nah iya, aku bilang juga dari kaca mata investasi, kalau buat dana harian (termasuk emergency) ya ga diitung buat investasi.
misal saya lagi hamil nih, saya tetap ada dana emergency yang ditaruh di bank, sifatnya emang amat sangat liquid, walo tengah malem musti ke UGD juga ga ada masalah, hampir sama ama uang biasa, gesek di berbagai RS atau toko bisa.
yang jadi masalah adalah kadang orang suka salah mendefinisikan lembaga keuangan, dan tidak menaruh dana-nya sesuai kebutuhan.
misal kalau asuransi itu ya untuk proteksi
reksadana, beli properti untuk investasi
tabungan, untuk keperluan sehari-hari
emas, untuk menjaga nilai
yang terjadi, ada yang menabung dengan tujuan investasi
asuransi untuk tujuan investasi, walau ga salah juga, tapi akhirnya malah jadi rugi sendiri karena ga sesuai dengan tujuannya, tadinya maksud buat investasi, malah kegerus inflasi uangnya jadi berkurang nilainya.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote