Page 7 of 9 FirstFirst ... 56789 LastLast
Results 121 to 140 of 162

Thread: Prabowo Subianto

  1. #121
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota Dewan Kehormatan Perwira yang menyidangkan Prabowo Subianto pada 24 Juli 1998, Fachrul Razi, membenarkan adanya surat rahasia berisi rekomendasi pemecatan Prabowo. Surat tersebut kini beredar di sejumlah media massa dan media sosial. (Baca: Nurul: Keaslian Dokumen Pemecatan Prabowo Diragukan)

    Surat bernomor KEP/03/VIII/1998/DKP itu menyebut 11 pertimbangan yang melatari rekomendasi pemecatan Prabowo. Antara lain, penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran prosedur, seperti pengabaian sistem operasi,dan disiplin hukum di lingkungan ABRI.

    "Tanda tangan dan bunyi keputusannya valid," kata Fachrul melalui pesan pendek kepada Tempo, Senin malam, 9 Juni 2014. Fachrul merupakan salah satu dari 22 jenderal pimpinan Luhut Binsar Panjaitan, yang mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi pada Maret 2014. (Baca juga: Luhut: Calon Pemimpin Jangan Marah dan Bikin Puisi)

    Fachrul pun menyindir bekas komandan Kopassus yang maju sebagai calon presiden itu. Katanya, dengan wewenang di level Kopassus saja Prabowo bisa melakukan beberapa tindakan prajurit yang tak layak. "Bagaimana kalau jadi presiden?"

    Surat rekomendasi pemecatan Prabowo diteken Ketua Dewan Kehormatan Perwira, Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo, dan enam anggota berpangkat letnan jenderal, yaitu Djamari Chaniago, Fachrul, Yusuf Kartanegara, Agum Gumelar, Arie J. Kumaat, serta Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagian isi surat tertanggal 21 Agustus 1998 itu pernah diakui Agum Gumelar ketika diwawancarai Tempo pada 28 Agustus 1998.

    Kepala Badan Intelijen Negara Marciano Norman meminta Markas Besar TNI menangkap pembocor dan penyebar dokumen Dewan Kehormatan Perwira. Marciano menyatakan dokumen tersebut seharusnya tak bocor kepada yang tak berkepentingan. Dokumen itu menjadi tanggung jawab penuh Markas Besar TNI. “Semua harus dievaluasi. Dokumen seperti itu tak boleh keluar,” katanya. (Baca: BIN Minta Bocornya Dokumen DKP Soal Prabowo Diusut)

    Sekretaris Tim Kampanye Prabowo-Hatta Rajasa, Fadli Zon, juga meminta TNI mengusut pelaku pembocoran. Menurut Fadli, dokumen itu hanya ada di tempat aman yang diketahui Panglima TNI. Fadli menilai bocornya dokumen itu merupakan tindak pidana terhadap rahasia negara. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Andika, belum bisa memberikan keterangan otentisitas dokumen tersebut.


    http://m.tempo.co/read/news/2014/06/...ecatan-Prabowo
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  2. #122
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Dokumen DKP itu ada tetapi dokumen rahasia.
    Begitu rahasianya, bahkan Prabowo sendiri pun tak pernah diberikan walau ia pernah memintanya berkali-kali.

    Jadi selama ini, Prabowo berpegang pada surat keputusan Presiden yang menyatakan dia diberhentikan dengan hormat.

    Jadi alurnya seperti ini kurang lebih

    Dewan Kehormatan Perwira membuat surat rekomendasi dan bersifat rahasia.
    Rekomendasi tersebut diserahkan ke Panglima TNI (Saat itu Wiranto)
    Panglima TNI memberitahu Presiden rekomendasi tadi
    Presiden membuat keputusan.


    Nah,
    tampaknya surat rekomendasi DKP yang beredar itu asli.
    Tapi kalau asli, itu berarti ada tentara yang melanggar sumpahnya untuk tidak membocorkan rahasia negara.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  3. #123
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Gw jadi malah kesian ma prabowo. Terus terang, kalo ga ada jokowi, gw lebih milih dia.

  4. #124
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Gw jadi malah kesian ma prabowo. Terus terang, kalo ga ada jokowi, gw lebih milih dia.
    Lah iyalah dibandingkan si mbok (bukan mbok jamu ya) Wiranto, herry tanoe dan ical yah emang mendingan prabowo
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #125
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Dokumen DKP itu ada tetapi dokumen rahasia.
    Begitu rahasianya, bahkan Prabowo sendiri pun tak pernah diberikan walau ia pernah memintanya berkali-kali.

    Jadi selama ini, Prabowo berpegang pada surat keputusan Presiden yang menyatakan dia diberhentikan dengan hormat.

    Jadi alurnya seperti ini kurang lebih

    Dewan Kehormatan Perwira membuat surat rekomendasi dan bersifat rahasia.
    Rekomendasi tersebut diserahkan ke Panglima TNI (Saat itu Wiranto)
    Panglima TNI memberitahu Presiden rekomendasi tadi
    Presiden membuat keputusan.


    Nah,
    tampaknya surat rekomendasi DKP yang beredar itu asli.
    Tapi kalau asli, itu berarti ada tentara yang melanggar sumpahnya untuk tidak membocorkan rahasia negara.
    kalo yg menyebarkan tim sukses prabowo sendiri gimna?

    Pengamat Hukum: Mahfud Akui Instruksikan Sebar Salinan DKP
    14 Juni 2014 16:34 WIB

    Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat hukum UIN Alauddin Makassar, Syamsuddin Radjab, melihat ada inkonsistensi di kubu calon presiden nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terkait beredarnya salinan surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

    Di satu sisi, Mahfud MD selaku Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta mengakui pihaknyalah yang menyuruh dokumen tersebut disebarkan. Di sisi lain Tim Hukum Prabowo-Hatta malah memolisikan penyebar dokumen tersebut.

    “Prof Mahfud mengeluarkan pernyataan di stasiun televisi bahwa timnya sengaja menyebarkan selebaran keputusan DKP agar rakyat tahu bahwa Prabowo tidak dipecat tetapi diberhentikan dengan hormat. Loh kok Tim Hukum Prabowo-Hatta malah memolisikan penyebar dokumen,” ujar Syamsuddin di Jakarta, Sabtu (14/6/2014).

    Ia menambahkan Polri maupun Bawaslu tidak perlu menanggapi pelaporan tersebut karena laporan itu dengan sendirinya terbantahkan dengan komentar Mahfud MD selaku Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta.

    "Enggak, justru kita yang menyuruh nyebar, sebarkan saja. Wong itu buktinya diberhentikan dengan hormat. Kalau diberhentikan tidak dengan hormat, baru masalah. Itu diberhentikan dengan hoirmat. Sehingga tak ada masalah hukum apapun kalau diberhentikan dengan hormat," kata Mahfud dalam wawancara, beberapa waktu lalu.

    Syamsuddin menduga mungkin tim hukum lupa bahwa penyebarluasan dokumen DKP merupakan perintah ketua Tim Prabowo- Hatta dengan maksud menyebarluaskan ke publik bahwa Prabowo tidak dipecat dari kedinasan TNI tetapi hanya diberhentikan.

    Lebih jauh ia mengatakan penyebar dokumen DKP sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Menurutnya, yang terpenting adalah substansi dokumen tersebut terkait apakah Prabowo dipecat dari dinas kemiliteran atau tidak.

    “Jika memang diberhentikan dari dinas militer, berarti ada pelanggaran berat kemiliteran yang dilakukan Prabowo Subianto. Pelanggaran itu dapat dibaca dalam konsideran surat DKP sebanyak 11 poin yang diuraikan lengkap” ujarnya.

    Ia menambahkan Prabowo tidak boleh menghindari panggilan Komnas HAM agar dapat diperiksa. Sehingga dapat dibentuk Pengadilan HAM untuk menguak kasus penculikan aktivis 1998 melalui keppres yang akan dikeluarkan Presiden SBY.

    “Apalagi, upaya pembentukan Pengadilan HAM terkait kasus penculikan dan penghilangan paksa sudah direkomendasikan oleh DPR," tandasnya. (NAV)


    http://m.metrotvnews.com/read/2014/06/14/252733
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  6. #126
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Bukan.
    Metro agak curang tuh wawancara Um Mahfud

    Yang disebarkan oleh Gerindra adalah Keppres, bukan DKP.

    Gue dengar kok waktu om Mahfud diwawancara. Dia bilang kalau gak salah ingat begini "iya.. saya bilang sebarkan saja itu biar orang tahu kalau Prabowo diberhentikan dengan hormat". Yang ada kata-kata "diberhentikan dengan hormat" itu Keppres, bukan salinan DKP.

    Um Mahfud diwawancara hari pertama setelah malam penyebaran, jadi wajar kalau Um Mahfud tidak sadar yang dimaksud MetroTV itu dokumen berbeda.

    Penyebar pertama Salinan DKP adalah UY yang mantan wartawan JurnalParlemen.com, lulusan UNS.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  7. #127
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Wah.. kayaknya makin hot nih ttg dkp.. jangan2 capres tinggal satu neh..

  8. #128
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iya nih wiranto udah pers conference
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  9. #129
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    cupu nih Wiranto..
    cuma ngulang cerita tanpa bukti baru.
    Pertanyaan apakah:
    1. benarkah itu salinan rekomendasi DKP asli ?
    2. siapa yang pernah memegang rekomendasi DKP ?
    3. siapa yang ia duga membocorkan rekomendasi DKP?

    dan gak ada dari pertanyaan itu ia jawab.


    Ngomong2, ada diskusi ini


    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  10. #130
    ^ Kan Wiranto dah klarifikasi kalo DKP itu bukan rahasia.
    Jadi dah nggak relevan semua pertanyaan tersebut.

    Kalo soal asli, bukannya dah diklarifikasi bahwa itu asli?

  11. #131
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Kalau Wiranto melakukan itu berarti Wiranto melakukan pembohongan publik.

    Pertama, di edaran yang bocor saja tertulis 'Rahasia'
    Kedua bahkan yang diberhentikan, dalam hal ini Prabowo, walaupun pernah meminta, tidak pernah diberikan.


    Justru substansinya adalah dokumen itu bocor.
    Wiranto cuma mengulang2 cerita lama tanpa memberikan bukti baru.
    SBY menyesalkan bocornya dokumen tersebut dan tetap menyatakan kepres-nya sendiri bukan rahasia

    Ini artinya, salah satu dari purnawirawan TNI, membocorkan rahasia negara demi kemenangan politik.


    Sekedar catatan, Rekomendasi DKP itu hanyalah salah satu dari pertimbangan Presiden Habibie. Pertimbangan lain adalah Tim Gabungan Pencari Fakta.

    ---------- Post Merged at 01:50 PM ----------

    Oke, saya kutip lagi nih
    sumber: http://www.republika.co.id/berita/pe...an-rahasia-tni
    "Saya tidak setuju tersebarnya produk DKP merupakan pembocoran rahasia TNI yang absolut," kata ketua umum Partai Hanura itu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/6).

    Terdapat tiga alasan mengapa produk DKP bukan rahasia TNI yang absolut. Pertama, kata dia, karena dalam kasus yang ditangani DKP pada 1998, yang menjadi korban adalah masyarakat sipil. Sehingga, TNI tidak lagi bisa mengklaim itu rahasia internal institusi yang tidak dapat dipublikasikan.

    Kedua, papar Wiranto, pada 1998 ketika kasus itu mencuat, ia sebagai menhankam/pangab secara bertahap telah menjelaskan kepada masyarakat atas keterlibatan satuan TNI AD dalam aksi penculikan, disertai permohonan maaf atas kejadian itu.

    Wiranto juga menyatakan permohonan maaf atas kejadian penculikan itu, serta menjamin akan melakukan pengusutan dan penindakan terhadap oknum-oknum yang terlibat. Ketiga, menurut Wiranto, semua kegiatan DKP dalam pelaksanaannya sudah terus-menerus dipublikasikan kepada umum lewat media, jadi bukan sesuatu yang dirahasiakan.

    Berbagai kegiatan itu meliputi pembentukan DKP dan Mahkamah Militer, kinerja DKP beserta saran DKP kepada pangab, kemudian keputusan pangab untuk setuju dan meneruskan kepada presiden, sampai keputusan pemberhentian dari dinas keprajuritan terhadap Letjen Prabowo.
    Tetap saja, surat DKP Itu rahasia.

    Ibaratnya pemeriksaan medis untuk capres,
    wartawan mengikuti capres2 itu.
    wartawan tahu siapa dokter-dokternya
    KPU mengumumkan bahwa kedua capres memenuhi syarat kesehatan.

    Tapi dokumen-dokumen rekam medisnya itu sendiri adalah rahasia.
    Dan pembocorannya bisa dipidana.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  12. #132
    ^ Nah, kan Wiranto bilang bahwa DKP itu tidak rahasia.
    Sebelon komen disini lo udah denger klarifikasinya belon sih Dalf?
    Kalo belon dengerin dulu ampe abis deh.

    Nah, sekarang kan tinggal pendapat Kandalf lawan pendapat Wiranto.
    Entah siapa yang benar. Dan gue bukan hakim yg pas untuk menentukannya.

  13. #133
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Dia menilai bukan rahasia karena keputusannya sudah publik, proses DKP-nya diliput.

    Saya bilang, surat keputusannya masih rahasia.

    Sama kayak rekam medis capres kemarin.
    Walau itu diliput ama media sekalipun,
    walaupun rangkumannya sudah dibuka oleh KPU
    tetapi dokumen rekam medis yang berisi detailnya tetap rahasia.

    Dokter, suster, penjaga rekam medis, gak berhak membocorkan.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  14. #134
    Quote Originally Posted by kadalf
    Sekedar catatan, Rekomendasi DKP itu hanyalah salah satu dari pertimbangan Presiden Habibie.
    Pertimbangan lain adalah Tim Gabungan Pencari Fakta.
    bentul
    trus, inti daripada yng namanya KEPRES 62/1998 itu apa?
    tetap aja pemberhentian pak PS kan?
    tanya kenapa?
    Last edited by pasingsingan; 20-06-2014 at 04:51 PM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  15. #135
    pelanggan tetap yanwok's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,015
    Wiranto ambil yang asli, ubah2 sedikit kalimat didalemnya, jadi seakan2 Prabowo yang paling bersalah.

    Begitu rame, langsung pers conference untuk cuci tangan..........
    Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the "present".
    Don't be too concerned about what was and what will be, keep living the present.

  16. #136
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    bentul
    trus, inti daripada yng namanya KEPRES 62/1998 itu apa?
    tetap aja pemberhentian pak PS kan?
    tanya kenapa?
    betul, aneh ya. Kenapa kudu pake Keppres Pres. Habibie ya?
    Harusnya cukup sampe Wiranto sebagai Pangab, toh itu pasukannya juga.
    Hierarchy AD th 1998 jadi semrawut dengan tingkah Prabowo Subianto ini.

    Surprise? Don't be.

    Semacam pengulangan di Th 1965-Supersemar.
    Soeharto kl itu jg pangkatnya, rangking dibawah Panglima jauuuuhhh.
    Kok malah dikasih surat sakti langsung dianter jenderal2 lagi. wuaneh bin nyata.

    Ini "Pak bos " nya tuh jadi yang mana?
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  17. #137
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,885
    Mungkin kalo cuma surat pangab kurang kuat, mesti presiden alias panglima besarnya langsung yang ttd biar terasa menohok. Juga untuk pencitraan ke keluarga korban dan luar negeri.
    Yang aneh, sebagian korban penculikan malah gabung ke gerindra. Politik memang tiada lawan yang abadi.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  18. #138
    Quote Originally Posted by jojox
    Quote Originally Posted by Pasingsingan
    bentul
    trus, inti daripada yng namanya KEPRES 62/1998 itu apa?
    tetap aja pemberhentian pak PS kan?
    tanya kenapa?
    betul, aneh ya. Kenapa kudu pake Keppres Pres. Habibie ya?
    Harusnya cukup sampe Wiranto sebagai Pangab, toh itu pasukannya juga.
    Hierarchy AD th 1998 jadi semrawut dengan tingkah Prabowo Subianto ini.

    Surprise? Don't be.
    bentul
    harusnya cukup diproses lwt mahmil saja
    faktanya yng di mahmilkan baru sebatas level tertentu
    top levelnya tidak/belum tersentuh.

    Keppres 62/98, semacam bentuk kompromi politik saat itu
    hal tsb untuk mencegah terjadinya disintegrasi di tubuh TNI
    mengingat mbahnya orde baru masih hidup
    dan tentu saja pengaruhnya masih sangat kuat


    Semacam pengulangan di Th 1965-Supersemar.
    Soeharto kl itu jg pangkatnya, rangking dibawah Panglima jauuuuhhh.
    Kok malah dikasih surat sakti langsung dianter jenderal2 lagi. wuaneh bin nyata.
    Ini "Pak bos " nya tuh jadi yang mana?
    itulah pengalaman pahit klo unsur/oknum TNI ikutan politik praktis
    makanya pasca reformasi dikoreksi dng "TNI back to Barrack"
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  19. #139
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    bentul
    harusnya cukup diproses lwt mahmil saja
    faktanya yng di mahmilkan baru sebatas level tertentu
    top levelnya tidak/belum tersentuh.

    Keppres 62/98, semacam bentuk kompromi politik saat itu
    hal tsb untuk mencegah terjadinya disintegrasi di tubuh TNI
    mengingat mbahnya orde baru masih hidup
    dan tentu saja pengaruhnya masih sangat kuat
    Bukannya syarat mahmil itu mesti hakim2nya pangkatnya harus diatas "tersangka" om pasing, nah waktu itu kan prabowo udah bintang 3, berarti harus bintang 4 donk, seingat saya waktu itu jendral aktif bintang 4 cuma wiranto dan ksad, bahkan sby waktu itu belum bintang 4, dan wiranto ga mungkin jadi hakim mahmil (sorry ga begitu ingat alasannya), berarti tetap aja ga mungkin kan diadakan mahmil
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  20. #140
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Sampe hari ini sih gw masih percaya kalo prabowo itu korban konspirasi angkatan darat. Spt nya suharto walaupun bukan presiden lagi tapi tetep pegang tuh bintang 5. Kalo emang prabowo bersalah, kenapa ga langsung pengadilan militer? Spt nya prabowo hanya menyetujui saja ketika diminta untuk jadi tumbal. Toh dia ga dipenjara atau dibunuh, walaupun semua termasuk keluarga dan eksistensinya di politik indonesia selama bbrp taun disita.

    Gw masih percaya bahwa kesamaan antara jokowi dan prabowo adalah kejujuran dan niatnya memajukan bangsa Indonesia. Prabowo adalah orang yg membawa jokowi dan ahok menjadi pemimpin jakarta. Ambisinya menjadi presiden gw rasa jg dipengaruhi oleh pengalaman2nya di negeri orang. Cita2nya menaikkan harga diri bangsa di dunia internasional gw bisa rasakan lah.

    Hanya saja, banyak poin2 lain yg lebih krusial pada dirinya yg kalah dari jokowi, spt strategi dan planning2nya serta penguasaan medan. Karena memerintah indonesia bukan masalah perintah buru sergap, melainkan pelayanan masyarakat. Belum lagi keterlibatannya dengan mafia2 orba yg sampai saat ini masih untouchables, bisa saja nantinya menyudutkan posisinya sebagai presiden. Apalagi sekarang dgn koalisi gemuknya. Prabowo jadi hanya terlihat semakin tertekan. Sampe2 digosipin ex-nya, titiek suharto mau balik lagi. Gimana jadinya kalo dia kalah tuh?

    Menurut (harapan) gw apabila prabowo menang, beliau tidak menganggap rivalnya, jokowi, sbg musuhnya. Karena bagaimana pun jokowi adalah rival yang berat baginya. Gw harap dia mau menyokong program2 jokowi utk jakarta.
    Dan apabila prabowo kalah, gw harap jokowi juga akan merekrut prabowo dalam kabinet/pemerintahannya. Gw rasa bakal berbeda dgn pemerintahan sby. Dan gw harap sbg mantan prajurit, prabowo siap menghadapi kekalahan.

    Berharap mulu perasaan..

Page 7 of 9 FirstFirst ... 56789 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •