Originally Posted by danalingga
Betul... Sebagai orang yang hobi ilmu pisau saya mengamini ini... Karenanya saya tidak pernah bawa pisau kemanapun...
Hanya saja, kalau menurut pengamatan saya, pisau dalam kasus ini lebih tepat digunakan sebagai analogi bagi kekuasaan, bukan agama. Atau sedekat-dekatnya kekuasaan yang diperoleh melalui agama. Agama-nya sendiri adalah sesuatu yang netral. Apa ya analoginya yang pas untuk agama?
Originally Posted by purba
Benar Eyang, ada yang memulai dari situ. Namun seperti apa yang selalu menjadi pegangan teman-teman atheis, keyakinan harus dibenturkan dengan kenyataan... mau lari seperti apapun juga pada akhirnya keyakinan akan dibenturkan dengan kenyataan. Pilihannya adalah menerima keraguan dan mulai melakukan pencarian (seperti yang dilakukan oleh banyak Nabi) atau seterusnya hidup dalam pengingkaran atas kenyataan dan menggunakan agama sebagai pelarian.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





Reply With Quote