Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 30 of 30

Thread: Skizophrenia

  1. #21
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Sebetulnya sudah waktunya digalakkan Hari Kesehatan Jiwa, Hari Lansia sudah mulai digalakkan. Zaman sekarang ini tuntutan hidup orang semakin tinggi, persaingan hidup juga semakin ketat, lahan juga makin sempit, dan permasalahan hidup orang juga makin kompleks, sehingga memicu orang menjadi stres, frustasi, lama2 depresi yang akhirnya bisa membuat orang melakukan tindakan yang tidak terpuji atau bahkan hilang ingatan alias gila. Di Jepang kenaikan kelas bukan ditentukan oleh nilai, tapi rangking, kalo gak salah rangking 15 dari bawah tidak naik kelas meskipun nilainya bagus, akhirnya banyak dari mereka yang bunuh diri atau putus sekolah jadi pekerja kasar, dsb.

  2. #22
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Schizophrenia itu cacad otak, bentuknya bisa bermacam2.
    Saudara gw juga ada yg kena Schizophrenia, dia gak denger2 suara atau halusinasi, cuma masalah emosi yg tak terkontrol dan jalan pikiran yg tak berarah.

    Psikolog sering menghubungkan Autism dengan Schizophrenia, menurut penelitian para anak dari penderita Schizophrenia kemungkinan besar bisa mengidap Autism.

    Schizophrenia muncul di usia dewasa, biasanya tanda2 awal muncul di usia 17 tahun.

    Lalu apa hubungannya Schizophrenia dengan nabi palsu ?

    Dunia barat dikuasai oleh faham materialisme, mereka tidak percaya urusan supranatural.

    Misalnya cerita Yesus mengusir setan yg merasuki orang, itu di interpretasikan sebagai teknik penyembuhan Schizophrenia.

    Kalo menurut gw pribadi, orang bisa melihat hantu asli, tapi bisa juga disebabkan oleh halusinasi, ada perbedaan antara keduanya, scientist barat gak mau tahu hal ini, mereka pukul rata semua urusan supranatural di judge sebagai tanda2 Schizophrenia.
    Dulu waktu papaku masih menjabat jadi direktur rumah sakit, ada seorang perawat berwajah Indo sering nangis sendiri dan gelisah karena ditinggal suaminya dinas ke luar kota dan dia sendirian di rumah. Lalu dibawa ke psikiater, setelah minum obat ternyata cuma tidur saja gak produktif sampai akhirnya dipanggil oleh suster kepala lalu dibawa ke papaku. Lalu papaku bilang, coba baca buku rohani yang bagus. Setelah dia membacanya akhirnya dia mulai tenang dan gembira, lalu kerja lagi dan gak minum obat lagi. Jadi belum tentu gejala semacam kejiwaan itu bisa diobati psikiater, kadang2 yang diperlukan justru seorang rohaniwan atau orang yang bisa menjadi penasehat rohani.

  3. #23
    pelanggan
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    70
    ^
    ^
    Mil, lebih baik kamu baca2 dulu soal skizophrenia.
    Yang kamu ceritain itu ga masuk kategori skizophrenia. Cara penangannya spt itu ya ga heranlah kalo bisa berhasil. Coba kamu tanya ayahmu yg direktur rumah sakit itu, bisa ngebedain ga skizophrenia sama depresi/anxiety. Mudah2an ga salah pengertian jg.
    Last edited by Glass; 16-08-2012 at 09:27 AM.

  4. #24
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Penderita skizophrenia bisa dideteksi dengan PET-Scan bahwa ada ketidakseimbangan dopamin di otaknya, kalo neurosis serotoninnya yang tidak seimbang. Otak narapidana kalo difoto menggunakan PET-Scan beda dengan otak orang normal, otak narapidana terlihat agak menciut dibandingkan orang normal, sedangkan penderita Skizophrenia lebih parah lagi. Gepeng (gelandangan dan pengemis) juga ada yang mengidap psikotik jenis Simple Skizophrenia.

  5. #25
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Simptom nya bisa dijelaskan?

    Yg dari luar aja, ga usah sampe ke dalam-dalamnya.

  6. #26
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Ini mau ngebahas schizo dari sisi medis apa tentang membedakan antara orang schizo dengan para shaman?
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  7. #27
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Quote Originally Posted by Serenade View Post
    Simptom nya bisa dijelaskan?

    Yg dari luar aja, ga usah sampe ke dalam-dalamnya.
    Skizophrenia itu termasuk jenis psikosis.

    Psikosis adalah penyakit jiwa sehingga penderita sudah tidak bisa lagi hidup di dunia nyata, sedangkan neurosis masih bisa, contohnya: melihat sesuatu atau mendengar, atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada, memiliki rasa curiga, takut, cemas, kuatir yang berlebihan sehingga timbul halusinasi yaitu merasa ada orang yang mengatakan negatif, mau membunuh, menyerang dirinya dll padahal sebenarnya tidak ada hanya timbul dari perasaan sendiri yang berlebihan dan tidak masuk akal.

    http://en.wikipedia.org/wiki/Psychosis

  8. #28
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Jadi pengobatan skizoprenia mnrt Milnalev itu biasanya spt apa?

  9. #29
    pelanggan
    Join Date
    Aug 2012
    Posts
    269
    Quote Originally Posted by Serenade View Post
    Jadi pengobatan skizoprenia mnrt Milnalev itu biasanya spt apa?
    Penderita skizophrenia harus dirawat di RSJ atau klinik psikiatri di bawah pengawasan psikiater dan perawat psikiatri, kalo neurosis, gangguan kepribadian/perilaku gak usah, cukup rawat jalan saja oleh psikiater.

  10. #30
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Bagus sudah ngerti rupanya

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •