hohoho... baru tau ya susahnya punya karyawan.
gw udah ngerasain ini sejak pertama kali mulai bisnis, setelah 12 tahun pun masih merasa banyak sekali kesulitan untuk urusan karyawan.
kemarin liat kan ada demo buruh besar2an di jakarta ? itu para pemilik bisnis besar lebih pusing lagi, mereka bukan cuma ngurus 1-2 orang tapi ribuan, bahkan ada provokator2 yg melarang para karyawan untuk kerja baik2 dan diharuskan ikut demo melawan atasan.
kalo para pebisnis besar itu mentalnya cengeng, begitu di demo 1 kali besok pindah negara, tapi gak mereka lakukan karena berani bisnis ya berani menghadapi masalah.
kadang gw juga gak bisa tidur, malem2 gw mikir "duh besok ada masalah apalagi ya?" karena benar2 tiap hari selalu ada masalah, masalah karyawan, masalah perputaran duit, masalah pesaing, masalah customer, masalah suply barang, masalah penjualan dll
tapi semua kesulitan ini pernah juga membuat gw bersyukur, ceritanya begini...
pernah ada karyawan kepercayaan gw yg keluar padahal dia sudah tahu banyak rahasia perusahaan.
dia bekerjasama dengan seorang pemodal, membuat usaha yg sama, menjadi pesaing gw.
banyak pelanggan yg dibawa lari.
Saat itu gw ingat, pertama kali gw membangun bisnis, ada banyak sekali kesulitan yg gw alami dan gw selesaikan satu per satu dengan susah payah, gw bertanya2 dalam hati, ini pendatang baru apakah punya mental untuk mengikuti jalan yg pernah gw lalui ?
apakah dia mampu mengatasi masalah karyawan, masalah kebutuhan modal yg membengkak, masalah penjualan yg seret dan income yg tipis selama berbulan2 dan segudang masalah lainnya.
ternyata dia gak mampu.
temen gw pernah ngasi satu istilah, kesulitan bisnis adalah "entry barrier"
bisnis yg mudah adalah bisnis yg entry barriernya rendah, mudah dijalankan tapi mudah ditiru dan akan mendapat banyak pesaing.
bisnis yg sulit adalah bisnis yg entry barriernya tinggi, sulit dijalankan tapi sulit ditiru dan jarang mendapat pesaing.
so... semakin besar kesulitan yg lu hadapi, semakin bersyukurlah karena itu yg akan jadi jaminan keamanan bisnis lu dimasa depan.