Page 3 of 3 FirstFirst 123
Results 41 to 44 of 44

Thread: Indonesia Masih Punya Toleransi : Sholat IED 2012

  1. #41
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    si purba aja yang kurang gaul.
    waktu aku ke manado, di sana masyarakat nya juga penuh toleransi, muslimnya sekitar 40% hampir sama banyak. kepala bapedda bilang, tiap natal dan idul fitri ada liburan seminggu sebelumnya.
    pas mau idul fitri ada acara kerja bakti dan festival yang dilaksanakan bersama umat nasrani, sama2 bersih2, gitu juga pas mau natal umat muslimnya bantu2 umat kristiani.
    udah tiap tahun dari jaman dahulu kala kaya gitu.
    itu bentuk toleransi yang udah berakar di masyarakat, yang kaya gitu ga diangkat karena dianggap udah biasa.

    giliran ada ribut dikit aja heboh, tapi sisi baik ga pernah diungkapkan, sampe kesannya indonesia tidak ada toleransi
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  2. #42
    Saya mau berpendapat dari sudut lain.
    Photo yang diposting TS bisa jadi menunjukkan
    bahwa kalo di bawah toleransi itu sudah berakar.
    Photonya hanyalah puncak gunung es dari toleransi
    yang sudah berakar itu.

  3. #43
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Heheehhe
    mungkin caranya om Purba ngebungkus katakata yang kurang lunak untuk diterima orang kebanyakan.
    thx to om Alip yang sudah membungkusnya baikbaik

    Sharing dikit yah, mohon maaf sebelumnya kalau ada ketidaknyamanan saat membaca tulisan saya.
    Terus terang sebagai minoritas yang pernah 'aktif' di sebuah komunitas internet,
    yang banyak bahas kemayoritasan (baca: rumah lama) itu tidak mudah. Sangat tidak mudah.

    Di rumah lama saya pernah mengalami gesekan2 antar agama yang rasanya tak elok saya ceritakan di sini.
    Well, saya pikir biarlah melalui perjalanan sang waktu mereka melihat kenyataannya.
    Bersyukur endingnya bisa bagus. Pertemanan itu masih terjalin. Dan masih enak ngobrol sampai sekarang.

    Belum lagi kalau mengadakan kegiatan,
    Masih ingat betul ketika seseorang memberikan pesan pada saya agar pemilihan lokasi Baksos sebaiknya yang berbackground umum/muslim.

    Musti mikir 1000x seandainya basecamp penempatan lokasi penampungan bantuan dari forum adalah di gereja.
    Karena rumah mbak Fulmun tidak memungkinkan.
    dan Thx God semua dipermudah, padepokan Ahmad Dahlan diperbolehkan menjadi basecamp kami.

    Waktu itu selama berjalannya baksos Merapi saya memilih menyimpan rapat2 bahwa saat itu bekerjasama dengan relawan Gereja di Yogya.
    semua detail teknis mereka menyalurkan bantuan yang tak kenal waktu itu terpantau dari Jakarta
    Ttg mba fullmun atau team relawan dari gereja itu berjibaku dengan medan yang boleh dikatakan masih kurang bersahabat.
    Sungguh sering terjadi keterlibatan emosi yang begitu dalam manakala tibatiba kisaran pukul 2-3 dini hari ponsel saya bergetar,
    mendapatkan ucapan terimakasih untuk forum via sms dari mereka yang baru saja mendapatkan kiriman bantuan.
    Apreasiasi yang setinggi2nya buat mereka, pemberian bantuan tanpa melihat perbedaan sosial, agama dll.

    Mungkin perasaan saya waktu itu terkesan berlebihan, masih waspada apakah toleransi itu benarbenar masih ada(?)
    Bahkan di forum yang tiap hari saya sambangi.

    Ehh lha kok pasca baksos, ada pembahasan thread : "Kerukunan antar umat beragama tidak mungkin terjadi."
    Bahasan yang menyinggung soal bantuan bencana alam dan penyebaran agama.
    Bahasan yang sukses membuat saya nyaris mutung dan kebawa emosi



    Jadi mungkin ada baiknya kita samasama saling mengingatkan dan pembelajaran di sini... .
    Aksi apa yang bisa kita perbuat untuk menularkan perwujudan toleransi beragama di Indonesia?
    Ga usah mulukmuluk. Cukup hal yang sederhana dari lingkungan terkecil dulu.
    Dari lingkungan keluarga, sekolah, kerja, atau bahkan kopimaya

  4. #44
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Makanya segala sesuatu jangan berlebihan. Kan nabi ente sendiri tuh yg ngajarin. Diingetin yg bener, eh malah marah-marah. Juga nabi ente sendiri ngajarin, kalo diingetin orang, perhatikan apa yg diingetin, bukan siapa yg ngingetin. Ini emang tipikal orang Indonesia yg sedang mengalami sindrom inferior kompleks, kalo diingetin malah marah dan lebih galak.

    Iya deh pur.. gw ngarti kok. Mana sih komen gw yg marah2. Karena yg gw liat di sini memang hanya toleransi dari kristen utk muslim.
    Last edited by ndableg; 22-08-2012 at 11:19 PM.

Page 3 of 3 FirstFirst 123

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •