nah itu dia beda kerbau sama manusia. kerbau ga bisa membedakan bisnis ama kerja sosial. bisa jadi kerbau sok baik, padahal merusak sistem kerja.

tukang suamiku biasa dari kampung, untuk datang ke sini maka minta ongkos, belum kerja tapi minta ongkos.
kalau memamg diongkosi itu karena memamg kami butuh bukan karena SOK baik. sama2 untungnya kok.
ngapain SOK BAIK tapi merendahkan orang lain.

kalau ada karyawan yang sakit atau anaknya lahir atau punya kebutuhan mendesak, kami beri karena memang begitu SOPnnya.
kalau bukan dari uang perusahaan, tapi dari kantong pribadi, maka tidak perlu dicatat dalam pembukuan, dan ya udah ga usah nulis2 ngaku BAIK.

kalau mau kerja sosial, lakukan di luar urusan bisnis, misal ke dompet dhuafa aja, sering ditawari jadi pengawas proyek kegiatan sosial, kita ga dibayar (namanya juga kerja sosial) atau yang gampang transfer aja duit buat berbagai program dompet dhuafa. beres