Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 39 of 39

Thread: Selamatan/Kenduri untuk Almarhum

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    Quote Originally Posted by Agitho_Ryuki View Post
    lalu, apakah lantas itu bisa disebut suatu kesalahan??

    soal kesalahan atau tidak, yang jelas kalau mau mengacu kepada Kitab Suci masing-masing, kita bisa melihat lah itu hal yang keliru atau tidak, diatur oleh agama kita atau tidak, perlu dilakukan atau tidak..
    bukankah manusia diciptakan dengan 5 panca indera dan akal untuk berpikir?
    jadi tidak perlu diperdebatkan lagi..

    tapi kalau mau tetap melestarikannya sebagai bagian dari Adat istiadat, budaya, dengan mengabaikan soal agama... itu terserah masing-masing Individu..
    karena toh soal apa yang kita lakukan di dunia, nantinya juga akan kita pertanggungjawabkan sendiri ke akhirat...
    soal menyimpang atau tidak, Tuhan yang akan menilai kita menyimpang atau tidak..

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  2. #2
    betul jengpul

    itu dari satu aspek, aspek laennya
    klo itu dipandang sbg amalan atau apa istilah lainnya dlm sudut pandang ajaran islam misalnya
    besaran mana antara manfaat dibanding mudharatnya?
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  3. #3
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    kalau saya sih bukan acaranya yang penting.. tapi kumpul-kumpul, takziah sambil pengajian, itu lebih baik lah... sambil nambah2 ilmu, ngundang Kyai kasih ceramah untuk penghiburan juga...

    tapi kan TIDAK HARUS atau WAJIB di hari-hari itu... TIDAK PERLU DITENTUKAN HARINYA...
    kapan pun keluarga duka mampu, ya kalau mau bikin pengajian ya monggo...

    soal hari? ya kapan punya dana aja, TIDAK WAJIB di hari ke-3, ke-7, ke-40, dst...

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  4. #4
    jare putu ne wong muhammadiyah ,... lah kok koyo wong nu ?

  5. #5
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    Quote Originally Posted by youngblue View Post
    jare putu ne wong muhammadiyah ,... lah kok koyo wong nu ?
    Muhammadiyah kan Organisasi... dan keanggotaan Muhammadiyah itu tidak seperti NU, yang kalau punya orang tua NU otomatis anak-anaknya menjadi NU..
    kalau Muhammadiyah, biarpun orang tuanya Muhammadiyah, kalau anaknya nggak daftar jadi anggota Muhammadiyah dan nggak punya Kartu Anggota, ya berarti bukan anggota Muhammadiyah... ekekekeke...

    dan Muhammadiyah nggak kaku kok...

    lagipula baca yang teliti to...

    kalau saya sih bukan acaranya yang penting.. tapi kumpul-kumpul, takziah sambil pengajian, itu lebih baik lah... sambil nambah2 ilmu, ngundang Kyai kasih ceramah untuk penghiburan juga...

    tapi kan TIDAK HARUS atau WAJIB di hari-hari itu... TIDAK PERLU DITENTUKAN HARINYA...
    kapan pun keluarga duka mampu, ya kalau mau bikin pengajian ya monggo...

    soal hari? ya kapan punya dana aja, TIDAK WAJIB di hari ke-3, ke-7, ke-40, dst...
    NOTE : Bikin Pengajian... bukan Kenduri atau Selametan

    aku nggak cuma Buyut, Putu, tapi Anak, juga ANGGOTA (tapi Kartu Anggotaku embuh ketlingsut dimana)... kekekeke...

    tapi kita nggak kaku kok... kalau tetangga ngadain acara tersebut dan kita diundang ya kita mau kok datang... untuk SOPAN SANTUN.. sebagai ETIKA BERTETANGGA...
    yang penting kita lihat positifnya saja... kalau dengan cara begitu bisa mempengaruhi mereka sedikit demi sedikit untuk meninggalkan, why not??

    jangan memukul satu kayu hingga berantakan kalau kita ingin mempersiapkan kayu bakar, karena kalau remuk berantakan tidak akan menjadi kayu bakar yang bagus, dan hanya akan menjadi bahan bakar arang..
    tetapi belahlah sedikit demi sedikit dengan kapak hingga terbelah dengan sempurna, sehingga bisa menjadi kayu bakar yang bagus...
    Last edited by fullmoonflower; 20-03-2011 at 07:44 PM.

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  6. #6
    NOTE : Bikin Pengajian... bukan Kenduri atau Selametan

    aku nggak cuma Putu.. tapi Anak.. juga ANGGOTA... kekekeke...

    tapi kita nggak kaku kok... kalau tetangga ngadain acara tersebut dan kita diundang ya kita mau kok datang... untuk SOPAN SANTUN.. sebagai ETIKA BERTETANGGA...
    yang penting kita lihat positifnya saja... kalau dengan cara begitu bisa mempengaruhi mereka sedikit demi sedikit untuk meninggalkan, why not??

    jangan memukul satu kayu hingga berantakan kalau kita ingin mempersiapkan kayu bakar, karena kalau remuk berantakan tidak akan menjadi kayu bakar yang bagus, dan hanya akan menjadi bahan bakar arang..
    tetapi belahlah sedikit demi sedikit dengan kapak hingga terbelah dengan sempurna, sehingga bisa menjadi kayu bakar yang bagus...
    lah nek flesibel ajaran muhamadiyah kok aku beberapa kali dibilangin laknatullah karo adik mu sabiq gara-gara aku pro alkhafi ...he...he...he , sabig suruh joint ke sini mbak, biar kita tuntaskan diskusinya di sini aku dah minta kesini belum gabung-gabung juga tuch,.... he...he....he

  7. #7
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    hahahahaha...

    tiap orang punya pandangan dan cara masing-masing, YB...

    adikku Sabiq mungkin punya cara dan pandangan sendiri dalam menjalankan tuntunan agamanya..
    mungkin dia agak lebih keras, sedangkan aku lebih fleksibel...
    Sabiq dan aku sama-sama dari satu garis moyang di jaman Walisongo dulu... tapi kami punya cara berbeda...

    boro-boro aku dengan Sabiq yang tidak sedarah kandung.. lha wong antara aku dengan kakakku dan adik-adikku masing-masing kamu punya cara dan pandangan yang berbeda kok...
    tapi yang penting kan satu tujuan... hehehe...

    Yoh, nanti tak bujuke... xixixixi...

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  8. #8
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    Memang untuk langsung di hapus tidak mungkin. Karena dengan cara itu lah Islam masuk ke Jawa.. Tapi sekarang sudah mulai ada sedikit perubahan...
    7 hari tidak pas 7 hari kadang 5 hari, kadang 6 hari dan kadang8 hari...
    begitu juga dengan 40 hari, 100 hari de el el...

    Tentunya untuk menghapusnya kita perlu menunggu generasi adat tersebut hangus (habis)..
    Tapi kalo aku melihatnya lebih setuju itu sebagai adat budaya bangsa yang perlu dilestarikan..
    bukan suatu ritual agama.. Jadi kalo mau ngadaken ya silahkan, kalo ga ya silahkan. Yang penting saling menghormati satu sama lain... Gak usah menjudge "salah" atau "benar". Yang jelas tidak ada salahnya kumpul bareng-bareng dan bersama berdoa, saling menyambung tali Silahturahmi sesama umat Muslim...
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  9. #9
    klo kumpul2 baca doa bersama, kapan saja, dimana saja
    tentu baek dan boleh2 saja githo

    klo kudu dipaskan dng hari matinya sianu
    peringatan hari ke-100 kematian potong ayam
    peringatan hari ke-1000 kematian potong kambing
    weeh ... luar biasa ongkosnya boss, coba klo dana tsb
    dimanfaatkan atau didermakan ke hal2 produktif, pasti
    tepat guna n gak sia2 yak

    Jd bkn hanya untuk menjamu makan orang2 yng notabene
    boleh dibilang bkn lagi tergolong kelaparan (butuh bantuan).
    salah kaprah yng terlanjur berurat-akar n mendarah-daging
    Susah meluruskannya, takut kwalat atau dicemooh lingkungan katanya
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  10. #10
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    klo kumpul2 baca doa bersama, kapan saja, dimana saja
    tentu baek dan boleh2 saja githo
    Ya iya...
    klo kudu dipaskan dng hari matinya sianu
    peringatan hari ke-100 kematian potong ayam
    peringatan hari ke-1000 kematian potong kambing
    weeh ... luar biasa ongkosnya boss, coba klo dana tsb
    dimanfaatkan atau didermakan ke hal2 produktif, pasti
    tepat guna n gak sia2 yak
    Yah kan perlu proses.. islam masuk ke Indonesia awalnya memang begitu.. yang dulu selama 7 hari mbakar menyan dan nyediain sajen dan kembang tujuh rupa, disulap jadi tahlilan... Bisa kusebut transisi kebudayaan dari Hindu ke Islam. Karena Islam masuk ke Indonesia lewat perdagangan dan kebudayaan bukan lewat senapan dan meriam kayak agama tetangga sebelah..
    Jd bkn hanya untuk menjamu makan orang2 yng notabene
    boleh dibilang bkn lagi tergolong kelaparan (butuh bantuan).
    salah kaprah yng terlanjur berurat-akar n mendarah-daging
    Susah meluruskannya, takut kwalat atau dicemooh lingkungan katanya
    Itu lah mbah.. Tapi kalo ditempatku gak perlu mbeleh kambing.. paling ya cuma kayak yang dibilang bu Pullmun. Sekampung ikut bantu, ada yang nyumbang gula, beras, teh, mie instan, de el el... Jadi tuan ruma cuma modal tempat dan modal tenaga, dan uang mungkin sekitar 150rb...

    Tapi ya itu, kalo mau bener-bener ilang nunggu generasi yang menganut ini punah dulu.. karena sudah mendarah daging, sulit untuk dirubah...
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  11. #11
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    bentoel mbah... lebih baik ngadain pengajian di rumah sambil ngundang anak yatim...
    ngaji, dilanjut makan2, sambil bikin ramai rumah orang yang meninggal, supaya keluarga yang ditinggal juga nggak kesepian...

    kalau di kampung saya di Yogya, kalau ada acara begini, para tetangga gotong royong.. ada yang memasakkan nasi, ada yang memasakkan lauk, ada yang minjamin peralatan, ada yang minjamin tikar.. keluarga yang meninggal cukup nyiapin tempat saja... itu untuk hari ketujuh...
    hari-hari 1-6 keluarga nyediain snack dan tetangga kampung yang bikinin teh..

    makanya adat istiadat penduduk kampung, kalau menyumbang orang meninggal biasanya nyumbang gula dan teh.. untuk sumbangan beras diambil dengan jimpitan dimintai dari seluruh tetangga..

    itu yang saya lihat yang berlangsung di kampung tempat saya tinggal..
    kalau keluarga saya sendiri sih nggak ada gitu-gitu..
    bahkan sampai ditanyain tetangga sebelah : "mbak, dik Weni udah setahun to? kok nggak dislametin? bapak juga udah 40 hari ya?" ..
    saya jawab : "Insya Allah selamat, mbak.. mohon doa saja untuk adik dan bapak saya, matur nuwun "

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  12. #12
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    Ini biasa dilakukan oleh keluarga yng berduka cita
    usai jenazah dikebumikan, biasa ada ritual ikutan spt ini:
    - 3 harinya
    - 7 harinya
    - 40 harinya
    - 100 harinya
    - Tahunannya
    - 1000 harinya

    Hari2 tsb diperingati dng mengadakan kumpul2 baca doa
    kemudian ada hidangan makan bersama (baca kenduri)
    undangan terdiri dari kerabat, tetangga plus komunitas tertentu

    Hal yng ingin dibahas:
    Apakah kebiasaan spt ini hanya dilakukan oleh umat islam saja?
    jika hanya oleh umat islam saja, apakah hanya penganut tradisi/ajaran tertentu?
    Apakah hanya terjadi didaerah jawa saja?, lebih jauh lagi, apakah ada dasar ajarannya
    dlm islam?
    Mbah, kalau pake adat jawa, ngitungnya hari pasaran...itu loh...Pon-Legi-Pahing-Kliwon-Wage...jadi ada 5 hari pasaran, bukan seminggu ngitungnya...

    Jadi gitungnya sepasar (5 hari), selapan (bukan 40 hari, tapi 35 hari), dll gituh...lupa ai, kemaren baru liat2 tanggalan

  13. #13
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    urutannya pon-wage-kliwon-legi-pahing:
    hai hai hai......

  14. #14
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    tapi di tempatku masih 7hari, 40hari, 100hari, 1000hari. Biasanya emang dikendurikan.
    Dulu2 sih pakai besek-an, kebanyakan gak dimakan.
    Mulai kesini, muncul kebiasaan baru, pakai sembako-biasanya pas 1000 harian-. Isinya beras, telur, mi instan, gula, teh, ama kadang ada sajadahnya atau sarung, ama dibagikan yasinan ada gambar si empunya. Keanya lebih bermanfaat. Mungkin maksudnya minta si empunya didoain agar diringankan di alam kubur.
    hai hai hai......

  15. #15
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    kadang-kadang yang bikin aneh dari tradisi ini (katakanlah kalau tidak mau disebut sebagai ritual agama Hindu yang masih dilestarikan), yaitu, para ahli waris yang meninggal (istri dan anak-anak), kadang-kadang malah nggak ikut yasinan, tapi malah ngrumpi di dapur, atau ikutan sibuk nyediain teh, nyiapin makanan... atau bisa juga sambil ikutan yasin, tapi pikirannya ke dapur melulu, atau lagi baca yasin malah diinterupsi sama bagian dapur kalo ada hidangan yang kurang, dll...

    Doh!! #-(

    lha padahal sesuai tuntunan Islam, do'a yang dikabulkan itu bukan do'a tetangga, tapi do'a anak-anaknya...
    lha gimana mau khusyu berdo'a supaya do'a untuk orang tuanya dikabulkan Allah, kalau sedikit2 diinterupsi untuk urusan dapur, atau malah nggak ikut yasinan dan do'akan ortunya malah ngrumpi sama ibu2 di dapur ...

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  16. #16
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    tapi aku udah jarang lihat yang kea gitu bu.... Ya mungkin dengan semakin baik pendalaman agama, jadi ya gak begitu mewajibkan kendurian di kampungku.
    Kalau dulu waktu kecil, besek kenduri itu udah kea sebuah berkah... Rebutan telur, ayam, nasi gurih... Atau uang seribuan di bawah beseknya.. Siapa cepat dia dapat...
    Kesininya beranjak dewasa, hal itu sudah bukan barang mewah lg.. Malah kadang gak dijamah sama sekali...
    hai hai hai......

  17. #17
    Barista fullmoonflower's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    antara maya dan nyata
    Posts
    739
    Quote Originally Posted by eve View Post
    tapi aku udah jarang lihat yang kea gitu bu.... Ya mungkin dengan semakin baik pendalaman agama, jadi ya gak begitu mewajibkan kendurian di kampungku.
    Kalau dulu waktu kecil, besek kenduri itu udah kea sebuah berkah... Rebutan telur, ayam, nasi gurih... Atau uang seribuan di bawah beseknya.. Siapa cepat dia dapat...
    Kesininya beranjak dewasa, hal itu sudah bukan barang mewah lg.. Malah kadang gak dijamah sama sekali...
    Kalau memang semakin baik dalam pendalaman agama, pastinya sudah lebih paham bahwa ritual memperingati 3 hari, 7 hari, 35 hari, 100 hari, 1 tahun, 2 tahun, dan 1000 hari orang meninggal itu adalah RITUAL AGAMA HINDU untuk menyambut ROH orang yang meninggal yang menengok keluarganya sebelum roh tersebut menjalani REINKARNASI sesuai karmanya setelah hari ke-1000 dia meninggal dunia... dimana ritual ini telah mengalami akulturasi dengan budaya Jawa (karena pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu di Jawa, sebelum Islam masuk), dan sulit dihilangkan karena kepercayaan orang Jawa terhadap roh dan makhluk halus masih sangat kuat hingga saat ini...

    Islam sendiri tidak menolak mentah-mentah adanya hal-hal yang bersifat ghaib, Tuhan ghaib, malaikat ghaib, syaithon ghaib, jin ghaib...
    Keimanan kepada hal yang ghaib dalam Islam ini pun disalah artikan, dan justru malah memperkuat tradisi ritual hindu di masyarakat Jawa yang berhubungan dengan hal-hal yang ghaib..

    hmmm... PR bagi ulama untuk meluruskan....
    Last edited by fullmoonflower; 27-03-2011 at 11:12 AM.

    CAPPUCCINO AND TIRAMISU LOVER

  18. #18
    bagaimana mao meluruskan
    wong "ulama" yng terlibat malah mendapat semacam privilege
    "upah doa n jatah kendurian lebih banyak"
    masa rejeki halal mao ditolak? (baca dihilangkan)
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  19. #19
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    hehehehe...betul mbah pasing, ambengnya lebih besar buat pembaca doa

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •