Page 4 of 4 FirstFirst ... 234
Results 61 to 66 of 66

Thread: Soekarno

  1. #61
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by etca View Post
    papa bravo binti don juan banget yah si Soekarno ini,
    gampang banget kepincut.

    gw pernah baca buku apaaaa gitu lupa.
    Dia ceritanya ketemu ama soekarno, soe hok gie yah kalau ga salah.
    nah di sana SHG ga simpatik ama Soekarno garagara di ruangan itu Soekarno flirting2 ga jelas ama cewe di sana.
    Btw,
    emang pas pertemuan antara Baperki dan Bung Karno waktu itu ada cewek-ceweknya yah?
    Soalnya Gie di catatannya cuma menunjukkan bahwa Bung Karno sebagai pemimpin tidak memiliki moral.
    Aku tafsirkan (saat baca) itu cuma omongan Bung Karno dengan pemimpin-pemimpin Baperki yang menjurus.

    Sayang banget, pas nonton film Gie, cuma digambarkan Gie meninggalkan istana dengan muka kesal. Tidak dijelaskan ada apa di dalam.

    Btw, seingatku, dulu Gie juga punya klub film dan pernah nonton film porno juga, kan? *koreksi bila aku salah*
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  2. #62
    pelanggan setia ul.malik's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    C.G.H City
    Posts
    2,594
    Quote Originally Posted by gogon View Post
    Mumpung masih seputar soekarno. Mau nanya sekilas nih
    Katanya khan 17 agustus 1945 itu pas bulan puasa.
    Trus ada kisah setelah soekarno membacakan proklamasi, beliau segera pesan sate ayam ke penjual sate keliling.
    Berarti saat itu soekarno ngga puasa yah?
    ini... guru saya waktu SD bilang bung karno waktu itu lagi sakit apaaa gitu, jadinya bung karno kagak puasa.

    hoo... Gie ternyata terlalu modern yah.
    oke, thanks for correction guys.

  3. #63
    Quote Originally Posted by gogon View Post
    Mumpung masih seputar soekarno. Mau nanya sekilas nih
    Katanya khan 17 agustus 1945 itu pas bulan puasa.
    Trus ada kisah setelah soekarno membacakan proklamasi, beliau segera pesan sate ayam ke penjual sate keliling.
    Berarti saat itu soekarno ngga puasa yah?
    Pada saat menjelang proklamasi, Soekarno memang sedang sakit. Beliau menderita malaria, apalagi menjelang hari H beliau kan rapat malam begadang terus. Proklamasi dilangsungkan pada tanggal 17 Agustus jam 10 pagi, tetapi jam 9 pagi Sukarno baru bangun dari tempat tidur. Itupun setelah dibangunkan dokternya untuk minum obat pil kina.

    Proklamasi 17 Agustus 1945 sendiri bukan peristiwa sangat wah. Bahkan terkesan sederhana (atau malah cuma sekedarnya. Makanya ketika kabar Indonesia merdeka dikumandangkan, tak ada yg percaya karena tak ada persiapan sama sekali sebelumnya). Banyak peristiwa unik (dan menggelikan) seputaran proklamasi ini.

    Jam 10 pagi, tanpa protokol, tanpa korps musik, tanpa konduktor, atau urutan-urutan upacara normal lainnya, Begitu Soekarno keluar rumah langsung membacakan teks proklamasi. Selesai membacakan proklamasi ada pidato sangat singkat, disusul sambutan pendek dari Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor (meski ada 100-an anggota BP yang datang telat ke acara karena mengira pembacaan proklamasi berada di lapangan Ikada bukan pegangsaan timur 56). Lalu menyanyikan lagu kebangsaan dan pengibaran bendera. Selesai kegiatan yang hanya beberapa menit itu, Sukarno berkomentar singkat, “Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!” lalu masuk lagi ke kamarnya dan tidur. Sementara yang lain sibuk pergi untuk menyebarkan kabar bahagia tsb. Anak SD-SMA yang sering dijemur untuk ikutan upacara sampai 1 jam, pasti bakal ngamuk-ngamuk kalau tahu betapa singkat dan sederhananya upacara proklamasi. Apalagi kalau upacara biasa sering ada amanat pembina yang panjang-panjang

    Saking singkat dan nge-dadaknya, upacara yang (seharusnya) sakral tsb begitu mendadaknya sampai-sampai tiang bendera buat pengibaran pun baru dipasang hanya beberapa menit sebelum jam 10.00 tepat. Itupun dari bambu yang dipotong kasar dari halaman belakang rumah. Suhud yang membuat tiang bendera itu, tidak menyadari bahwa ada 2 tiang bendera besi di depan rumah. Bendera pusaka yang dijahit Bu Fatmawati pun tak seromantis yang dikira. Kain putihnya berupa kain seprai, sedangkan kain merahnya dari kain tukang soto, dan dijahit beberapa hari sebelumnya dengan ukuran yang tidak tepat. Karena mendadak dan terkesan "main-main" itu tak heran jika pada masa gejolak, provinsi-provinsi dan golongan tertentu dengan mudahnya membentuk negara sendiri. Ada negara Jawa Barat, negara Islam DI/TII, negara kalimantan selatan, dll. Bahkan proklamasi kemerdekaan Sukarno bukan proklamasi kemerdekaan pertama! 23 Januari 1942 di Gorontalo ada proklamasi kemerdekaan. dan tanggal 16 Agustus 1945 di Cirebon juga ada proklamasi kemerdekaan. Hanya saja bukan oleh orang2 yg "terkenal" di kalangan pejuang pergerakan kemerdekaan.

    Naskah mahapenting yang berisi teks proklamasi yang ada coretan tangan Soekarnonya sendiri nyaris terbuang kalau saja BM Diah tidak buru-buru ke rumah Laksamana Meida dan mengubek-ngubek tempat sampah karena teks aslinya dibuang setelah Sayuti Melik membuat versi ketikan rapihnya. BM Diah menyimpan dan mengoleksinya, pemerintah tidak memiliki teks asli tsb selama puluhan tahun. Baru pada tahun 1992 beliau menyerahkan teks tersebut kepada Soeharto.

    Jadi, sebenarnya Soekarno pesan sate setelah proklamasi itu bisa dikatakan tidak benar. Sukarno langsung tidur lagi setelah upacara beberapa menit itu. Tapi Sukarno tidak puasa (setidaknya beberapa hari sebelum sampai sesudah proklamasi) memang benar adanya. Adapun beliau memesan sate juga benar adanya tetapi itu terjadi pada hari berikutnya, 18 Agustus 1945.

    Pada saat rapat PPKI 18 Agustus 1945, KPPI mengadakan rapat dan menghasilkan 3 keputusan: menetapkan UUD 1945 sebagai dasar hukum negara (setelah direvisi sana-sini), membentuk panitia KNIP sebagai pelaksana pemerintahan sementara (semacam kabinet), dan mengangkat secara aklamasi Sukarno-Hatta sebagai presiden dan wapres pertama (dengan pertimbangan merekalah yang menadatangani teks proklamasi). Setelah pulang rapat, sebagai seorang presiden, Sukarno yang kelaparan melihat penjual sate yang bertelanjang dada dan nyeker. Beliaupun mengucapkan kalimat pertamanya sebagai presiden dalam memerintah rakyat Indonesia, "sate ayam lima puluh tusuk"--mungkin kalimat historis ini mengilhami Suzanna dalam adegan kuntilanak memesan sate di film horornya -- Tidak ada penjelasan rinci, apakah setelah makan sate di pinggir selokan itu Sukarno membayar ke penjual sate atau malah memanfaatkan posisinya sebagai presiden untuk makan gratis....

    Tentang sikap playboy Sukarno memang tak pandang bulu. Mulai dari ibu-ibu yang sudah berumah tangga (Inggit) sampai artis Hollywood. Yang paling terkenal tentu saja Marlyn Monroe. Pada "perayaan" hari Pancasila 1956, Sukarno merayakannya dengan acara makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Selain Marlyn, yang hadir saat itu adalah artis-artis ngetop seperti Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan (25 tahun kemudian menjadi Presiden AS). Marlyn yang manja bahkan memanggil Sukarno sebagai "Prince Sukarno" bukan "Mr. President"



    ---------- Post Merged at 02:30 PM ----------

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Btw, seingatku, dulu Gie juga punya klub film dan pernah nonton film porno juga, kan? *koreksi bila aku salah*
    Betul. Bagaimanapun Gie adalah seorang mahasiswa dan anak muda. Selain kutu buku, dia juga senang pergi ke pesta, ikutan kegiatan Mapala, gemar nonton film termasuk film porno, dan sering melontarkan lelucon-lelucon jorok kalau tidak sedang serius. Gie sangat kritis, dan kekritisannya itu salah satunya didapat dari pergaulan. jadi, sangat wajar sekali jika dia melebur dan bersikap seperti mahasiswa lain pada masanya
    Last edited by Geminga; 28-08-2012 at 03:53 PM.
    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

  4. #64
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    OOT dikit.
    mau tanya.
    Kalau mau baca2 tentang rapat-rapat di BPUPKI, sumbernya apa saja ya?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  5. #65
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,352
    wah, saya ikutan urun rembug deh
    sapa tau bisa jadi nambah wawasan

    soalnya ngebaca tulisan kop-may sekalian ada yang memandang sisi keplayboyan bung karno sebagai sesuatu hal yang miring
    sehingga hal ini menjadikan gap untuk bisa belajar lebih jauh tentang kehebatan bapak bangsa ini
    minimal menjadikan gap bagi yang membacanya

    yang ane tau, keplayboyannya beliau ini semacam salah satu hadiah buat beliau, makanya keplayboyan beliau ini tidak berakibat konflik dan kerusuhan
    wanita-wanitanya juga ikhlas2 aja, bahkan tetap cinta dan anak-anaknya pun tidak ada yang reseh sampe sekarang

    jadi menurut hemat saya, percuma aja kalo sisi playboynya ini disikapi secara sinis, karena ente sama aja sinis sama "Yang Ngasih Hadiah'
    mending dipelajari aja dan di teladani untuk kemudian dipraktekin di kehidupan semua hal baik-baik yang sudah dicontohkan

    silakan dilanjut
    tarik maaaang.....

  6. #66
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    OOT dikit.
    mau tanya.
    Kalau mau baca2 tentang rapat-rapat di BPUPKI, sumbernya apa saja ya?
    Semacam ini?
    Risalah Sidang Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Bpupki), Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Ppki), 28 Mei 1945 22 Agustus 1945
    Tetapi buku ini terlampau teknis dan kering (khas buku-buku sejarah terbitan negara). Kalau mau membaca buku-buku yang menceritakan sejarah dari sisi lain yang penuh intrik sejenisnya, saya rasa di toko buku sudah banyak buku-buku sejarah yang melihat peristiwa sejarah dari sudut pandang baru dan berbeda.

    Khusus untuk sidang BPUPKI/PPKI, biasanya juga ditemukan di buku-buku yang bagian konspirasi/agama karena pandangan tentang sidang BPUPKI yang dituduh berubah dari agamis menuju sekuler.
    Karma: No need for revenge. Just sit back and wait. Those who hurt you will eventually screw up themselves and if you're lucky, God will let you watch

Page 4 of 4 FirstFirst ... 234

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •