Page 10 of 11 FirstFirst ... 891011 LastLast
Results 181 to 200 of 211

Thread: The Raid 2: Berandal (TBA)

  1. #181
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    baru kemaren nonton ama bini, dia bilang keren habis, lebih berasa dari film jet li, mungkin karna pake bahasa "ibu"
    ya,? sekarang dia lagi hunting raid1
    jadi sadar terakhir nonton pilem indo nagabonar jadi 2
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  2. #182
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    kejauhan lah kalo gw ke jakarta cuman buat nonton bareng....
    [MENTION=195]Kingform[/MENTION] :
    dibanding ngejar jadwal dedek dedek idol yang ga karuan (terutama miss Ve ), ama ngejar action figure yang harganya selangit
    mending ginian, lebih gampang.

  3. #183
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    kejauhan lah kalo gw ke jakarta cuman buat nonton bareng....
    padahal kemaren g punya 1 tiket ekstra loh....tempat duduknya jadi ada yg kosong deh

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Arifin Putra kok jadi keren banget ya? beda sama kemunculannya zaman dolo di sinetron berdua marshanda.
    pas adegan para aktor jalan bersama, iko keliatan paling pendek.
    arifin putra bukannya emang beberapa tahun terakhir cuma maen di film2 layar lebar ya
    dan itupun kayanya semua film2 serius yg lumayan berbobot
    g ga ngikutin sinetron...tapi ga pernah liat dia lagi udah lama di tv2...taunya dari trailer2 film aja
    cmiiw
    Popo Nest

  4. #184
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    eh po, jadinya aku sampe gugling arifin putra. pantesan ajah tinggi, ternyata ada keturunan bule. tapi pas awal2 muncul dulu mukanya culun, enggak banget dah pokoknya. jauhhhh dari yang sekarang.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  5. #185
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    ^ wah belum ketemu langsung aja.
    kemaren gw ketemu langsung di Epi.

    tinggi banget deh! gw bandingin tingginya ama [MENTION=195]Kingform[/MENTION], ternyata lebih tinggi lagi.
    da gitu putih pula

    maklum kalo gasalah die ada keturunan Eropa gitu kan ya?

  6. #186
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    ama gw tinggi mana?
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  7. #187
    pelanggan setia nodivine's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    2,335
    bandingin aja ama video dibawah ini :


  8. #188
    pelanggan tetap Blitzen's Avatar
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Mother Earth
    Posts
    869
    Postur si iko ini mirip mantan gw bgt deh. Apalagi rambutnya botak gitu

    ---------- Post Merged at 12:29 AM ----------

    Postur si iko ini mirip mantan gw bgt deh. Apalagi rambutnya botak gitu
    Simply Complicated

  9. #189
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    semua pemain kalo dibandingin sama arifin putra jadi 'mungil' semua
    g pas foto sama kang cecep aja...tingginya sama
    Popo Nest

  10. #190
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Aku kalah tinggi ama Arifin Putra

    Oka Antara memang lebih tinggi dariku tetapi gak sampai bikin minder. Arifin Putra... hiks2
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  11. #191
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    jadi pengen nonton sayang di Mataram gak ada Bioskop.....

  12. #192
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Gw sih udah lama nonton nih pilem, dari premiere.

    Ah....the best indonesian film ever made, imo

    Gw ga nyangka ni pilem jauuuuuuuuuuhhhh melewati expetasi gw.

    Sebagai penggemar pilem ultra violence, gw anggap pilem ini "cantik" banget, eksekusinya udah ga level indo lagi ini, kereeeen, walau kadang terasa beberapa scene yang "nyomot" dr scene2 pilem2 terkenal.

    Karakterisasinya jg mayan, gw suka duet hammer girl dan baseball bat boy itu , terutama hammer girl-nya, langsung ngalahin posisi my most fave villain girl ever, Gogo Yubari

  13. #193
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    gogo yubari mah.....itu ibarat shinigami nomor 3 ke bawah, emang gak begitu hebat
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  14. #194
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    http://www.republika.co.id/berita/se...adis-dan-kejam

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia atas beredarnya film "The Raid 2: Berandal" di bioskop-bioskop. Pasalnya, fim itu dinilai sadis dan tidak mencerminkan budaya Indonesia.
    Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengungkapkan hal ini saat dihubungi RoL pada Sabtu (5/4).
    "Meskipun film itu diperuntukkan bagi orang dewasa, namun film "The Raid 2: Berandal" sangat sadis dan kejam serta tidak mencerminkan budaya Indonesia," tegas Asrorun.

    Asrorun pun mengaku sudah menonton film itu untuk kepentingan penelitian, tapi saat menonton tidak diminta dan diperiksa kartu tanda penduduk (KTP)-nya oleh petugas bioskop.
    Jadi, papar Asrorun, LSF harus bertanggung jawab atas lolosnya adegan-adegan kekerasan dalam film "The Raid 2: Berandal" yang jelas tidak mencerminkan budaya bangsa.
    Film besutan Gareth Evans tersebut merupakan sekuel dari "The Raid: Redemption". Film ini masih berkisah tentang perjuangan polisi, Rama (Iko Uwais) untuk mengungkap sindikat narkoba ibu kota. Film The Raid 2 sebelumnya dilarang oleh Pemerintah Malaysia.

    ----------------------------------

    Menurut ane film ini malah mencerminkan budaya orang Indonesia: Tidak beradab.

  15. #195
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    ini pan bukan film budaya, ini film action ya jelas itu yang dijual. paling ntar banyak disebut2 film kacrut buat counteract pernyataan MUI
    A kid at heart

  16. #196
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Tampaknya sudah mulai banyak bapak-bapak yang sensitif ama film ini.


    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  17. #197
    pelanggan setia porcupine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Bintan
    Posts
    4,132
    Yes akhirnya dapet tiket, musti buruan nonton sebelum di BAN
    ~Radio Kopimaya~

  18. #198
    pelanggan tetap hundreddaya's Avatar
    Join Date
    Feb 2013
    Posts
    1,501
    Elah MUI yg gak belain islam aje di dengerin

    Skip

    Oh, jadi maksudnya mau menutupi kriminalitas sesungguhnya di ibukota gitu? (Kalo tau aslinya,,, ,,,, #ahsudahlah )

    lagi" tersirat embel" pencitraan

    Onepunch-Man

  19. #199
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Okeh... akhirnya nonton juga... tadi pulang cepet dari kantor karena suntuk, lalu sama istri disuruh nonton "Berandal" buat refreshing, malah dia mau bela-belain ketemuan di sebuah mall kecil di pinggir kota buat nemenin nonton...

    Gubraks!!! Masak tiketnya 30.000 perak?!?!? di situ biasanya cuma 10,000

    Istri saya enjoy filmnya. Menurutnya sudut ambilan kameranya bagus-bagus, sehingga nontonnya berasa di hyperreality. Tapi tentu saja dia cukup berisik di adegan-adegan kekerasan...

    Sudah pada nonton semua 'kan ya? Tapi tetap saya hide deh... daripada spoiling.

    Spoiler for Pandangan umum:

    Memang film ini lebih memiliki unsur cerita (bukan drama) yang lebih kuat dibanding seri-nya yang pertama. Karakter-karakter tampil lebih tiga dimensi dengan fokus pada Ucok, satu-satunya karakter yang mengalami transformasi di film ini (dus, sebenarnya dialah bintang utamanya).

    Latar belakang kehidupan keluarga mafia menjadi latar belakang yang menarik. Keseimbangan dan perdamaian yang dijaga oleh para Godfather tua dirusak oleh hadirnya seorang pendatang baru yang ingin menggelar permainan baru. Saya menikmati proses diplomasi yang dilakukan Goto dan Bangun, termasuk ketika menyelesaikan sengketa diantara keluarga mereka yang disulut oleh Ucok.

    Memang saya tidak bisa mengatakan scene-scene-nya sempurna, tapi kesan dan pesan yang ditampilkan sudah cukup kuat untuk membuat saya bisa memaafkan beberapa kesalahan kecil.

    ... dan memang, -- ditambah dengan hyperreality yang disebut istri saya di atas -- film ini hadir seperti anime Jepang, tapi anime yang serius dengan adegan-adegan yang dramatis. Mencoba menonton film ini sebagai film realistis cuma akan membuahkan kekecewaan.

    Seperti misalnya adegan kematian Prakoso yang menghadirkan salju.

    Note:
    Saya akan lebih setuju kalau karakter Prakoso ini dapat porsi lebih dalam sebelum dibunuh, supaya kita bisa punya ikatan emosional lebih kuat.


    Spoiler for Adegan Laga:

    Ini memang jualan utamanya 'khan? Makanya layak mendapat tulisan khusus.

    Saya cenderung memberi nilai kurang untuk koreografi laga di film ini, bahkan untuk penilaian secara anime sekalipun. Terlalu banyak gerakan yang tidak perlu dan memboroskan tenaga, yang seharusnya tidak dilakukan oleh tokoh-tokoh yang di sini digambarkan sebagai ahli bertarung. Gerakan-gerakan kecil dimasukkan sebagai filler untuk mencegah terjadinya vakum aksi ketika perkelahian sedang berlangsung, tapi buat saya semua itu mengganggu. Ibarat orang yang berdansa dulu sambil menunggu musuh memukul.

    Pertarungan di film ini buat saya tidak ada bedanya dengan koreografi a la Hongkong.

    Awalnya saya berharapan akan ada pertarungan bagus setelah melihat gerakan baseball bat boy ketika ia melakukan rangkaian pembunuhannya yang pertama. Ayunan bat-nya sangat efisien dengan transisi gerakan yang cepat, ia bisa menghasilkan momentum yang mematikan tanpa membuka pertahanannya sedikitpun. Saya menebak-nebak dan berharap bagaimana Rama bisa menemukan celah diputaran bat itu?

    Sayang ketika baseball bat boy betul-betul bertemu Rama, gerakannya mendadak tumpul. Bat-nya bergerak dalam busur yang lebih lebar, sehingga jadi lebih lambat dan membuka pertahanannya sendiri. Yaaahhh... ini blunder besar dalam banyak koreografi tarung. Si antagonis kelihatan begitu hebat dan meyakinkan pada tampilan awal, sehingga kita mengantisipasi dengan harap-harap cemas, tapi ketika ia ketemu sang jagoan, bukannya si jagoan tampil dengan keterampilan yang lebih prima, si antagonis malah muncul dengan diskon besar...

    Mengenai hammer girl... well, dari awal gerakannya memang punya banyak kelemahan. Saya bisa membayangkan dia cuma akan jadi pelengkap penderita ketika bertarung melawan Rama. Tapi tetap menarik berharap menyaksikan cewek cantik dihajar habis-habisan...

    Nah, tentu pertarungan yang paling diharapkan adalah Rama melawan the Grand Assassin, Kang Cecep Rahman, apalagi di trailer film-nya sudah ditampilkan keduanya napel... harap-harap cemas...

    Lumayanlah, setidaknya untuk beberapa gebrakan awal kelihatan gerakan sang Assassin yang ringkas yang memaksa Rama untuk melayani tanpa basa-basi juga. Sekilas dua kilas terlihat karakter silat Sunda di pertarungan mereka. Tapi kemudian kembali ke koreografi Hongkong yang melingkar-lingkar.


    Spoiler for Meditasi Akhir:

    Saya terpaksa sepertiga setuju dengan beberapa kritik yang dilontarkan ke film ini. Dengan andalan aksi laga yang bagi saya mediocre, film ini menawarkan rumus kekerasan yang keji sebagai bumbu penguat. Ibarat masakan, bukannya hadir dengan komposisi bahan dan bumbu yang tepat agar si masakan terasa lezat, si koki memberi rasa ekstrim pada masakannya, sehingga mereka yang makan ngos-ngosan kepedasan. Memang berasa puas, tapi kepuasannya beda dengan memakan makanan cita rasa tinggi yang diolah dengan racikan yang mendekati kesempurnaan.

    Saya cenderung prihatin dengan penggunaan rumus ini, karena setelah penonton terbiasa dengan adegan keji yang muncul, sekuel berikutnya harus hadir dengan kekejian yang lebih seram lagi agar bisa kembali memuaskan. Seperti pecandu narkotik, makin lama perlu menggunakan dosis yang makin besar sampai akhirnya over dosis.

    Saya berharap sekuel ketiga akan lebih menekankan faktor karakter dan alur cerita yang mengiringi keindahan laga.

    Dulu ketika usai menonton Kenshin Himura, saya mendapat kesan mendalam sehingga malamnya saya mengambil pedang dan berlatih. Ada dorongan untuk merenung di sana.

    Tapi malam ini golok saya tetap ada di sarungnya.


    All in all, memuaskan untuk ditonton... tapi dengan catatan di atas...
    Last edited by Alip; 08-04-2014 at 10:11 PM.
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  20. #200
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    nice nice granpa [MENTION=249]Alip[/MENTION]

    Spoiler for yeah:

    saya sangat setuju soal pertarungan final antara Rama dan kang Cecep
    awalnya saya sangat berharap akan pertarungan tersebut, karena clash mereka yang singkat di kantor Bangun very impressed me
    sayang saat pertarungan full length.... jual beli kuda2 silat Sunda malah cuman terjadi di awal.... selanjutnya... brawl ala jalanan lagi....

    untuk baseball bat man, mungkin kesalahan dia juga dimana dia bertarung di tight space, dan jangkauan tongkat baseball nya malah menyulitkan dia bergerak
    ini mungkin loh yah
    klo soal Hammer girl, maklum lah, Julie bukan basic fighter, nggak seperti Iko, kang Yayan, kang Cecep, Very dll, tapi camera works Matt Flanery cukup menolong


    yah segitu aja sih
    klopun nanti ada Raid 3, diharapkan ciri khas pertarungan lebih di tingkatkan

Page 10 of 11 FirstFirst ... 891011 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •