Results 1 to 20 of 66

Thread: Dimana Letak Masalahnya, Aku atau Para Karyawan?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Pesan gw sih jalanin aja terus, setiap hari selalu akan ada masalah baru dan kita ditantang untuk mengatasinya.

    dari semua masalah2 itu kita akan semakin berpengalaman, semakin ahli.

    nanti sejalan dengan meningkatnya kebijaksanaan kita, akan ada jalan yg lebih baik yg tersedia untuk kita.

    sekecil apapun tanggung jawab yg kita miliki saat ini, kerjakan itu dengan sepenuh hati dan sungguh2.
    orang yg bertanggung jawab untuk urusan2 kecil, kepadanya akan dipercayakan urusan2 yg besar.

    percaya deh.

  2. #2
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    ini TS tinggal dimana? Jakarta?

    menurut gw.....menurut gw lho ya....
    meski bisa dibilang jabatan TS lebih tinggi, statusnya tetep sama2 karyawan....makanya sebisa mungkin jangan kasih contoh buruk ke karyawan, kayak tidur siang sampe 12 jam.....ntar karyawan sedikit banyak bakal meniru apa yang dilakukan TS....

    TS bilang kalo tidur siang sampe lama, artinya sebelumnya ga tidur 24-48 jam....
    pertanyaan gw: kok ga tidur sampe 48 jam itu ngapain aja? urusan kerjaan juga?

    dan setuju banget ama chan, kalo mau memarahi ato menegur karyawan, cukup bicara berdua aja...jangan sampe karyawan lain tau....biar ga sakit hati.....itu kalo temen karyawan favorit TS ditergurnya pas TS berdua doang ama dia, gw rasa efeknya ga akan sampe sedahsyat itu (karyawan fave sampe keluar).

    cara negur juga diperhatikan. biar bagaimanapun, karyawan itu manusia juga yang bisa sakit hati.
    dan manusia itu juga makhluk sosial. kalo ada temennya sakit hati, dia bisa ikut sakit hati juga. apalagi kalo temennya dimarahi (ato bahkan dikata2i) di depan mata kepalanya sendiri.....

    soal tegur-menegur, mungkin ga selalu to the point juga...
    bisa minta tolong temennya buat ngasi tau si karyawan secara baik2. kalo ga ada perubahan baru dipanggil buat ngomong secara 4 mata.

    terakhir, cari karyawan yang cocok ama kita itu emang ga mudah.....
    apalagi dengan gaji di bawah umr (kalo TS bener tinggal di jakarta)


    oiya, satu lagi.....jangan mudah percaya ama karyawan.....
    manusia itu kalo tadinya ga pernah megang uang gede, sekalinya megang uang gede bisa berubah 180 derajat.
    taat beragama ga jaminan. nyokap pernah punya karyawan yang taat beragama.....tapi baru kerja beberapa minggu udah ketauan nyolong duit toko....
    yup, aku tinggal di jakarta, di depok tepatnya, soalnya dari jakarta, jaraknya hanya 20 meter...

    ya,, aku juga tdk marah kalau tdk ada kerjaan karyawanku tidur.. biarpun tidur, ya kalau ada kerjaan yg hanya aku yg bisa menanganinya, ya aku dibangunkan... terus soal tdk tidur 48 jam, ya ada sih tidurnya tapi ya sejam-2 jam gitu terus jaga lagi, biasanya, aku tdk tidur semalaman, rencannanya mau tidur paginya saat karyawan masuk, celakanya, karaywan tdk masuk, ya mau tdk mau aku harus tetap bantuin jaga, kalau kondisinya ramai.. ya benar-benar tdk tidur.. apalagi kalau kerjaan yg deadline yg akan diambil besok..

    gini ya.. kalau dng yg laki2, aku hanya menegur aja tdk sampai memarahi, ya tentu saja dengan nada yg tdk enak.. kalau aku pakai maki2, ya berkelahi lah kami... tetapi kalau dng yg perempuan baru deh aku benar2 marahi, kalau aku marahi, biar pun mereka melawan tdk akan berani mereka mengajak berkelahi.. aku juga tdk mau marah kok kalau mereka ngikutin omonganku dan tdk melakukan kesalahan yg berulang, apalagi sampai menimbulkan kerugian. disini itu kalau kerjaan salah, kerugiannya dobel, rugi karena ada ongkos produksi yg terbuang sia, rugi waktu, dan kalau sampai lewat deadline, pelanggan kami ya kecewa, ini lebih merugikan lagi, makanya kalau pelanggan aku kecewa, aku sering menebusnuya dengan discon harga bahkan sampai gratis beberapa kali...

    aku sudah ngomong baik2,aku sudah jelaskan baik2 alasan2nya, karena berulang, naik darahku...

    sebenarnya biang keroknya itu 1 karyawan perempuan yg kerja setengah hati... disuruh baru ngerjain, kalau ada yg tdk beres atau kerjaan yg agak sulit, dia menghindarinya, karena aku paksa harus di pelajari baru deh dia mau negerjain, dan sering nolak apa yg aku suruh.. siapa yg tdk kesal coba... nah, karena satu orang ini suasana kerja jadi tdk nyaman... 6 bulan pertama ketika karyawan m asih 2 orang, wuih... kami kompak... suka bercanda...

    yup, benar sih... lingkungan dan gaya hidup masyarakat jakarta, mempengaruhi karakater para pekerjaanya.. makanya.. banyak orang suka pindah2 kerja...

    yup..
    aku sih tdk percaya 100% karena aku lihat gaya hidupnya.. kalau boros.. dari mana lagi dia duit kalau bukan nyolek uang di laci, ya kalau dia nilep sehari 5000 sampai 20.000 ya sulit deteksinya, wong kadang selisih kelebihan pemasukan dng catatan sehari bisa sampai 100-300 ribu. tapi mau gimana lagi.. ogah2an nambah orang.. aku suruh pasang CCTV tdk mau dia.. ya weslah... selama tdk tertangkap mata.. ya amanlah mereka, tetapi berapa kali aku tes sih.. soalnya aku curiga juga, lihat dari catatan hariam mereka kelihatan... kalau karyawan kesayanganku itu, kelihatan pemasukannya.. tapi kalau yg satu orang yg laki2, kadang banyak kadang sepi.. ya aku tahulah kalau kondisi ramai dapatnya berapa kalau sepi dapat berapa, tapi kalau ramai dapatnya seperti saat sepi, ya aku curiga... tapi begitulah... lagi nyari karyawan perempuan nih.. lebih di fokuskan ke kasir...

    ---------- Post Merged at 11:34 PM ----------

    ---------- Post Merged at 11:53 PM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Pesan gw sih jalanin aja terus, setiap hari selalu akan ada masalah baru dan kita ditantang untuk mengatasinya.

    dari semua masalah2 itu kita akan semakin berpengalaman, semakin ahli.

    nanti sejalan dengan meningkatnya kebijaksanaan kita, akan ada jalan yg lebih baik yg tersedia untuk kita.

    sekecil apapun tanggung jawab yg kita miliki saat ini, kerjakan itu dengan sepenuh hati dan sungguh2.
    orang yg bertanggung jawab untuk urusan2 kecil, kepadanya akan dipercayakan urusan2 yg besar.

    percaya deh.
    kadang aku mau keluar aja ketika masalah itu bertumpuk, yg buat aku mau keluar itu sikap bosku itu.. kadang mau untung besar tapi pelit.. ya tdk bisa begitu... aku cari karyaqwan yg khusus bisa potocopuy dan jilid, udah dapat nih.. karena masih baru masuk, aku kasih 45 ribu sehari 10 jam kerja, tapi kalau ada penjilitan ada bonus tambahannya, tetapi bosku melarang.. ya udah... jadi dia malas2an.. dan namanya baru ya.. ya tdk mungkin langsung ramai... nah, sekarnag baru kelihatan.. fotocopy ramai yg datang tapi masalah ada di karyawan dan mesin, karyawannya belum bisa banget, mesin sering bermnasalah, untungnya ya habis diperbaiki mesin, aku minta yg bagus.. sampai sekarnag tdk di datangkan... ya udah.. manggilin teknisi aja.. tdk mungkin semua bisa aku atasi... pusing kepalaku...

    ya, karena aku yakin dng apa yg aku kerjakan.. ya aku pertahankanlah..masalah, maslaah ya mau tdk mau aku atasi pelan2,... emang lumayan melelahkan sih.. tapi gitulah, stressku itu sangat tinggi kalau ada kerjaan yg hasilnya tdk seperti yg aku inginkan.. seperti kemarin, nyetak undangan salah lagi padahal kemarin udah rugi gara2 salah cetak main copi paste aja... tetapi karena si custumer udah aku kasih waktuu hari untuk mengecek ulang tdk ada tanggapan, ya aku hajar aja.. karyawanku si bego.. udah dibilang hati2 soal ini, ngajakin debat, di depan bosku.. aku bilang aja.. aku udah berapa kali nemuin kasus meski sudah di acc, yg kurang dan salah itu ada aja.. makanya aku kasih waktu beberapa hari sebelum di cetak untuk di amati benar2, undangan yg tdk bermasalah ya biasanya karena itu, ada jenjang waktu yg aku berikan, ketika ada masalah undangan belum tercetak.. seperti yg aku bilang, kalau udah lelah, kita itu jadi lalai, kemarin salah itu lagi gara selain deadlin, lagi ramai dan ada maslaah lagi.. wah.. pusinglah.. tetapi emang sih dapat kemarin lumayan.. tembus juga 2 juta.. ini record baru...

    sebenarnya, aku sih tdk jujur2 amat..curang juga sih.. tetapi aku curang biasanya karena merasa sesuatu yg tdk adil... tapi aku berusaha untuk apa adanya aja.. jika cara bosku tdk berubah dan tdk sependapat terutama soal pembagian hasil terutama pada karyawan.. ya weslah.. tunggu aja sampai aku punya sendiiri.. ya aku tdk akan pernah mau kerjasama lagi dengannya..

    aku sering mengeluarkan pakai uang sendiri untuk hal baru atau sesuatu yg memang harus di coba..
    sayang, karyawan kesayanganku itu keluar, itu buat rencanaku jadi berantakan, harusnya apa yg aku kerjakan selesain dalam waktu 3-4 bulan, ya jadi molor karena semua harus aku control terus karena selain kurang orang karyawan belum sepenuhnya bisa..
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •