Results 1 to 20 of 52

Thread: Monoteisme dan Sikap Eksklusif

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ok. Ente menolak ajaran memiliki potensi konflik, melainkan perilaku mengelompok kelompok. Orang mengelompok bukan tanpa sebab. Nah, apa alasan orang mengelompok?
    Hehe.. ngeles.. kok ajaran tok.. yg ente fokuskan kan ajaran agama monotheis doang yg bikin sebab..
    Alasan orang mengelompok dah gw bilang karena se ide.

    Masa seh? Pengikut Ahmadiyah yg sendirian di kampung Suni tetap berani menyebarkan keyakinannya ke masyarakat sekitar.

    Buset.. nangkep analogi kek gini.. Emangnya pengikut ahmadiyah preman??

  2. #2
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Hehe.. ngeles.. kok ajaran tok.. yg ente fokuskan kan ajaran agama monotheis doang yg bikin sebab..
    Alasan orang mengelompok dah gw bilang karena se ide.
    Ente paham gak yg ane maksud dgn eksklusif?

    Se ide gak berarti eksklusif. Misalnya para dokter berkelompok, gak berarti kelompok insinyur salah, meski ide dokter gak sama dgn ide insinyur.

    Beda dgn ente berkelompok sbg muslim, maka yg nonmuslim pasti salah. Menurut ente yg muslim, Kristen pasti salah. Itu namanya eksklusif.


  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ente paham gak yg ane maksud dgn eksklusif?

    Se ide gak berarti eksklusif. Misalnya para dokter berkelompok, gak berarti kelompok insinyur salah, meski ide dokter gak sama dgn ide insinyur.

    Beda dgn ente berkelompok sbg muslim, maka yg nonmuslim pasti salah. Menurut ente yg muslim, Kristen pasti salah. Itu namanya eksklusif.

    Se IDE hoy! bukan se-ilmu. Se ide maksudnya satu ideologi, satu pandangan, satu paham.. punya tujuan yg sama. Dokter ma insinyur kalo punya cita2 sama ya bisa satu kelompok lah.

    Gini neh.. Misalnya insinyur2 di perusahaan A dgn insinyur2 di perusahaan B. Mereka mengelompok kan? Kalo ga satu ide ga mungkin mereka betah bekerja di perusahaan2 masing2 sbg satu team. Dan kelompok dari perusahaan A dan B saling mengklaim bahwa kualitas produknya lah yg terbaik dan jelas produk perusahaan lain kalah. Itu pun eksklusip. Ga perlu agama monotheisme. Selama mereka mengelompok maka ada kecenderungan bersikap eksklusip.

    Tapi coba orang2 beragama yg tidak masuk dalam kelompok, apa masih bersikap eksklusip? Apa masih rawan konflik? Boleh jadi ajaran agama adalah ajaran eksklusip, tapi ga berarti manusia2 nya harus bersikap eksklusip. Ajaran komunisme ataupun kapitalisme pun eksklusip. Namanya ajaran.. paham.. Ga perlu monotheisme kan?
    Last edited by ndableg; 09-04-2011 at 04:56 AM.

  4. #4
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Se IDE hoy! bukan se-ilmu. Se ide maksudnya satu ideologi, satu pandangan, satu paham.. punya tujuan yg sama. Dokter ma insinyur kalo punya cita2 sama ya bisa satu kelompok lah.
    Oh ILMU bukan IDE? Oke deh...


    Gini neh.. Misalnya insinyur2 di perusahaan A dgn insinyur2 di perusahaan B. Mereka mengelompok kan? Kalo ga satu ide ga mungkin mereka betah bekerja di perusahaan2 masing2 sbg satu team. Dan kelompok dari perusahaan A dan B saling mengklaim bahwa kualitas produknya lah yg terbaik dan jelas produk perusahaan lain kalah. Itu pun eksklusip. Ga perlu agama monotheisme. Selama mereka mengelompok maka ada kecenderungan bersikap eksklusip.
    Jadi klaim produk mereka yg paling bagus atas dasar apa, IDE atau KELOMPOK?

