Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 31

Thread: Lebaran dan ekonomi

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288

    Lebaran dan ekonomi

    Tradisi Lebaran menciptakan trend perekonomian tersendiri yg berbeda dari hari2 biasa, mari kita bahas satu per satu.


    - Makanan dan minuman
    Bisnis makanan dan minuman biasanya sudah mulai meningkat sejak bulan puasa, karena biasanya orang tidak mau berbuka puasa dengan menu yg "biasa-biasa", tradisi berbuka puasa bersama teman2 atau keluarga membuat orang meningkatkan budget pembelian makanan di bulan puasa.
    Selain itu untuk persiapan hari lebaran biasanya penjualan Sirop, Biskuit, Soft drink dan jajanan juga meningkat karena orang mempersiapkan rumah masing2 untuk menerima tamu.

    - Mobil Second
    Harga mobil bekas biasanya naik menjelang lebaran karena banyak orang yg sedang berencana membeli mobil biasanya berusaha mempercepat pembelian agar mobil bisa dipakai mudik ke kampung halaman.

    - Pegadaian
    Omset pegadaian biasanya meningkat sesaat sebelum lebaran karena orang mempersiapkan biaya untuk berbagai pengeluaran di hari raya, survei menemukan bahwa setelah lebaran pun pegadaian masih tetap ramai karena orang masih membutuhkan tambahan dana untuk recovery setelah pengeluaran yg besar di hari lebaran.

    - Pakaian
    Ini adalah salah satu bidang bisnis yg meningkat sangat tinggi di hari2 menjelang lebaran karena di indonesia ada budaya berpakaian baru setiap hari raya.

    - Bursa tenaga kerja
    Saat orang2 pulang ke kampung halaman, biasanya terjadi pertukaran informasi lowongan kerja, ini sebabnya setelah lebaran banyak sekali pencari tenaga kerja baru, mereka yg keluar dan berpindah pekerjaan atau sebaliknya para pengusaha yg berburu tenaga kerja, ini saat yg paling tepat.

    - Pernikahan
    Survei menemukan bahwa angka perkawinan meningkat drastis sesaat setelah lebaran, banyak orang yg berhasil memperoleh pekerjaan tetap dan menemui pujaan hatinya saat pulang kampung untuk melamar.
    Juga banyak TKI yg pulang ke kampung halaman dengan membawa banyak uang, rata2 para TKI ini adalah wanita dan keinginan terbesar mereka adalah menikah dan punya suami (yg biasanya penghasilannya dibawah rata2 para TKI ini)

    - Mie Instan
    Sesaat setelah lebaran usai, penjualan mie instan meningkat.
    kemungkinan besar hal ini terjadi karena banyak orang yg sudah kehabisan dana simpanan di hari lebaran sehingga terpaksa harus menekan biaya hidup dengan mengkonsumsi mie instan.

    - Jual ulang parcel
    Sebelum lebaran penjualan parcel meningkat, terutama dimasa lalu sebelum ada larangan menerima parcel bagi para pejabat, para penerima parcel ini biasanya menjual kembali parcel2 tersebut kepada para penadah dan menjadikannya uang cash.

    - jual Hp bekas dan barang2 elektronik
    Saat menjelang lebaran penjualan HP meningkat, banyak orang membelikan HP dan barang2 elektronik untuk orang yg mereka sayangi, tapi setelah lebaran barang2 ini biasanya dijual kembali dan dijadikan uang, terutama oleh para wanita yg merasa kurang sreg dengan si pemberi

  2. #2
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    semua perdagangan meningkat lah..
    semua
    perhiasan, bensin, ikan hias
    kembang api, resto, cendol
    sayur, daging, beras,
    parkir, tukang becak, calo tiket
    makelar, jongos

    berkah utk seluruh alam

    rampok & maling juga rajin berbuat, karena biar ada duit pas mudik
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  3. #3
    angka kriminalitas juga meningkat
    you can also find me here

  4. #4
    Wah, sourcenya dari bang kafi di Pass FM ya Lan?

    Ato jangan2 situ bang kafi ya? *asalnuduh*

  5. #5
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    jangan lupakan pengemis
    mereka yg sakses ngemis, akan membawa sanak kerabat dari kampung ke kota

  6. #6
    maksudnya pengemis yng terorganisir yak?

    itu sudah menjadiken ngemis sbg profesi


    [aslinya emang pemalas]
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  7. #7
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Perhiasan,
    Jual beli perhiasan selalu meningkat menjelang lebaran; emas, perak, emas sepuhan dan lainnya.

  8. #8
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    entah berjamaah atau munfarid, perasaan gw tiap tahun pengemis nambah
    apalagi di area lampu lalu lintas (lampu merah) di jalur yg gw lalui
    4 tahun lalu cuma beberapa anak2 kecil
    makin lama jumlahnya bertambah
    sekarang gak cuma temen2nya, emak sama neneknya juga ikutan ngemis

    di minimarket dan supermarket deket rumah pun sekarang ud pake pengemis
    kadang 1 pengemis pun dirasa masih kurang

  9. #9
    sekarang empati gw thd pengemis sdh jaoh berkurang
    terutama di kota2 besar spt jakarta, surabaya dlsb

    gara2 terbongkarnya jaringan/mafia pengemis terorganisir
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  10. #10
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    orang yg mengemis padahal dia punya kemampuan untuk tidak mengemis, maka pintu neraka akan terbuka lebar bagi mereka

    lain halnya dengan pengemis yg memang betul-betul tidak berdaya dari segala segi, jadi tolong bedakan ya
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  11. #11
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    orang yg mengemis padahal dia punya kemampuan untuk tidak mengemis, maka pintu neraka akan terbuka lebar bagi mereka

    lain halnya dengan pengemis yg memang betul-betul tidak berdaya dari segala segi, jadi tolong bedakan ya
    Jadi keinget ama yang pernah saya alami
    Dulu ketika di Yogyakarta, waktu itu sudah begitu larut.
    Bertemu lelaki umur kisaran 78 berjalan keluar dari rumahnya. Kami sempat bercakap-cakap.
    "Sejak tanganku terputus 3 tahun yang lalu, kini hanya bisa mengemis"
    "Malu sesungguhnya"
    "Mau pulang kampung tak berani"
    "Mengemispun tak berucap meminta"
    "Hanya menudukkan kepala saja, karena mengemis minta uang rasanya tak pantas."
    Speechless mendengar perkataan beliau.

    Lalu kami diajak untuk singgah ke rumahnya yang dekat dari tempat kami bertemu. Kirakira ga lebih dari 30an meter.
    Rumah dari kardus, anyaman bambu dan atap seadanya yang sangat jauh untuk layak disebut rumah,*
    Melihat kedalamnya hanya ada lampu teplok, kardus tempat pakaian, bed tidur dari bambu dan meja kecil dengan segelas air di atasnya.
    Ketika saya tanya mana yang lainnya,
    beliau menjawab, "Sedang bekerja," lantas disambungnya dengan tertawa.
    Mereka menyebutkan memulung sebagai sebutan bekerja. Mengumpulkan apa saja yang bisa dijual.

    Lagi ada kisah lain, kali ini di Jakarta.
    Sekitar dua tahun yang lalu, ada seorang bapak2 usia kisaran 70an tahun menjual cermin di depan warung empek2.
    Ketika pertama kali saya melihat bapak tua itu mata saya langsung sembab.
    Cepatcepat pandangan mata saya alihkan.
    Ga tahu kenapa. Tapi saya yang tahu. itu bapak pasti berbeda dengan orang2 yang lain. Entah apa itu.*
    Beberapa bulan yang lalu, seorang mbak2 naik mikrolet seperjalanan dengan saya ngobrol dengan sodaranya membicarakan bapak itu.
    Dia bilang, si bapak itu selalu menolak bila dikasih uang.
    Dia hanya mau menerima uang apabila orang membeli cermin yang dijualnya.
    Cermin yang seharga Rp. 8000,-.
    Belakangan saya perhatikan pemilik warung pempek tempat biasanya dia menjual cermin memperkerjakan beliau menjadi tukang parkir di sana.
    Puji Tuhan, setidaknya masih ada yang care dengan orangorang yang masih bersemangat untuk TIDAK berpangku tangan.

    Nah, saat jelang Lebaran apakah jumlah pengemis tetap, bertambah banyak, atau berkurang karena mereka mudik?

  12. #12
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    setelah puasa bertahun2...sekarang dibiasakan tidak berbuka puasa berlebihan

  13. #13
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    setelah puasa bertahun2...sekarang dibiasakan tidak berbuka puasa berlebihan
    71.567 Likes

  14. #14
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    ^
    salut

    jujur saya tidak bisa, menjelang buka, saya melihat air minum bagaikan para gadis perawan
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  15. #15
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    pengemis di jakarta turun.... turun temurun


    anaknya, cucunya, menantunya, keponakannya, adiknya,dll

  16. #16
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iya, biasa buka seadanya aja sekarang *irit.com *
    beda banget kalau di rumah ortu.
    sekarang ortu pulkam, jagain rumah ortu, ART heran, "cukup buka begitu aja?" xixixixi
    yang penting gizi ibu hamil harus cukup itu aja, si ayah biarin aja, sekalian diet
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  17. #17
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    @Yuki: kalo minum tetap diutamakan, tapi kasih yang anget2...kalo minum es, sepanci gedhe juga amblas makanan buka juga satu jenis, kalo udah ada kolak, ga perlu teh manis misalnya. kalo ada kue2 ya ga perlu bikin kolak ato kacang ijo...sayur lauk juga seperti hari biasa....itu aja tetep bengkak biayanya, karena harga2nya naik

    @chan: bumil prioritas ya?

  18. #18
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iyah, biasanya gitu, aku juga buat sop buah sendiri, bisa irit, lebih banyak variannya, lebih bersih pulak, trus kalau mau nambah juga gampang
    kolak pada ga doyan
    es kita ga berani minum, musti anget2
    tapi ada gorengan molo
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  19. #19
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    @Yuki: kalo minum tetap diutamakan, tapi kasih yang anget2...kalo minum es, sepanci gedhe juga amblas makanan buka juga satu jenis, kalo udah ada kolak, ga perlu teh manis misalnya. kalo ada kue2 ya ga perlu bikin kolak ato kacang ijo...sayur lauk juga seperti hari biasa....itu aja tetep bengkak biayanya, karena harga2nya naik

    @chan: bumil prioritas ya?
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    iyah, biasanya gitu, aku juga buat sop buah sendiri, bisa irit, lebih banyak variannya, lebih bersih pulak, trus kalau mau nambah juga gampang
    kolak pada ga doyan
    es kita ga berani minum, musti anget2
    tapi ada gorengan molo
    nih, g setuju dengan ini
    emang harusnya berbuka tuh ga usah banyak2
    misal minum teh manis dengan beberapa butir kurma
    trus mungkin ada 1-2 kue...udah cukuplah
    atau kolak/es buah....ga usah ditambahin macem2 lagi

    lagian bingung juga makannya kalo kebanyakan
    bisa2 ga makan malem lagi sesudahnya
    plus...ga bagus kebanyakan makan manis2...inget gula...serem
    Popo Nest

  20. #20
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Waw... Gw harus berbuka dengan yg mengandunng es, atau yg dingin2 seperti buah dingin

    Soal ekonomi meningkat, lebaran dan puasa itu kan disambut dengan sukacita, jadi walaupun pas2an kehidupan ekonomi pasti diusahakan untuk hepi (biasanya dengan makanan enak dan baju baru)

    Kalau di samarinda, wedeeeewwww, gw ampe males deh keluar rumah seminggu menjelang lebaran, pusat belanja (yg dikit) udah diserbu macam pasar malam, soalnya orang2 dr bontang atau tenggarong biasanya belanja lebaran ke sini, jd numpuk deh tu. bahkan yg jualan baju di emperan2 ga jelas aja pada diserbu

    Soal pengemis, karena jarang keluar di kampung sini jadi gw ga notice, tp biasanya sih banyak, mana org2 di sini kalo ngasih ga nanggung lagi. Kalo di jokja, buanyaaaaaakkkk... Gw ampe sebel deh, kalo orang tua biasanya gw kasi, yg malesin itu bibi2 masih kuat kecek2 doank, atau anak kecil. Gw ampe sering dibilangin pelit

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •