orang Islam yang Muhammadiyah tidak menyelenggarakan acara-acara begituan, karena memang tidak ada aturannya di Qur'an maupun Hadits..

Buya Hamka di sebuah bukunya (saya lupa judulnya) juga menyebutkan bahwa acara tersebut adalah RITUAL AGAMA HINDU dari India, jadi bukan kebudayaan..

di dalam Kitab agama mereka diyakini bahwa pada setiap hari-hari tersebut, roh orang yang meninggal datang menengok keluarganya, sehingga untuk menyambut kedatangan roh yang meninggal tersebut, keluarganya menyediakan makanan kesukaan orang yang meninggal, segala manisan, makanan yang lezat, minuman manis, buah-buahan..

pada setelah hari ke-1000, roh itu tidak akan datang lagi, akan pergi selama-lamanya karena setelah ini dia akan menjalani kehidupan barunya dengan reinkarnasi..
untuk itu keluarganya menyediakan "rumah" untuknya, sebagai tempat untuk menunggu masa reinkarnasinya tiba.. rumah itu dilambangkan dengan cungkup dan kijing (nisan)..

saya seorang vegetarian, makanya oleh keluarga sahabat saya ini, saya dianggap sebagai Orang Suci.. (hihihi.. )
itu karena sangat kentalnya animisme dan dinamisme dalam ajaran agama mereka..
bagi orang Hindu India, orang yang vegetarian (sehingga bersih dari unsur binatang dan kebinatangan di dalam dirinya), dan rajin beribadah, apapun agamanya, mereka akan bilang itu "Orang Suci" ..