    Tapi coba orang2 beragama yg tidak masuk dalam kelompok, apa masih bersikap eksklusip? Apa masih rawan konflik?
    Bisa saja tanpa perlu kelompok tetapi tetap eksklusif, tergantung dia punya keyakinan seperti apa. Kalo dia menyakini hanya dirinya yg benar, orang lain salah, itu sudah eksklusif, tanpa perlu berkelompok.

    Boleh jadi ajaran agama adalah ajaran eksklusip, tapi ga berarti manusia2 nya harus bersikap eksklusip.
    Bisa saja, tetapi itu berarti mereka gak konsisten dgn ajaran yg diyakininya.

    Ajaran komunisme ataupun kapitalisme pun eksklusip. Namanya ajaran.. paham.. Ga perlu monotheisme kan?
    Gak melulu monoteisme yg eksklusif. Tetapi monoteisme otomatis eksklusif. Kalo digambarkan ada lingkaran besar namanya eksklusivisme. Kemudian ada lingkaran kecil namanya monoteisme. Nama lingkaran monotesime sepenuhnya berada di dalam lingkaran eksklusivisme. Bukan kucing saja yg mamalia. Tetapi kucing otomatis mamalia. Paham kagak?


  5. #5
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Jadi klaim produk mereka yg paling bagus atas dasar apa, IDE atau KELOMPOK?
    IDE dalam KELOMPOK nya. Bukan IDE dalam KELOMPOK lain, walaupun di kelompok lain ada sesama insinyur ataupun manager.

    Bisa saja tanpa perlu kelompok tetapi tetap eksklusif, tergantung dia punya keyakinan seperti apa. Kalo dia menyakini hanya dirinya yg benar, orang lain salah, itu sudah eksklusif, tanpa perlu berkelompok.
    Ok bisa saja eksklusif sendirian tanpa berkelompok.. akhirnya stress nembak2 orang di sekolahan dah.. Itu tandanya kasus spesial pur.

    Tapi normalnya, ga ada orang bersikap eksklusip sendirian. Otomatis dia cari yg sama2 kelompok dan sepaham. Bikin kelompok2 pengajian, neo nazi, supporter ajax, partai komunis dll.

    Kalo enggak ya bersikap inklusip.

    Bisa saja, tetapi itu berarti mereka gak konsisten dgn ajaran yg diyakininya.
    Berarti ente akui bisa inklusip.
    Lalu apa benar ga konsisten dgn ajaran yg diyakininya? Anda memandang monotheisme secara picik. Anda menganggap orang beragama A pasti masuk dalam kelompok AB, AD, ato AC yg ketika dalam berkelompok memiliki aturan sendiri dalam kelompoknya. Anda menganggap semua orang berkeyakinan ahmadiyah hanya berinteraksi dgn ahmadiyah.

    Apa kalo ada orang sunni bersahabat dgn ahmadiyah itu berarti orang sunni dan ahmadiyah tsb tidak konsekuen menjalankan ajaran agamanya? Lalu apa artinya agamaku agamaku, agama mu agama mu? ajaran monotheis luas coy, ga sebates satu dua ayat.

    Gak melulu monoteisme yg eksklusif. Tetapi monoteisme otomatis eksklusif. Kalo digambarkan ada lingkaran besar namanya eksklusivisme. Kemudian ada lingkaran kecil namanya monoteisme. Nama lingkaran monotesime sepenuhnya berada di dalam lingkaran eksklusivisme. Bukan kucing saja yg mamalia. Tetapi kucing otomatis mamalia. Paham kagak?
    Ok.. so what? Ideologi mana yg ga eksklusip?
    Ambil contoh buddha, yg katanya ga eksklusip. Buddha mengajarkan kebaikan, apa lalu mentolerir koruptor? paham nazi yg anti orang asing? paham hedonisme? Ajaran buddha jelas eksklusip buat orang Buddha.. Ga mungkin ada pemerkosa lalu dianggap.. oh dia seorang buddha yg baik. Nope, ada kriterianya bagaimana ente bisa dianggap buddhist yg baik.

    Saya hanya menyanggah pernyataan ente bahwa orang berpaham monotheisme selalu bersikap eksklusip dan cenderung menyebabkan konflik. Saya katakan semua paham bisa menyebabkan orang bertingkah eksklusip selama orang2 tsb mengelompok dgn membawa ide2 tsb. Dan kecenderungan eksklusifisme bukan menyebabkan konflik, melainkan PERSAINGAN. Konflik memang bisa terjadi dimana persaingan antar kelompok dgn paham tertentu bersaing secara tidak sehat.

    paham kagak?

  6. #6
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg
    Saya hanya menyanggah pernyataan ente bahwa orang berpaham monotheisme selalu bersikap eksklusip dan cenderung menyebabkan konflik. Saya katakan semua paham bisa menyebabkan orang bertingkah eksklusip selama orang2 tsb mengelompok dgn membawa ide2 tsb. Dan kecenderungan eksklusifisme bukan menyebabkan konflik, melainkan PERSAINGAN. Konflik memang bisa terjadi dimana persaingan antar kelompok dgn paham tertentu bersaing secara tidak sehat.
    Ane mulai lagi dari awal. Eksklusif adalah menolak ajaran lain dapat membawa pada keselamatan. Ane kasih ilustrasi eksklusif misalnya ajaran yang mengatakan hanya percaya Yesus maka akan selamat atau hanya mengucapkan syahadat maka akan selamat, dst. Sedangkan ilustrasi inklusif misalnya ajaran yg mengatakan keselamatan dapat diperoleh melalui banyak jalan, bisa lewat Yesus atau lewat syahadat. Kalo ane gak salah, Katolik Roma pernah mengeluarkan fatwa bahwa keselamatan pun dapat diperoleh di luar Yesus. Nah itu inklusif. Ilustrasi2 ini memperlihatkan bahwa eksklusif/inklusif tidak ada hubungannya dengan kelompok, melainkan dengan ajaran/ide. Jadi kalo ente mau menyanggah pendapat ane, pahami dulu apa yg ane maksud dgn eksklusif/inklusif.

    Kemudian masalah konflik. Konflik bisa terjadi kalo ada persinggungan/kontak. Doktrin utk menyebarkan ajaran pada orang lain menyebabkan adanya kontak antar orang2 tidak seiman. Misalnya si A menganut ajaran hanya lewat Yesus maka akan selamat dan si B menganut ajaran hanya lewat syahadat maka akan selamat, tetapi si A dan si B tidak ada kontak, maka tidak ada konflik. Lain halnya jika si A menyebarkan ajarannya itu pada si B (terjadi kontak), maka si B akan melihat aksi si A tsb sebagai langkah permurtadan atau penyesatan, selanjutnya si B defensif, dst. Itulah konflik antara si A dan si B. Jika si A tidak mendakwahi si B, maka tidak akan terjadi konflik, tetapi tetap menyimpan potensi konflik karena ajaran yg eksklusif tadi. Juga kalo ente mau menyanggah pendapat ane ttg konflik, mulailah dari penjelasan ane ini.

    Kemudian masalah monoteisme: Tidak ada tuhan selain Dia. Kenyataan di lapangan ada banyak tuhan yg diyakini, mis. Yesus, Allah, Yhwh, dsb. Monoteisme hanya meyakini satu tuhan dan menegasikan yg lain. Monoteisme Yesus menegasikan Allah dan Yhwh, monoteisme Allah menegasikan Yesus dan Yhwh, dst. Itulah eksklusif. Jadi eksklusif merupakan konsekuensi logis dari monoteisme. Sebatas eksklusif tidak menimbulkan konflik, hanya potensi konflik. Jika terjadi kontak, barulah timbul konflik.


Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •