Results 1 to 20 of 66

Thread: Dimana Letak Masalahnya, Aku atau Para Karyawan?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    hohoho... baru tau ya susahnya punya karyawan.

    gw udah ngerasain ini sejak pertama kali mulai bisnis, setelah 12 tahun pun masih merasa banyak sekali kesulitan untuk urusan karyawan.

    kemarin liat kan ada demo buruh besar2an di jakarta ? itu para pemilik bisnis besar lebih pusing lagi, mereka bukan cuma ngurus 1-2 orang tapi ribuan, bahkan ada provokator2 yg melarang para karyawan untuk kerja baik2 dan diharuskan ikut demo melawan atasan.

    kalo para pebisnis besar itu mentalnya cengeng, begitu di demo 1 kali besok pindah negara, tapi gak mereka lakukan karena berani bisnis ya berani menghadapi masalah.

    kadang gw juga gak bisa tidur, malem2 gw mikir "duh besok ada masalah apalagi ya?" karena benar2 tiap hari selalu ada masalah, masalah karyawan, masalah perputaran duit, masalah pesaing, masalah customer, masalah suply barang, masalah penjualan dll

    tapi semua kesulitan ini pernah juga membuat gw bersyukur, ceritanya begini...

    pernah ada karyawan kepercayaan gw yg keluar padahal dia sudah tahu banyak rahasia perusahaan.
    dia bekerjasama dengan seorang pemodal, membuat usaha yg sama, menjadi pesaing gw.
    banyak pelanggan yg dibawa lari.
    Saat itu gw ingat, pertama kali gw membangun bisnis, ada banyak sekali kesulitan yg gw alami dan gw selesaikan satu per satu dengan susah payah, gw bertanya2 dalam hati, ini pendatang baru apakah punya mental untuk mengikuti jalan yg pernah gw lalui ?

    apakah dia mampu mengatasi masalah karyawan, masalah kebutuhan modal yg membengkak, masalah penjualan yg seret dan income yg tipis selama berbulan2 dan segudang masalah lainnya.

    ternyata dia gak mampu.

    temen gw pernah ngasi satu istilah, kesulitan bisnis adalah "entry barrier"
    bisnis yg mudah adalah bisnis yg entry barriernya rendah, mudah dijalankan tapi mudah ditiru dan akan mendapat banyak pesaing.
    bisnis yg sulit adalah bisnis yg entry barriernya tinggi, sulit dijalankan tapi sulit ditiru dan jarang mendapat pesaing.

    so... semakin besar kesulitan yg lu hadapi, semakin bersyukurlah karena itu yg akan jadi jaminan keamanan bisnis lu dimasa depan.

  2. #2
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    1. Dimulai dari perekrutan, coba lebih hati-hati
    2. Terlalu baik sehingga tidak dihargai.
    3. Oleh atasan pernah ditegur lalu dibimbing, itu memberikan penyadaran.
    Kalau dimarahi, cuma pernah oleh dosen. Sebagai wakil kelas saya pada saat
    itu menerima saja, walau rasanya seperti dipermalukan, marah, dan kecewa.
    4. Ga punya pengalaman punya karyawan.
    yup, aku sih berusaha cari yg dekat sekitar sini dan hampir semua dekat dengan yg disini karena dekat rumah selain ongkos tdk bnyak juga berharap tdk sering telat, lucunya justru bnyk yg sering telat, padahal rumahnya dekat2 semua... kan pernah tegurin, kalau masuk sekolah jam 7 pagi, apakah kalian berangkat sekolah jam 7 pagi?

    thanks atas masukannya... tetap aku lebih jeli terutama karuyawan cowok, karayawan cowok itu yg model2 bengat dapat dilihat dari tampang dan sorot matanya... dan stylenya..

    ---------- Post Merged at 05:45 PM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    hohoho... baru tau ya susahnya punya karyawan.

    gw udah ngerasain ini sejak pertama kali mulai bisnis, setelah 12 tahun pun masih merasa banyak sekali kesulitan untuk urusan karyawan.

    kemarin liat kan ada demo buruh besar2an di jakarta ? itu para pemilik bisnis besar lebih pusing lagi, mereka bukan cuma ngurus 1-2 orang tapi ribuan, bahkan ada provokator2 yg melarang para karyawan untuk kerja baik2 dan diharuskan ikut demo melawan atasan.

    kalo para pebisnis besar itu mentalnya cengeng, begitu di demo 1 kali besok pindah negara, tapi gak mereka lakukan karena berani bisnis ya berani menghadapi masalah.

    kadang gw juga gak bisa tidur, malem2 gw mikir "duh besok ada masalah apalagi ya?" karena benar2 tiap hari selalu ada masalah, masalah karyawan, masalah perputaran duit, masalah pesaing, masalah customer, masalah suply barang, masalah penjualan dll
    yup, baru kali ini sih aku punya bawahan sampai 5 orang, dan sebelum kejadian karyawan terbaikkku itu keluar, aku belum menyadari juga kesalahan utamaku yaitu tdk mudah menunjukkan kekesalan atau kemarahan pada karyawan yg salah (tdk becus) kerja, seharusnya aku harus lebih kalem dan persuasif meski jatuhnya mau tdk mau harus merubah sebagian besar karakterku dan tentu saja aku harus mau memahami bahwa tdk semua orang punya kecerdasan yg sama denganku. buatku sih gampang, tapi belum tentu buat yg lain, kalau ada karyawan yg secerdas diriku, udah pasti tdk akan mau kerja beginian... jenis pekerjaan disiini emang untuk orang2 yg punya kecerdasan yg pas2an.. karena kerjanya tdk perlu banyak mikir, hanya mengejerkana seperti contoh yg ada.....

    entar aku lanjutin... ada kerjaan yg mau aku ambil dulu,
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •