Results 1 to 13 of 13

Thread: Elemen baru

  1. #1
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,673

    Elemen baru

    Wow!
    jepang berhasil membikin elemen baru (113) di lab mereka nih.
    Thats cool. And historic.
    Jadi katanya mereka bakal mempunyai hak untuk menamai Elemen baru itu
    Selama ini yang mengkontribusi ke periodic table biasa cuman Rusia, amrik dan jerman. Jadi ini pertama dari asia.



    http://news.yahoo.com/elusive-elemen...150617098.html

    Scientists in Japan think they've finally created the elusive element 113, one of the missing items on the periodic table of elements.
    Element 113 is an atom with 113 protons in its nucleus — a type of matter that must be created inside a laboratory because it is not found naturally on Earth. Heavier and heavier synthetic elements have been created over the years, with the most massive one being element 118, temporarily named ununoctium.
    But element 113 has been stubbornly hard to create. After years of trying, researchers at the RIKEN Nishina Center for Accelerator-Based Science in Japan said today (Sept. 26) they finally did so. On Aug. 12, the unstable element was formed and quickly decayed, leaving the team with data to cite as proof of the accomplishment.
    "For over nine years, we have been searching for data conclusively identifying element 113, and now that at last we have it, it feels like a great weight has been lifted from our shoulders," Kosuke Morita, leader of the research group, said in a statement. [Graphic: Nature's Tiniest Particles Explained]
    If confirmed, the achievement will mark the first time Japan has discovered a new element, and should make Japan the first Asian country with naming rights to a member of the periodic table. Until now, only scientists in the United States, Russia and Germany have had that chance.
    "I would like to thank all the researchers and staff involved in this momentous result, who persevered with the belief that one day 113 would be ours," Morita said. "For our next challenge, we look to the uncharted territory of element 119 and beyond."
    Scientists are continually trying to create bigger and bigger atoms, both for the joy of discovery and for the knowledge these new elements can offer about how atoms work.
    Most things in the universe are made of very simple elements, such as hydrogen (which has one proton), carbon (six) and oxygen (eight). For each proton, atoms generally have roughly the same number of neutrons and electrons. Yet the more protons and neutrons that are packed into an atom's nucleus, the more unstable the atom can become. Scientists wonder if there is a limit to how large atoms can be.
    The first synthetic element was created in 1940, and so far 20 different elements have been made. All of these are unstable and last only seconds, at most, before breaking apart into smaller elements.
    To synthesize element 113, Morita and his team collided zinc nuclei (with 30 protons each) into a thin layer of bismuth (which contains 83 protons). When 113 was created, it quickly decayed by shedding alpha particles, which consist of two protons and two neutrons each. This process happened six times, turning element 113 into element 111, then 109, 107, 105, 103 and finally, element 101, Mendelevium (also a synthetic element).
    Morita's group seemed to create element 113 in experiments conducted in 2004 and 2005, but the complete decay chain was not observed, so the discovery couldn't be confirmed. Now that this specific pattern resulting in Mendelevium has been seen, the scientists say it "provides unambiguous proof that element 113 is the origin of the chain."

  2. #2
    Waaaahhh, hebat!
    Tapi cuma bisa sintetis ya?
    Four tines is a fork. Three tines is a trident. One is for eating, one is for ruling the seven seas.

  3. #3
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    belum ada namanya ya
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  4. #4
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    Waaaahhh, hebat!
    Tapi cuma bisa sintetis ya?
    Unsur2 baru semuanya sintetis.
    Unsur baru ini stabil gak?

    *jadi pengen mencoba mengangkat unsur baru ini. Pasti berat banget.*
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  5. #5
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    Waaaahhh, hebat!
    Tapi cuma bisa sintetis ya?
    Setiap atom memiliki nukleus (inti). Semua atom dari unsur yang sama, itu identik dalam muatan nukleusnya (nomor atom=jumlah proton) dan jumlah elektron, namun massanya (berat atom=proton+neutron) nya saja yang berbeda bila mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda. Ini disebut isotop.

    Semua unsur dengan nomor atom yang lebih besar dari 83 (bismuth) dan beberapa isotop dari unsur yang lebih ringan, bersifat tidak stabil. Ia terlalu berat sehingga cenderung meluruh/decay/pecah. Dan peristiwa peluruhan unsur ini menghasilkan radiasi sehingga unsur ini disebut unsur radioaktif.

    Sampai saat ini, unsur terberat yang bersifat radioaktif dan terdapat di alam adalah unsur Uranium (nomor atom 92). Di atas nomor atom itu, tidak ada lagi terdapat di alam. Untuk membuat unsur dengan nomor atom >92, maka dua unsur harus digabungkan sehingga didapat atom baru yang jumlah nomor atomnya >92.

    Unsur trans uranium, yaitu unsur yang nomor atomnya lebih besar dari 92 (uranium) sedemikian beratnya hingga tidak ditemukan di alam. Ia hanya bisa di buat di lab lewat pengeboman unsur lain dengan neutron atau partikel lain. Artinya memaksa mereka untuk menambah berat beratnya sehingga mereka menjadi atom yang gemuk. Pengeboman ini mulai di lakukan di dalam berbagai laboratorium kimia canggih sejak tahun 1940, dan hasilnya jumlah unsur kimia yang kita ketahui sekarang sudah mencapai 118.

    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    belum ada namanya ya
    Secara eksperimental, unsur nomor 113 ini sebenarnya sudah "ditemukan" sejak tahun 2003 di Dubna Rusia. Hanya saja rantai peluruhan reaksinya tidak diketahui secara tepat. Makanya, IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry), lembaga yang mengatur tatanama dan standarisasi kimia, belum memberikan nama resmi. Untuk sementara diberi nama Ununtrium (sesuai aturan IUPAC, un=1 tri=3 + akhiran -ium).

    Yang berhasil dilakukan oleh tim Jepang ini adalah mereka berhasil menciptakan unsurnya sekaligus merunut proses peluruhannya. makanya bisa dikatakan kalo tim Jepang ini memverifikasi dan membuktikan. Karena sudah valid terbukti, nantinya unsur 113 ini akan diganti namanya. Dan tim Jepang lah yang berhak mengusulkan namanya, meski sejak 2003-an, tim Rusia dan Amerika sudah "menemukan" unsur ini.

    Dari 118 unsur yang telah ditemukan, ada 4 lagi yang belum tervalidasikan penemuannya, yakni atom nomor 113, 115, 117, dan 118. Semua elemen ini sebenarnya sudah ditemukan cukup lama, cuman rantai peluruhan dan sifatnya masih misterius kecuali unsur nomer 113 yang sudah terverifikasi. Nantinya nama unsur 113 akan diubah jadi nama baru yg diusulkan tim Jepang. Sebagai gambaran, nama unsur terbaru yg diubah itu unsur nomor 116. Awalnya, sebelum terverifikasi, namanya masih Ununhexium (hexa=6). tetapi pada tanggal 31 Mei 2012 namanya diubah menjadi Livermorium karena unsur ini terverifikasikan di kota Livermore, California tempat lembaga riset Lawrence Livermore National Laboratory yang menelitinya berada.

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Unsur2 baru semuanya sintetis.
    Unsur baru ini stabil gak?

    *jadi pengen mencoba mengangkat unsur baru ini. Pasti berat banget.*
    Seperti di tulis di atas, unsur >82 semuanya bersifat tidak stabil. Bahkan unsur di atas uranium (>92) saking tidak stabilnya sampai-sampai tidak terdapat di alam. Waktu peluruhannya sangat pendek. Begitu tercipta di lab, unsur ini langsung pecah menjadi unsur lain (meluruh) dalam orde yang amat pendek, orde milisekon. Karena begitu tercipta langsung "musnah", makanya sifatnya sulit dipelajari. Meski sudah ditemukan sejak 2003, unsur ini baru terverifikasikan oleh tim Jepang tahun 2012 sekarang.

    Andai unsur ini tidak langsung musnah begitu tercipta, sudah pasti unsur ini akan sangat berat. Prediksinya, berat jenisnya mencapai 16 g/cm³. Sekitar 16x lebih berat daripada air pada volume yang sama. Sebagai perbandingan, unsur alami terberat yg stabil Timbal (=Plumbum) memiliki berat jenis 10.7 g/cm³

    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  6. #6
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Kalo gitu deretan un un ini belum ketemu bisa dimanfaatkan ya?

  7. #7
    Penelitian ilmiah kan tujuannya untuk menjawab rasa ingin tahu manusia dan demi kemajuan sains semata. Istilah "bermanfaat" atau tidak, itu cuma bonus belakangan. Makanya sains dan engineering dipisah cabangnya. Penemuan partikel Tuhan yang heboh 2 bulanan kemarin di CERN-Swis yang menggegarkan jagat sains, apa manfaat langsungnya? Padahal dana penelitian yang menghabiskan bertrilyun-trilyun rupiah tersebut akan "bermanfaat" untuk membantu krisis keuangan negara-negara Eropa itu sendiri.

    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  8. #8
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Hmm ... iya, sih .... yg utama bknla manfaat ekonomis.
    Cuma penasaran aja kenapa terus menerus bikin unsur baru.

  9. #9
    Sudah sifat alami dari manusia untuk selalu ingin mencari tahu. Ada yang terus berusaha mencari jawaban atas rasa ingin tahunya, ada yang memilih diam dan mengabaikan rasa ingin tahunya. Begitupun dengan rasa ingin tahu untuk menemukan dan menciptakan unsur-unsur baru. Apalagi setiap penemuan unsur, selalu menghasilkan kejutan-kejutan baru.

    Unsur yg belum terverifikasi (meski diklaim sudah ditemukan tahun 2006) bernomor 118 Uuo, Ununoctium (okta=8), akan menjadi unsur paling unik. Dalam tabel periodik, unsur ini akan berada di bawah Radon dan di kolom kelompok gas mulia/inert (Helium, Argon, Kripton, Xenon, dan Radon). Golongan gas mulia ini sangat unik karena bisa dikatakan mereka termasuk unsur-unsur yang sukar bereaksi dengan unsur lain dan semuanya berbentuk gas. Apa jadinya jika Uuo berhasil didapatkan? Berat atomnya yang berat (terberat dr semua unsur) jelas akan menjadikan unsur Uuo menjadi unsur yang berbeda dg unsur gas mulia lain. Apakah bakal berupa gas seperti golongan gas lainnya, atau malah cair, atau malah logam padat seperti halnya golongan unsur berat buatan lainnya? Perburuan unsur Uuo akan menjadi salah satu perburuan sains paling prestise.

    Andai pun nanti dibuktikan keberadaan Uuo, apakah perburuan elemen-elemen baru akan terhenti? Apa yang terjadi jika jumlah neutron melewati batas "magic number" 184? Apakah teori kuantum yang menjadi dasar teori atom dan pembentukan unsur akan berubah jika melewati "magic number"? Perburuan akan terus berlangsung, mungkin selamanya sampai kiamat datang. Tak akan ada yang bisa memuaskan rasa penasaran manusia. Tak ada istilah "garis finish" di dalam dunia sains.

    tentu saja penelitian ilmiah tidak mementingkan prestise dan kemanfaatan. semuanya hanya diawali dari mystery dan curiosity.

    Last edited by Geminga; 28-09-2012 at 05:11 PM.
    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  10. #10
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Wow ... gw jadi ikut penasaran

    Tks, ya, buat penjelasannya. Top deh

  11. #11
    Ada tulisan menarik,
    10. Why is discovering new superheavy elements important?

    Discovering new superheavy elements proves long-held nuclear theories regarding the existence of the “island of stability” and the ultimate limits of the periodic table of the elements. These discoveries also help scientists to better understand how nuclei are held together and how they resist the fission process. The skills that are acquired by conducting these heavy-element experiments can then be applied to solving national needs like stockpile stewardship and homeland security. For example, an improved understanding of the fission process will enable scientists to enhance the safety and reliability of the nation’s nuclear stockpile and nuclear reactors.

    https://www-pls.llnl.gov/?url=scienc...113_and_115#10
    intinya, penemuan unsur-unsur berat yang baru sangat penting untuk menguji validitas teori fisika yang ada sekarang. Apakah prediksi-prediksi berdasarkan sains yang diterima sekarang sesuai dengan fakta penemuan atau tidak. Jika tidak, tidak mustahil teori-teori yang sudah mapan bisa diperbaiki lagi.

    Tentang verifikasi unsur Ununtrium dari tim Jepang ini, mereka mendapatkannya setelah menggabungkan atom seng, Zinc (nomor taom 30) dengan Bismuth (nomor atom 83). Di tengah persaingan ketat dengan laboratorium lain (terutama tim Dubna Rusia dan tim California AS), selama 9 tahun, tim Jepang telah memborbardir atom-atom Bismuth dengan atom-atom Zinc. Total ada 130 quintilion (130 diikuti 20 angka 0) atom zinc yang ditembakan selama 9 tahun itu. Mengapa perlu sebanyak itu atom zinc yang harus ditembakan? Statistiknya membuat orang yang mudah putus asa akan menjerit histeria: peluang atom zinc dan bismuth bisa bersatu hanya 3-6 peluang berbanding 10000000000000000000000 tembakan (angka 1 diikuti dengan 22 angka nol).

    Hasil peluruhan Uut 113 dari tim Jepang sebagai berikut:


    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  12. #12
    pelanggan tetap Silvercheeks's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Lost Clerics' Hideaway
    Posts
    645
    gw kira dia klonengan rumus
    Kabar gembira untuk kita semua, kini tai ada ekstraknya~

  13. #13
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    The skills that are acquired by conducting these heavy-element experiments can then be applied to solving national needs like stockpile stewardship and homeland security. For example, an improved understanding of the fission process will enable scientists to enhance the safety and reliability of the nation’s nuclear stockpile and nuclear reactors.
    I like this ... semoga berhasil

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •