Quote Originally Posted by youngblue View Post
kedai kopi tersebar hampir di semua lorong di medan , makanya pak kepling ( ketua lorong ) kantornya di kedai kopi ...... cuma waktu ada acara atau waktu gajian aja wak kepling datang ke kecamatan atau kelurahan....hahahahahaha.....
kalau kedai kopi yg tersebar di medan mah banyak tapi ya itu sumber kopinya dari sekitar medan dan biasanya mengandalkan kopi robusta kalau di medan orang sering menama in (kopi ateng) karena kopi yg di tanam pohonnya pendek dan buahnya kecil-kecil banyak , bentuk kopi mereka adalah kopi bubuk , di jamin nggak ada yg 100% kopi asli , mereka biasanya mencampur kopi dengan jagung dengan campuran 50:50 masih lumayan perbandingannya di banding dengan kedai kopi pinggiran di jawa yg komposisi jagungnya lebih banyak dari biji kopi itu sendiri. ada juga yang mencampur dengan buah pinang. fungsi buah pinang adalah untuk menutupi rasa pahit yang ringan dari biji jagung agar rasa pahitnya agak menggigit., ada juga yang merendam biji kopi dan jagung di dalam larutan gula merah pekat dan sari buah pinang nanti hasilnya akan seperti brown coffee.

makanya jangan salah di medanpun hanya sedikit orang-orang sebagai penikmat kopi sejati, mereka berbudaya ke kedai kopi sekedar untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.
kalau orang jawa gmn mas??
oh ya mas,saya minta kontak noh hp dan email atau fb donk mas....
sepertinya saya harus belajar buuuuuaaaannnyyyaaaaaakk...banget dari sampeyan...
salam kenal mas....saya
Faisal dari surabaya..

---------- Post Merged at 04:07 AM ----------

ampun dah ....ketipu juga kita ternyata...hahaha...
sepertinya harus belajar banyak nih tentang kopi...
salam kenal semuanya...