.
    rasanya enak, pas dan cocok dgn selera gw, sampe tulang2nya juga bisa dimakan.
    gw suka yg ayam telur asin.
    ayamnya cuma seporsi tapi nasinya bisa pesen berporsi porsi, lalu samblenya boleh nambah lagi gratis

    "telling lies is sometimes acceptable,
    when the truth is too difficult to believe"

  6. #6
    opera's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    http://www.opera.com/
    Posts
    4,852
    klo disini ada ayam tulang lunak keraton
    tulangnya sampe bisa dimakan

  7. #7
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    btw ada yg tau gak cara bikin saus telor asin ?

  8. #8
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Bahan Saus:
    6 siung bawang putih, cincang kasar
    3 buah cabai merah kering, cincang halus
    3 batang kucai, iris halus
    2 sendok teh saus tiram
    1/4 sendok teh merica bubuk
    1/2 sendok teh gula pasir
    6 kuning telur asin matang, haluskan kasar-kasar
    2 sendok makan margarin untuk menumis
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  9. #9
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    6 kuning telor asin matang + 2 sendok margarin...
    kayaknya kalo begitu bakalan kurang cair deh...

    cobain dulu dong ly, tar lapor hasilnya ya.

  10. #10
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Yang pinter masak kan om Aslan...

    Om Aslan suka yang cair ? Ga enakan kental ya ?
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  11. #11
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    yg kayak ayam hayam wuruk itulah, cair tapi waktu kena panas jadi mengering...



    ---------- Post Merged at 08:33 AM ----------

    enak nih... nyam...

  12. #12
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    @lily,
    hah serius dibutuhkan 6 butir kuning telor buat bikin topping itu?
    pernah bikin ly?

    @aslan,
    ga keasinan ya?
    gw meski makan pake nasi, tetep aja keasinan yang ayam presto crispy,
    ga kebayang kalau mamam yg ayam tulang lunak telor asin

  13. #13
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    btw Ayam Tulang Lunak Hayamwuruk di Jakarta Timur di mana yah?
    kok gw nemunya di Harapan Indah (bekasi), Tebet, ama di Kelapa Gading. (mereka semua bukan di JakTim)

  14. #14
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Itu resep copas Ca

    Saya belom pernah makan Hayam Wuruk. Pernahnya cuma Malioboro
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  15. #15
    pelanggan tetap RAP's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Jakarta
    Posts
    920
    Itu ayam yg pake telor asin kalo kemarin ditambah jeruk nipis dikit lebih enak kali ya... yg kemarin eneg banget. Biasanya kalo makan di bandar jakarta jenis seafood yg dipake telor asin enak n ngak bikin eneg karena ada rasa asemnya dikit
    Atau lidahku yg aneh ya..
    Btw kemarin sebenernya ngeliat pesenan kandalf pingin sambelnya ituloh....ngak nahannnn

  16. #16
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    iyaaaa cabe merahnyaaaa menggoda banget
    tuh di foto ude menggoda abis

    mba RAP, kalau ama gw mah biasanya comot sana comot sini.
    salome
    ga peduli itu pesenan siapa, cuman berhubung yg dipesen kandalf n nowitzki serba pedes.
    makanya ga nyomotin, kalau punya mba RAP.. errr ga kebayang makin asin!!

    Lili, ah sangkain masak dewe.

  17. #17
    yang punyaqu enak (saos sambal)
    Punya kund lebih enak lagi, tapi iya pedes..
    Aq gak nyobain punya mbak RAP soalnya telur asin (aq gak suka)
    Kalo yang crispy, juga gak nyobain
    (kurang menggugah selera) hehehe

    Btw, kemarin di Hayam Wuruk kebayoran
    Four tines is a fork. Three tines is a trident. One is for eating, one is for ruling the seven seas.

  18. #18
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    gue belum rasa sih, ATL Hayam Wuruk
    Tapi kayaknya tetep aja menang ayam goreng ninit c simanjuntak jogja


  19. #19
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Ayan Tulang Lunak Hayam Wuruk itu di franchise kan

    Tak jarang seseorang yang terpuaskan dengan kenikmatan hidangan sebuah restoran jatuh cinta pada restoran tersebut dan mati-matian meminta resep masakannya pada si pemilik. Bisa ingin membuat hidangan sendiri di rumah atau jika ia memiliki modal, berusaha membuka restoran sejenis atau cabang dari restoran bersangkutan.

    Kisah bak di cerita itu dialami pula oleh Levita Supit. Istri pengusaha teh asal Manado ini kepincut dengan cita rasa Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk ketika menikmatinya beberapa waktu lalu. “Langsung saya tanya-tanya apakah restoran itu diwaralabakan atau tidak,” katanya mengenang. Beruntung setelah bertanya pada pengelola restoran tersebut ia mendapat info kalau restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk memang restoran yang dikembangkan dengan sistem franchise. Maka ia pun berbunga-bunga. Ia ingin mendirikan cabang restoran ini di suatu tempat.

    Untuk lebih meyakinkan ketertarikannya sekaligus membuktikan insting bisnisnya bahwa bisnis ini bakal menguntungkan, ia ajak keluarganya menikmati sajian Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk. Ternyata keluarganya juga menyukai sajian makanan di restoran itu.

    Tak perlu menunggu waktu lama ia kemudian menghubungi pemiliknya. Lamarannya untuk menjadi franchisee pun ia dapat. Setelah memakan waktu tiga bulan melakukan persiapan, akhir tahun 2006 lalu restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk miliknya akhirnya terwujud yang berlokasi di Jalan Sunda, Menteng, Jakarta Pusat. Ia merogoh modal sampai sekitar Rp 1 miliar untuk mendirikan Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk di sana.

    Meski tanpa promosi yang berlebihan restorannya mendapatkan banyak kunjungan. Setiap jam makan siang selalu penuh pengunjung. Dan dalam perhitungannya, investasi di restoran tersebut akan balik modal sesuai dengan perkiraan. Itulah awal Ita, panggilan akrab Levita Supit, masuk ke industri franchise. Sejak itu ia berkecimpung dan mengembangkan bisnis di industri franchise.

    Menurut mantan pengacara ini pola franchise sangat menarik untuk digeluti. Pola ini juga menjadi jalan pintas bagi para profesional masuk mengelola bisnis sendiri. Terlebih-lebih di jaman krisis di mana tingkat kepercayaan pada investasi lain seperti pasar modal dan deposito menurun, investasi di sektor riil yang dikembangkan dengan sistem franchise akan menjadi alternatif yang menarik dan bisa jauh lebih menguntungkan. Ia sendiri merasa puas dengan restoran-restoran franchise yang dimilikinya.

    “Restoran Ayam Tulang Lunak saya berjalan baik karena itu setahun kemudian saya membuka cabang kedua di Jakarta,” paparnya. Itu bukan satu-satunya ekspansi usaha yang dilakukannya. Tiga bulan kemudian ia sudah mencari tempat baru, kali ini di Manado untuk membuka restoran ketiganya di kota asalnya tersebut. Awal tahun 2008 lalu restoran di Manado itu sudah dibuka.

    Restorannya di Manado juga berjalan sesuai harapannya. “Masyarakat Manado ternyata bisa menerima kehadiran restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk,” ujarnya. Sekarang ia malah sedang mencari tempat untuk membangun restoran Ayam Tulang Lunak keempat dan kelimanya. Ita benar-benar puas dengan perkembangan bisnisnya dan sedang menggebu-gebu mendirikan cabang-cabang barunya.
    ---------- Post Merged at 09:05 PM ----------

    Ayan Tulang Lunak Hayam Wuruk itu di franchise kan

    Tak jarang seseorang yang terpuaskan dengan kenikmatan hidangan sebuah restoran jatuh cinta pada restoran tersebut dan mati-matian meminta resep masakannya pada si pemilik. Bisa ingin membuat hidangan sendiri di rumah atau jika ia memiliki modal, berusaha membuka restoran sejenis atau cabang dari restoran bersangkutan.

    Kisah bak di cerita itu dialami pula oleh Levita Supit. Istri pengusaha teh asal Manado ini kepincut dengan cita rasa Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk ketika menikmatinya beberapa waktu lalu. “Langsung saya tanya-tanya apakah restoran itu diwaralabakan atau tidak,” katanya mengenang. Beruntung setelah bertanya pada pengelola restoran tersebut ia mendapat info kalau restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk memang restoran yang dikembangkan dengan sistem franchise. Maka ia pun berbunga-bunga. Ia ingin mendirikan cabang restoran ini di suatu tempat.

    Untuk lebih meyakinkan ketertarikannya sekaligus membuktikan insting bisnisnya bahwa bisnis ini bakal menguntungkan, ia ajak keluarganya menikmati sajian Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk. Ternyata keluarganya juga menyukai sajian makanan di restoran itu.

    Tak perlu menunggu waktu lama ia kemudian menghubungi pemiliknya. Lamarannya untuk menjadi franchisee pun ia dapat. Setelah memakan waktu tiga bulan melakukan persiapan, akhir tahun 2006 lalu restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk miliknya akhirnya terwujud yang berlokasi di Jalan Sunda, Menteng, Jakarta Pusat. Ia merogoh modal sampai sekitar Rp 1 miliar untuk mendirikan Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk di sana.

    Meski tanpa promosi yang berlebihan restorannya mendapatkan banyak kunjungan. Setiap jam makan siang selalu penuh pengunjung. Dan dalam perhitungannya, investasi di restoran tersebut akan balik modal sesuai dengan perkiraan. Itulah awal Ita, panggilan akrab Levita Supit, masuk ke industri franchise. Sejak itu ia berkecimpung dan mengembangkan bisnis di industri franchise.

    Menurut mantan pengacara ini pola franchise sangat menarik untuk digeluti. Pola ini juga menjadi jalan pintas bagi para profesional masuk mengelola bisnis sendiri. Terlebih-lebih di jaman krisis di mana tingkat kepercayaan pada investasi lain seperti pasar modal dan deposito menurun, investasi di sektor riil yang dikembangkan dengan sistem franchise akan menjadi alternatif yang menarik dan bisa jauh lebih menguntungkan. Ia sendiri merasa puas dengan restoran-restoran franchise yang dimilikinya.

    “Restoran Ayam Tulang Lunak saya berjalan baik karena itu setahun kemudian saya membuka cabang kedua di Jakarta,” paparnya. Itu bukan satu-satunya ekspansi usaha yang dilakukannya. Tiga bulan kemudian ia sudah mencari tempat baru, kali ini di Manado untuk membuka restoran ketiganya di kota asalnya tersebut. Awal tahun 2008 lalu restoran di Manado itu sudah dibuka.

    Restorannya di Manado juga berjalan sesuai harapannya. “Masyarakat Manado ternyata bisa menerima kehadiran restoran Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk,” ujarnya. Sekarang ia malah sedang mencari tempat untuk membangun restoran Ayam Tulang Lunak keempat dan kelimanya. Ita benar-benar puas dengan perkembangan bisnisnya dan sedang menggebu-gebu mendirikan cabang-cabang barunya.

  20. #20
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    saya ngiler ngeliat fotonya
    terutama sambel2nya

    yang putih2 itu di presto goreng crispy itu apa sih? taburan dari gorengannya ya? kok putih banget gitu loh. hehe.
    dan topping seperti cairan di menu telor asin itu gimana sih? bukan krim kan ya?

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •