Page 2 of 4 FirstFirst 1234 LastLast
Results 21 to 40 of 66

Thread: Dimana Letak Masalahnya, Aku atau Para Karyawan?

  1. #21
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    soal pembagian, kalau emang sudah puas ya sudah. artinya ga ada urusan kamu mau kasih insentif ke karyawan. dan ga perlu pula mengungkit itu sebagai sebuah kebaikan. toh dengan itu yang dapat untung juga kamu karena bakal dapat tambahan kalau proyek cepat kelar atau proyek bertambah.
    hal2 kayak gini (merasa baik, merasa berjasa, merasa udah kasih tambahan) adalah hal gak jelas dalam bisnis.
    harusnya bikin SOP. Pada saat gimana karyawan dapat insentif , pas saat gimana dia bisa kena potongan gaji. saat gimana dia dipecat dst.

    jadi ga perlu sok ngerasa baik, ini bisnis bukan kerja sosial. cari kondisi yang bikin sama2 untung
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  2. #22
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Quote Originally Posted by startsmart View Post
    yup..
    karyawan yg jadi biang kerok maslaah itu sebenarnya udah menampilkan tabiat jeleknya sejak awal masuk.. baru 2 hari berani membentakku... gila bener... tetapi aku sabar ajalah.. ya.. ABG baru gede.. maklumi ajalah.. masih labil dan manja.. tetapi dampaknya besar juga.. dia tdk bisa kerja seperti yg aku harapkan... karena aku tdk sabaran ya jadi sering kena marah.. aku pernah marah besar pagi gara2 perempuan ini udah ngeyel... kalau tdk dapat mengendalikan diri.. udah aku taburin itu ID2 kard... aku pernah lempar2 undangan yg rusak karena si karyawan tdk mengikuti contoh yg sudah aku beri... dan tentu saja kalau aku marah tak terkendali ya aku nyerang secara fisik... tetapi selama hampir 10 tahun di jakarta, aku tdk pernah kontak fisik disini meski aku seperti ini orangnya... aku selalu berpikir tdk ada untungnya kontak fisik.. tetapi kalau aku diserang secara fisik, aku tdk akan pernah merasa berdosa jika sampai membunuh orang yg menyerangku..
    He? Elu ngelakuin itu ke karyawan ... kasar tuh mah .... mending pecat aja dah kalo kerjaannya ga bagus jgn maen kasar gitu.
    Nunjukin elu bos dan dia karyawan bukan berarti elu jadi spt itu, tunjukin wibawa.

  3. #23
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    kalau masih salah2 yang keterlaluan, artinya masih ada SOP yang kurang pas.
    tapi lagi2 kubilang sih salah itu wajar, selama bukan sengaja.
    minimalisir dengan SOP yang jelas.
    misal salah cetak karena ketidaktelitian.
    buat SOP untuk menghindariya, misal sebelum naik cetak harus ada paraf customer di setiap halaman contoh cetakan yang akan naik plus paraf atasan tertinggi yang diberi wewenang hari itu.
    semacam itulah (ga harus persis, ini contoh doang. tiap bisnis beda2 kondisinya beda SOP yang cocok)

    dari pada nunjuk orang lain, coba tunjuk diri sendiri dulu. salahku apa sebagai bos, kok anak buah bisa salah mulu?
    kurang sabar mendidik? SOP kurang jelas atau tidak sesuai? force majuer? faktor kesengajaan? dst. nah atasi sesuai masalahnya.

    kalau emang orangnya ga niat kerja, tanya aja. kasih masa percobaan. kalau emang masih ga jelas pecat. tapi dia dipecat juga ga sakit hati. dia tahu dia salah dan layak dipecat
    salah aku cuma satu, cara negur aku aja yg tdk santun, itu aja kok... salah mereka ya hanya 2, selalu melakukan kesalahan yg sama, dan ada menolak perintahku.. sebenarnya yg aku sesali keluar hanya 1 orang aja kok... yg lainnya tdk aku sesali..

    ---------- Post Merged at 10:57 PM ----------

    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    soal pembagian, kalau emang sudah puas ya sudah. artinya ga ada urusan kamu mau kasih insentif ke karyawan. dan ga perlu pula mengungkit itu sebagai sebuah kebaikan. toh dengan itu yang dapat untung juga kamu karena bakal dapat tambahan kalau proyek cepat kelar atau proyek bertambah.
    hal2 kayak gini (merasa baik, merasa berjasa, merasa udah kasih tambahan) adalah hal gak jelas dalam bisnis.
    harusnya bikin SOP. Pada saat gimana karyawan dapat insentif , pas saat gimana dia bisa kena potongan gaji. saat gimana dia dipecat dst.

    jadi ga perlu sok ngerasa baik, ini bisnis bukan kerja sosial. cari kondisi yang bikin sama2 untung
    lah, siapa yg ngungkit kebaikan, aku cuma kasih tahu, sebagai pimpinan, aku sudah bersikap cukup baik soal pemberian bonus, intensif itu kan bonus... aku berikan ketika aku merasa puas dengan hasil kerja mereka.. masa itu bukan dibilang kebaikan.. kalau usaha ini milikku, udah pasti lebih besar lagi aku kasih..

    emang kamu bisnis hanya kasih bonus ke karyawaran cuma waktu THR aja? kalau dapat job yg untungnya besar, di makan sendiri gitu?karyawan cukup dengan upah yg ada ?

    aku emang baik kok, mereka mengakui itu, cuma emang nyebelin kalau soal kerja.. aku tdk bisa gitu bisnis adalah bisnis, bukan sosial, kerbau aja sama para petani di kasih bonus di mandiin dan dipijati.. masa manusia cuma diberi bonus ramah dan sabar doang, emang perut bisa kenyang apa kalau bos cuma kasih bonus begitu.. gue tdk bisa begitu... bagi sebagian orang, bisnis adalah mencari keuntungan yg sebesar2nya dengan modal sekecil-kecilnya. Tapi itu tdk denganku.. karena aku merasakan bagaimana rasanya jadi karyawan kecil, buatku Bisnis adalah manajemen berbagi keuntungan. Kalau Bos kaya, maka karyawan harus sejahtera.. bukan bos kaya, karyawan makan nasi garem.. dilarang sakit, tdk boleh kawin... banyak tuh bos2 seperti itu aku temui terutama untuk usaha2 kasar seperti itu...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  4. #24
    Quote Originally Posted by Serenade View Post
    He? Elu ngelakuin itu ke karyawan ... kasar tuh mah .... mending pecat aja dah kalo kerjaannya ga bagus jgn maen kasar gitu.
    Nunjukin elu bos dan dia karyawan bukan berarti elu jadi spt itu, tunjukin wibawa.
    "Dari tadi tdk ngomong sih" sambil ngeloyor pulang... aku langsung terbengong.. karyawan sebelum dia yg baru 3 minggu k erja aku berhentikan karena selalu telat, membentak aku juga (Ini gimana sih" bentaknya ketika aku sibuk melayani konsumen yg lain), dan kurang serius belajar ketidak tahuannya, maunya ngobrol melulu kalau tdk ada kerjaan..

    ya sudalah... ambil hikmah aja...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  5. #25
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    nah itu dia beda kerbau sama manusia. kerbau ga bisa membedakan bisnis ama kerja sosial. bisa jadi kerbau sok baik, padahal merusak sistem kerja.

    tukang suamiku biasa dari kampung, untuk datang ke sini maka minta ongkos, belum kerja tapi minta ongkos.
    kalau memamg diongkosi itu karena memamg kami butuh bukan karena SOK baik. sama2 untungnya kok.
    ngapain SOK BAIK tapi merendahkan orang lain.

    kalau ada karyawan yang sakit atau anaknya lahir atau punya kebutuhan mendesak, kami beri karena memang begitu SOPnnya.
    kalau bukan dari uang perusahaan, tapi dari kantong pribadi, maka tidak perlu dicatat dalam pembukuan, dan ya udah ga usah nulis2 ngaku BAIK.

    kalau mau kerja sosial, lakukan di luar urusan bisnis, misal ke dompet dhuafa aja, sering ditawari jadi pengawas proyek kegiatan sosial, kita ga dibayar (namanya juga kerja sosial) atau yang gampang transfer aja duit buat berbagai program dompet dhuafa. beres
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  6. #26
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    oh iya, kerja di usahamu itu sepertinya penghasilannya dibawah UMR ya?
    gila aja kalau beneran kerja 10 jam gaji dibawah umr
    Last edited by cha_n; 08-10-2012 at 07:53 AM.

  7. #27
    Sebenarnya baik nggaknya ya orang lain yang bisa menilai,
    yakni pegawai2 itu sendiri.

  8. #28
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    kl gw bilang, relax aja.
    kenapa?

    Realitanya kompensasi hanya segitu (850-1,2an jt/bulan) gak worth it utk berkeringat keras, ngabisin energi dan emosi.
    TS = underpaid, overworked and worst, under represented. Mirip nasibnya dengan jutaan buruh dan blue collars di endonesia ini.

    Jadi, solusinya ya gak usah ber-expektasi tinggi. Beri strategi bisnis dan kontribusikan kinerja yang cocok dengan nilai production output/KPI nya.
    Ketika system yg dibangun TS efektif menaikkan revenue dengan mengoptimalkan SDM, dah cukup bagus itu. Sementara, untuk TSnya sendiri mendingan
    Simpan pengalaman, pengetahuan , skill dan network untuk pengembangan diri dan karir selanjutnya. And trust me, mentalitas dan etos kerja seperti yang
    TS deskripsikan itu harusnya berada di kisaran belanja pegawai Rp 1,7 - 2,5 jt/bln tergantung sektor industri.

    so my quick advice: don't settle for less.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  9. #29
    pengen melanjutkan diskusi ini.. tetapi keburu udah capek pikiran..
    tetapi syukurlah... omzet tetap stabil tdk ada penurunan... tapi ya gitu deh... aku sudah tdk bisa lagi tidur seharian di siang hari... harus ngontrol terus dan melayani konsumen.. karyawan sudah 4, belum ada yg kerjanya seperti karaywan kesayanganku itu, tapi mau nambah 1 org lagi... pengen cari yg dekat2 aja... biar hemat biaya transportasi dan biar karyawa tersebut tdk dibebani lagi stress macet...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  10. #30
    ini TS tinggal dimana? Jakarta?

    menurut gw.....menurut gw lho ya....
    meski bisa dibilang jabatan TS lebih tinggi, statusnya tetep sama2 karyawan....makanya sebisa mungkin jangan kasih contoh buruk ke karyawan, kayak tidur siang sampe 12 jam.....ntar karyawan sedikit banyak bakal meniru apa yang dilakukan TS....

    TS bilang kalo tidur siang sampe lama, artinya sebelumnya ga tidur 24-48 jam....
    pertanyaan gw: kok ga tidur sampe 48 jam itu ngapain aja? urusan kerjaan juga?

    dan setuju banget ama chan, kalo mau memarahi ato menegur karyawan, cukup bicara berdua aja...jangan sampe karyawan lain tau....biar ga sakit hati.....itu kalo temen karyawan favorit TS ditergurnya pas TS berdua doang ama dia, gw rasa efeknya ga akan sampe sedahsyat itu (karyawan fave sampe keluar).

    cara negur juga diperhatikan. biar bagaimanapun, karyawan itu manusia juga yang bisa sakit hati.
    dan manusia itu juga makhluk sosial. kalo ada temennya sakit hati, dia bisa ikut sakit hati juga. apalagi kalo temennya dimarahi (ato bahkan dikata2i) di depan mata kepalanya sendiri.....

    soal tegur-menegur, mungkin ga selalu to the point juga...
    bisa minta tolong temennya buat ngasi tau si karyawan secara baik2. kalo ga ada perubahan baru dipanggil buat ngomong secara 4 mata.

    terakhir, cari karyawan yang cocok ama kita itu emang ga mudah.....
    apalagi dengan gaji di bawah umr (kalo TS bener tinggal di jakarta)


    oiya, satu lagi.....jangan mudah percaya ama karyawan.....
    manusia itu kalo tadinya ga pernah megang uang gede, sekalinya megang uang gede bisa berubah 180 derajat.
    taat beragama ga jaminan. nyokap pernah punya karyawan yang taat beragama.....tapi baru kerja beberapa minggu udah ketauan nyolong duit toko....


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  11. #31
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Pesan gw sih jalanin aja terus, setiap hari selalu akan ada masalah baru dan kita ditantang untuk mengatasinya.

    dari semua masalah2 itu kita akan semakin berpengalaman, semakin ahli.

    nanti sejalan dengan meningkatnya kebijaksanaan kita, akan ada jalan yg lebih baik yg tersedia untuk kita.

    sekecil apapun tanggung jawab yg kita miliki saat ini, kerjakan itu dengan sepenuh hati dan sungguh2.
    orang yg bertanggung jawab untuk urusan2 kecil, kepadanya akan dipercayakan urusan2 yg besar.

    percaya deh.

  12. #32
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    semua persoalan/ masalah timbul ya karena PASTI dari diri sendiri
    kalau orang belum menyadari ini pasti akan lupa introspeksi, dan akan mencari salah siapapun SELAIN DIRINYA

    gak usah pake alasan2 macam
    1. oke lah gue salah... TAPI
    2. padahal gue duah berbuat yang sangat bagus..KENAPA mereka malah..?


    de el el.
    Energimu buat introspeksi keburu habis dipergunakan untuk mencari2 alasan dan pembenaran
    Ketika energi habis, yg tersisa cuma masalah yang gak kunjung selesai




    "what you are now is what you have been, what you will be is what you do now." -Buddha

  13. #33
    pelanggan tetap Silvercheeks's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Lost Clerics' Hideaway
    Posts
    645
    pecat semua.
    trs keluar dr situ.

    setelah itu saya sarankan anda menjadi bhikku saja
    Kabar gembira untuk kita semua, kini tai ada ekstraknya~

  14. #34
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    ambigu....baca curhatan TS ada yang kontradiktif....merasa fair dan berusaha menjadi boss yang baik tapi kog negur pegawai satu di depan umum begitu ya? kecuali kalau emanga da forum tertutup khusus brieffing masalah ini. Katanya disiplin, tapi kog saat karyawan kerja malah tidur?

  15. #35
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Quote Originally Posted by startsmart View Post
    1. Kenapa ya para karyawan itu selalu melakukan kesalahan yg sama padahal mereka tahu aku selalu menegurnya (karena selalu, aku jadi marah)

    2. Mereka tdk menghargaiku padahal aku baik, sangat baik loh ya… aku tdk ceritakan aja apa aja semua apa aja yg telah aku berikan pada mereka..

    3. Yang ingin aku tanyakan adalah, apakah kalian pernah dimarahi atasan? Seperti apa? Bagaimana rasanya dimarahin?

    4. Menurut kalian, cara menegur karyawan yg baik itu yg bagaimana?
    1. kalo menurut saya , manusia itu ga bisa lepasa dari kesalahan. pasti bisa salah , dan ada yang namanya orang itu udah ditegur ya tetap aja... itulah manusia. makanya harus terus dinasehati supaya dia bisa berubah , tapi ya enggak dengan cara marah marah , karena semakin kamu marah dan menegur keras , semakin dia akan membangkang dan ga berubah , karena ada sakit hati yang tercipta dari caramu menegur dia.

    2. kalo menurut saya , bersikap baik pada karyawan juga sewajarnya aja , ga perlu berlebihan. selama segala sesuatu ada dalam batas normal , semua akan baik - baik saja.

    3. pernah saya kerja di sodara , dimarahin , dibentak - bentak dalam mobil. sampe nangis saya dibentak - bentak... setelah itu saya keluar , dan toh ternyata sekarang saya bisa membuktikan bahwa saya bisa lebih baik dari usaha yang dia kelola...

    4. cara menegur : posisikan dirimu andai kamu adalah karyawan. kamu mau dikatain bego , oneng , dll ? mereka itu manusia , punya hati dan perasaan , hargai mereka , walopun mereka cuma karyawanmu. apapun kesalahan mereka , tegurlah dengan berperasaan. karena sekeras apapun hati manusia , akan luluh oleh teguran yang hangat , bukan dengan dimaki - maki , yang ada sih malah dendam dan sakit hati...
    - I'm such a very lucky woman and have a very lucky life -

  16. #36
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    ini TS tinggal dimana? Jakarta?

    menurut gw.....menurut gw lho ya....
    meski bisa dibilang jabatan TS lebih tinggi, statusnya tetep sama2 karyawan....makanya sebisa mungkin jangan kasih contoh buruk ke karyawan, kayak tidur siang sampe 12 jam.....ntar karyawan sedikit banyak bakal meniru apa yang dilakukan TS....

    TS bilang kalo tidur siang sampe lama, artinya sebelumnya ga tidur 24-48 jam....
    pertanyaan gw: kok ga tidur sampe 48 jam itu ngapain aja? urusan kerjaan juga?

    dan setuju banget ama chan, kalo mau memarahi ato menegur karyawan, cukup bicara berdua aja...jangan sampe karyawan lain tau....biar ga sakit hati.....itu kalo temen karyawan favorit TS ditergurnya pas TS berdua doang ama dia, gw rasa efeknya ga akan sampe sedahsyat itu (karyawan fave sampe keluar).

    cara negur juga diperhatikan. biar bagaimanapun, karyawan itu manusia juga yang bisa sakit hati.
    dan manusia itu juga makhluk sosial. kalo ada temennya sakit hati, dia bisa ikut sakit hati juga. apalagi kalo temennya dimarahi (ato bahkan dikata2i) di depan mata kepalanya sendiri.....

    soal tegur-menegur, mungkin ga selalu to the point juga...
    bisa minta tolong temennya buat ngasi tau si karyawan secara baik2. kalo ga ada perubahan baru dipanggil buat ngomong secara 4 mata.

    terakhir, cari karyawan yang cocok ama kita itu emang ga mudah.....
    apalagi dengan gaji di bawah umr (kalo TS bener tinggal di jakarta)


    oiya, satu lagi.....jangan mudah percaya ama karyawan.....
    manusia itu kalo tadinya ga pernah megang uang gede, sekalinya megang uang gede bisa berubah 180 derajat.
    taat beragama ga jaminan. nyokap pernah punya karyawan yang taat beragama.....tapi baru kerja beberapa minggu udah ketauan nyolong duit toko....
    yup, aku tinggal di jakarta, di depok tepatnya, soalnya dari jakarta, jaraknya hanya 20 meter...

    ya,, aku juga tdk marah kalau tdk ada kerjaan karyawanku tidur.. biarpun tidur, ya kalau ada kerjaan yg hanya aku yg bisa menanganinya, ya aku dibangunkan... terus soal tdk tidur 48 jam, ya ada sih tidurnya tapi ya sejam-2 jam gitu terus jaga lagi, biasanya, aku tdk tidur semalaman, rencannanya mau tidur paginya saat karyawan masuk, celakanya, karaywan tdk masuk, ya mau tdk mau aku harus tetap bantuin jaga, kalau kondisinya ramai.. ya benar-benar tdk tidur.. apalagi kalau kerjaan yg deadline yg akan diambil besok..

    gini ya.. kalau dng yg laki2, aku hanya menegur aja tdk sampai memarahi, ya tentu saja dengan nada yg tdk enak.. kalau aku pakai maki2, ya berkelahi lah kami... tetapi kalau dng yg perempuan baru deh aku benar2 marahi, kalau aku marahi, biar pun mereka melawan tdk akan berani mereka mengajak berkelahi.. aku juga tdk mau marah kok kalau mereka ngikutin omonganku dan tdk melakukan kesalahan yg berulang, apalagi sampai menimbulkan kerugian. disini itu kalau kerjaan salah, kerugiannya dobel, rugi karena ada ongkos produksi yg terbuang sia, rugi waktu, dan kalau sampai lewat deadline, pelanggan kami ya kecewa, ini lebih merugikan lagi, makanya kalau pelanggan aku kecewa, aku sering menebusnuya dengan discon harga bahkan sampai gratis beberapa kali...

    aku sudah ngomong baik2,aku sudah jelaskan baik2 alasan2nya, karena berulang, naik darahku...

    sebenarnya biang keroknya itu 1 karyawan perempuan yg kerja setengah hati... disuruh baru ngerjain, kalau ada yg tdk beres atau kerjaan yg agak sulit, dia menghindarinya, karena aku paksa harus di pelajari baru deh dia mau negerjain, dan sering nolak apa yg aku suruh.. siapa yg tdk kesal coba... nah, karena satu orang ini suasana kerja jadi tdk nyaman... 6 bulan pertama ketika karyawan m asih 2 orang, wuih... kami kompak... suka bercanda...

    yup, benar sih... lingkungan dan gaya hidup masyarakat jakarta, mempengaruhi karakater para pekerjaanya.. makanya.. banyak orang suka pindah2 kerja...

    yup..
    aku sih tdk percaya 100% karena aku lihat gaya hidupnya.. kalau boros.. dari mana lagi dia duit kalau bukan nyolek uang di laci, ya kalau dia nilep sehari 5000 sampai 20.000 ya sulit deteksinya, wong kadang selisih kelebihan pemasukan dng catatan sehari bisa sampai 100-300 ribu. tapi mau gimana lagi.. ogah2an nambah orang.. aku suruh pasang CCTV tdk mau dia.. ya weslah... selama tdk tertangkap mata.. ya amanlah mereka, tetapi berapa kali aku tes sih.. soalnya aku curiga juga, lihat dari catatan hariam mereka kelihatan... kalau karyawan kesayanganku itu, kelihatan pemasukannya.. tapi kalau yg satu orang yg laki2, kadang banyak kadang sepi.. ya aku tahulah kalau kondisi ramai dapatnya berapa kalau sepi dapat berapa, tapi kalau ramai dapatnya seperti saat sepi, ya aku curiga... tapi begitulah... lagi nyari karyawan perempuan nih.. lebih di fokuskan ke kasir...

    ---------- Post Merged at 11:34 PM ----------

    ---------- Post Merged at 11:53 PM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Pesan gw sih jalanin aja terus, setiap hari selalu akan ada masalah baru dan kita ditantang untuk mengatasinya.

    dari semua masalah2 itu kita akan semakin berpengalaman, semakin ahli.

    nanti sejalan dengan meningkatnya kebijaksanaan kita, akan ada jalan yg lebih baik yg tersedia untuk kita.

    sekecil apapun tanggung jawab yg kita miliki saat ini, kerjakan itu dengan sepenuh hati dan sungguh2.
    orang yg bertanggung jawab untuk urusan2 kecil, kepadanya akan dipercayakan urusan2 yg besar.

    percaya deh.
    kadang aku mau keluar aja ketika masalah itu bertumpuk, yg buat aku mau keluar itu sikap bosku itu.. kadang mau untung besar tapi pelit.. ya tdk bisa begitu... aku cari karyaqwan yg khusus bisa potocopuy dan jilid, udah dapat nih.. karena masih baru masuk, aku kasih 45 ribu sehari 10 jam kerja, tapi kalau ada penjilitan ada bonus tambahannya, tetapi bosku melarang.. ya udah... jadi dia malas2an.. dan namanya baru ya.. ya tdk mungkin langsung ramai... nah, sekarnag baru kelihatan.. fotocopy ramai yg datang tapi masalah ada di karyawan dan mesin, karyawannya belum bisa banget, mesin sering bermnasalah, untungnya ya habis diperbaiki mesin, aku minta yg bagus.. sampai sekarnag tdk di datangkan... ya udah.. manggilin teknisi aja.. tdk mungkin semua bisa aku atasi... pusing kepalaku...

    ya, karena aku yakin dng apa yg aku kerjakan.. ya aku pertahankanlah..masalah, maslaah ya mau tdk mau aku atasi pelan2,... emang lumayan melelahkan sih.. tapi gitulah, stressku itu sangat tinggi kalau ada kerjaan yg hasilnya tdk seperti yg aku inginkan.. seperti kemarin, nyetak undangan salah lagi padahal kemarin udah rugi gara2 salah cetak main copi paste aja... tetapi karena si custumer udah aku kasih waktuu hari untuk mengecek ulang tdk ada tanggapan, ya aku hajar aja.. karyawanku si bego.. udah dibilang hati2 soal ini, ngajakin debat, di depan bosku.. aku bilang aja.. aku udah berapa kali nemuin kasus meski sudah di acc, yg kurang dan salah itu ada aja.. makanya aku kasih waktu beberapa hari sebelum di cetak untuk di amati benar2, undangan yg tdk bermasalah ya biasanya karena itu, ada jenjang waktu yg aku berikan, ketika ada masalah undangan belum tercetak.. seperti yg aku bilang, kalau udah lelah, kita itu jadi lalai, kemarin salah itu lagi gara selain deadlin, lagi ramai dan ada maslaah lagi.. wah.. pusinglah.. tetapi emang sih dapat kemarin lumayan.. tembus juga 2 juta.. ini record baru...

    sebenarnya, aku sih tdk jujur2 amat..curang juga sih.. tetapi aku curang biasanya karena merasa sesuatu yg tdk adil... tapi aku berusaha untuk apa adanya aja.. jika cara bosku tdk berubah dan tdk sependapat terutama soal pembagian hasil terutama pada karyawan.. ya weslah.. tunggu aja sampai aku punya sendiiri.. ya aku tdk akan pernah mau kerjasama lagi dengannya..

    aku sering mengeluarkan pakai uang sendiri untuk hal baru atau sesuatu yg memang harus di coba..
    sayang, karyawan kesayanganku itu keluar, itu buat rencanaku jadi berantakan, harusnya apa yg aku kerjakan selesain dalam waktu 3-4 bulan, ya jadi molor karena semua harus aku control terus karena selain kurang orang karyawan belum sepenuhnya bisa..
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  17. #37
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    ambigu....baca curhatan TS ada yang kontradiktif....merasa fair dan berusaha menjadi boss yang baik tapi kog negur pegawai satu di depan umum begitu ya? kecuali kalau emanga da forum tertutup khusus brieffing masalah ini. Katanya disiplin, tapi kog saat karyawan kerja malah tidur?
    namanya aja bos.. percuma dong nambah karyawan kalau kerjaan yg bisa dikerjakan mereka aku kerjain juga, aku kan nambah orang kan supaya mereka mengerjakan kerjaan yg ada, sedangkan aku mengerjakan hal lain.

    ---------- Post Merged at 12:13 AM ----------

    Quote Originally Posted by lily View Post
    1. kalo menurut saya , manusia itu ga bisa lepasa dari kesalahan. pasti bisa salah , dan ada yang namanya orang itu udah ditegur ya tetap aja... itulah manusia. makanya harus terus dinasehati supaya dia bisa berubah , tapi ya enggak dengan cara marah marah , karena semakin kamu marah dan menegur keras , semakin dia akan membangkang dan ga berubah , karena ada sakit hati yang tercipta dari caramu menegur dia.

    2. kalo menurut saya , bersikap baik pada karyawan juga sewajarnya aja , ga perlu berlebihan. selama segala sesuatu ada dalam batas normal , semua akan baik - baik saja.

    3. pernah saya kerja di sodara , dimarahin , dibentak - bentak dalam mobil. sampe nangis saya dibentak - bentak... setelah itu saya keluar , dan toh ternyata sekarang saya bisa membuktikan bahwa saya bisa lebih baik dari usaha yang dia kelola...

    4. cara menegur : posisikan dirimu andai kamu adalah karyawan. kamu mau dikatain bego , oneng , dll ? mereka itu manusia , punya hati dan perasaan , hargai mereka , walopun mereka cuma karyawanmu. apapun kesalahan mereka , tegurlah dengan berperasaan. karena sekeras apapun hati manusia , akan luluh oleh teguran yang hangat , bukan dengan dimaki - maki , yang ada sih malah dendam dan sakit hati...
    ya, ini udah jalan hampir sebulan... suasana kerja, normal dan kondusif, selaini karena aku emang terus berusaha untuk lebih sabar juga karena karyawan yg baru semua ini emang sungguh2 bekerjanya.. inisiatifnya bagus.. kalau aku suruh sih jarang nolak..

    ada lagi yg ingin aku perbaiki sih.. selama aku bisa kerjakan sendiri.. ya aku usahakan aku kerjakan sendiri.. tdk perlu meminta tolong karyawan...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  18. #38
    benar kata si Aslan... masalah itu ada aja tiap harinya...

    hari ini karyawan baru (temanku) buru-buru balik ke medan, baru 2 minggu disini, abangnya menyuruhnya segera pulang tanpa memberitahu alasannya, sepertinya bapaknya udah mau meninggal deh.. soalnya dia bilang bapaknya sakit.... aku sudah nawarinnya naik pesawat aja.. entar aku tambahin kurangnya.. tapi dia takut naik pesawat, wong aku suruh naik kapal laut, tetap naik bis... aku bilang, emang kalau bapakmu meniggal, kamu pulang bisa hidup lagi?. Kan sia2 datang ke Jakarta... anaknya rajin, inisiatif bagus dan rajin.. mungkin karena orang seperti ini, orang2 yg mengenalnya menyangkan dia ke jkarta, tiap hari di telponin... ya weslah.. jadi pelajaran... tdk perlu nyari karyawan dari daerah, kecuali dia yg berniat cari kerja ke jkarta...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  19. #39
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Di indonesia ga ada semacam business advisor gitu ya? Jadi semacam penyewa jasa yg menilai management di sebuah perusahaan dan mencoba memperbaiki sistem managemen tsb sehingga bisnis lancar.

    Gw ada kawan dulu yg punya bisnis semacam itu. Jadi kontraknya sekitar 1-2 taun, pokoknya dia yg bagian menegur para karyawan, termasuk boss nya. Bahkan mendampingi perekrutan karyawan dan bagian yg memecat karyawan.

    Gw pikir ini tadinya profesi yg ga penting banget gitu. Ternyata banyak manfaatnya jg kalo melihat para bos banyak yg ga mampu mengatasi masalah intern. Karena dia itu orang luar, jadi tidak ada beban utk menyampaikan pemecatan, atau menegur karyawan, bahkan menegur para direktur. Wong dia dibayar utk itu, demi kemajuan perusahaan. Mgk dia jadi orang yg paling dibenci di kantor itu, spt macam tukang mengadu ato pengawas yg paling reseh, tapi who cares? Orang dia paling cuman 1-2 taun aja, setelah itu terbang ke perusahaan lain.

    Coba aja hoi para bos. Bikin iklan mencari orang yg punya kompetensi semacam itu. Pokoknya bukan orang yg punya hubungan emosional macam temen, ato sodara. Bikin kontrak yg mengikat jadi bisa konsekuen dgn kontrak tsb. Bikin freelance atau part-time aja.

    Mgk cara merekrutnya kasih liat perusahaan, spt tata ruangnya, atau ceritakan masalah2 yg ada dan tanya pendapat dan saran2nya. Kalo terlihat kompeten, ya bisa dicoba. Tiap bulan dievaluasi, 6 bulan tetep ada masalah, batalin kontrak.
    Last edited by ndableg; 27-10-2012 at 12:44 AM.

  20. #40
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    konsultan management ? banyak kayaknya...
    tapi itu kan di bisnis2 gede.

    bisnis kecil mah harus strugle sendiri, lagian kalo urusan kecil kayak gitu aja musti ngandelin orang luar gimana mau tumbuh jadi pebisnis besar ?

    masalah2 yg terjadi harus dianggap sebagai anugrah, kesempatan belajar.

Page 2 of 4 FirstFirst 1234 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •