baru kemaren nonton ama bini, dia bilang keren habis, lebih berasa dari film jet li, mungkin karna pake bahasa "ibu"
ya,? sekarang dia lagi hunting raid1
jadi sadar terakhir nonton pilem indo nagabonar jadi 2![]()
baru kemaren nonton ama bini, dia bilang keren habis, lebih berasa dari film jet li, mungkin karna pake bahasa "ibu"
ya,? sekarang dia lagi hunting raid1
jadi sadar terakhir nonton pilem indo nagabonar jadi 2![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
padahal kemaren g punya 1 tiket ekstra loh....tempat duduknya jadi ada yg kosong deh
arifin putra bukannya emang beberapa tahun terakhir cuma maen di film2 layar lebar ya
dan itupun kayanya semua film2 serius yg lumayan berbobot
g ga ngikutin sinetron...tapi ga pernah liat dia lagi udah lama di tv2...taunya dari trailer2 film aja
cmiiw
Popo Nest
eh po, jadinya aku sampe gugling arifin putra. pantesan ajah tinggi, ternyata ada keturunan bule. tapi pas awal2 muncul dulu mukanya culun, enggak banget dah pokoknya. jauhhhh dari yang sekarang.
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
^ wah belum ketemu langsung aja.
kemaren gw ketemu langsung di Epi.
tinggi banget deh! gw bandingin tingginya ama [MENTION=195]Kingform[/MENTION], ternyata lebih tinggi lagi.
da gitu putih pula
maklum kalo gasalah die ada keturunan Eropa gitu kan ya?
ama gw tinggi mana?
"And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."
--Oliver Queen (Smallville)
Postur si iko ini mirip mantan gw bgt deh. Apalagi rambutnya botak gitu
---------- Post Merged at 12:29 AM ----------
Postur si iko ini mirip mantan gw bgt deh. Apalagi rambutnya botak gitu![]()
Simply Complicated
semua pemain kalo dibandingin sama arifin putra jadi 'mungil' semua
g pas foto sama kang cecep aja...tingginya sama![]()
Popo Nest
Aku kalah tinggi ama Arifin Putra
Oka Antara memang lebih tinggi dariku tetapi gak sampai bikin minder. Arifin Putra... hiks2
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
jadi pengen nonton sayang di Mataram gak ada Bioskop.....![]()
Gw sih udah lama nonton nih pilem, dari premiere.
Ah....the best indonesian film ever made, imo
Gw ga nyangka ni pilem jauuuuuuuuuuhhhh melewati expetasi gw.
Sebagai penggemar pilem ultra violence, gw anggap pilem ini "cantik" banget, eksekusinya udah ga level indo lagi ini, kereeeen, walau kadang terasa beberapa scene yang "nyomot" dr scene2 pilem2 terkenal.
Karakterisasinya jg mayan, gw suka duet hammer girl dan baseball bat boy itu, terutama hammer girl-nya, langsung ngalahin posisi my most fave villain girl ever, Gogo Yubari
![]()
gogo yubari mah.....itu ibarat shinigami nomor 3 ke bawah, emang gak begitu hebat
CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.
http://www.republika.co.id/berita/se...adis-dan-kejam
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkritik Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia atas beredarnya film "The Raid 2: Berandal" di bioskop-bioskop. Pasalnya, fim itu dinilai sadis dan tidak mencerminkan budaya Indonesia.
Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengungkapkan hal ini saat dihubungi RoL pada Sabtu (5/4).
"Meskipun film itu diperuntukkan bagi orang dewasa, namun film "The Raid 2: Berandal" sangat sadis dan kejam serta tidak mencerminkan budaya Indonesia," tegas Asrorun.
Asrorun pun mengaku sudah menonton film itu untuk kepentingan penelitian, tapi saat menonton tidak diminta dan diperiksa kartu tanda penduduk (KTP)-nya oleh petugas bioskop.
Jadi, papar Asrorun, LSF harus bertanggung jawab atas lolosnya adegan-adegan kekerasan dalam film "The Raid 2: Berandal" yang jelas tidak mencerminkan budaya bangsa.
Film besutan Gareth Evans tersebut merupakan sekuel dari "The Raid: Redemption". Film ini masih berkisah tentang perjuangan polisi, Rama (Iko Uwais) untuk mengungkap sindikat narkoba ibu kota. Film The Raid 2 sebelumnya dilarang oleh Pemerintah Malaysia.
----------------------------------
Menurut ane film ini malah mencerminkan budaya orang Indonesia: Tidak beradab.![]()
ini pan bukan film budaya, ini film action ya jelas itu yang dijual. paling ntar banyak disebut2 film kacrut buat counteract pernyataan MUI![]()
A kid at heart
Tampaknya sudah mulai banyak bapak-bapak yang sensitif ama film ini.
![]()
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Yes akhirnya dapet tiket, musti buruan nonton sebelum di BAN
~Radio Kopimaya~
Okeh... akhirnya nonton juga... tadi pulang cepet dari kantor karena suntuk, lalu sama istri disuruh nonton "Berandal" buat refreshing, malah dia mau bela-belain ketemuan di sebuah mall kecil di pinggir kota buat nemenin nonton...
Gubraks!!! Masak tiketnya 30.000 perak?!?!?di situ biasanya cuma 10,000
Istri saya enjoy filmnya. Menurutnya sudut ambilan kameranya bagus-bagus, sehingga nontonnya berasa di hyperreality. Tapi tentu saja dia cukup berisik di adegan-adegan kekerasan...
Sudah pada nonton semua 'kan ya? Tapi tetap saya hide deh... daripada spoiling.
Spoiler for Pandangan umum:
Spoiler for Adegan Laga:
Spoiler for Meditasi Akhir:
All in all, memuaskan untuk ditonton... tapi dengan catatan di atas...![]()
Last edited by Alip; 08-04-2014 at 10:11 PM.
"Mille millions de mille milliards de mille sabords!"
nice nice granpa [MENTION=249]Alip[/MENTION]
Spoiler for yeah:
yah segitu aja sih
klopun nanti ada Raid 3, diharapkan ciri khas pertarungan lebih di tingkatkan