Sikap eksklusif adalah konsekuensi logis dari monoteisme. Monoteisme menyembah tuhan yang tunggal. Itu berarti hanya ada satu sumber kebenaran bagi monoteisme, yaitu tuhan yang tunggal itu sendiri yang dijadikan sesembahannya. Jika dihadapkan pada kenyataan adanya banyak keyakinan, maka monoteisme akan memandang rendah segala keyakinan yang ada di luarnya. Itu berarti menimbulkan potensi konflik yg bersifat ideologis. Mungkin ini yang bisa menjelaskan konflik2 ideologis dalam rumpun keyakinan monoteisme semit.
Eksklusivitas monoteisme akan hanya menjadi potensi konflik selamanya (tidak termanifestasi) jika tidak ditambahkan doktrin menyebarkan kebenaran. Tapi pada kenyataannya doktrin menyebarkan kebenaran pun diajarkan oleh sebagian monoteisme semit. Doktrin tersebut yang menyebabkan potensi muncul menjadi konflik nyata.
Untuk menguatkan argumen2 di atas, ane ambil kasus Ahmadiyah vs Islam mainstream di Indonesia. Dua kelompok tsb (Ahmadiyah dan Islam mainstream) adalah penganut monoteisme dan dengan begitu mereka eksklusif, artinya merekalah masing2 yg paling benar. Kemudian masing2 pun mempunyai doktrin semacam amar ma'ruf nahi munkar. Utk merealisasikan doktrin tsb, mereka perlu kontak dengan kelompok di luar mereka yg perlu diberikan pencerahan ttg kebenaran. Tetapi yg satu tidak terima pencerahan dari yg lain. Pencerahan dari yg satu dilihat sebagai penyesatan oleh yg lain. Di situlah awal mulanya konflik monoteisme.
Dalam skala yg lebih besar adalah konflik antara Yahudi, Kristen, dan Islam. Mungkin hanya Yahudi yg tidak mengajarkan penyebaran kebenaran pada kelompok lain di luarnya mengingat mereka punya doktrin sbg bangsa pilihan tuhan yg cenderung eksklusif nonekspansif. Sementara Kristen dan Islam memiliki doktrin utk menyebarkan kebenaran dan itu yg menjadi akar konflik yg sempat membesar seperti Perang Salib. Sementara konflik Yahudi-Islam di Palestina berakar dari keangkuhan sbg bangsa pilihan tuhan (Yahudi) dan pemimpin di muka bumi (Islam).
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote


).