kepercayaan berasal dari cerita (sabda premana)
lalu dikaji, di analisa (anumana premana)
akhirnya dibuktikan dengan menjalani, mengalami supaya ada pengalaman (pratyaksa premana)
idealnya, disebut percaya ketika sudah mengalami 3 proses diatas.
Tapi ini sangat subyektif, terkadang ada yang cukup sampai di tingkat 1 atau 2 saja (percaya cuma berdasar "katanya")
sebagai guidance dalam menjalani kehidupan
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote