Jati diri gw didapatkan setelah bekerja cukup lama pada sebuah sekolah swasta di Lippo Karawaci. Tempaan setiap hari ketika menghadapi siswa-siswa yang beragam macamnya, orang-orang tua yang beragam keinginannya, dan guru-guru serta kepala sekolah yang beragam gaya mengajarnya membentuk diri gw yang sekarang ini ada. Bukan lagi gw mencari jati diri seperti layaknya ABG-ABG yang membutuhkan sebuah "idol" dalam wujud apapun, tetapi gw justru mendapatkan jati diri yang khas dalam diri gw sendiri dan tak ada bandingannya dengan orang lain setelah bekerja. Sekarang gw lebih berani mengatakan "I am who I am" berkat seluruh pengalaman gw di sekolah itu.