Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast
Results 41 to 60 of 67

Thread: klinik t*ngf*ng

  1. #41
    pelanggan tetap win66ih's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,035
    Pantesan bang oma jadi rada rasis akhir2 ini...
    ENAKNYA, DI KOPIMAYA SIH KITA NGGAK PERNAH KEPENUHAN APALAGI MAIN TENIS

  2. #42
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    sepertinya klinik tong fang ini luar biasa dan menerima berbagai macam orderan
    apa sudah ada yg pernah pesan bikin pagar di klinik ini ?

  3. #43

  4. #44
    Dinas Kesehatan "Sentil" Iklan Klinik Tong Fang

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Bambang Suheri mengatakan Klinik Tong Fang telah memiliki izin praktik. "Keberadaan dan izin klinik dan obat-obatannya sudah ada," kata Bambang kepada Tempo, Ahad, 12 Agustus 2012.

    Hanya saja, lanjut dia, klinik tersebut bermasalah dari sisi iklan. Kehadiran Klinik Tong Fang mulai menarik perhatian publik lantaran iklannya yang gencar ditayangkan di televisi.

    Menurut Bambang, promosi pelayanan kesehatan tradisional Cina yang terletak di Plaza Pasifik, Kelapa Gading, Jakarta Utara, itu menyalahi aturan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

    Aturan yang dilanggar adalah Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan, serta Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 386/Men.Kes/SK/IV/1994 tentang Pedoman Periklanan Obat Tradisional.

    "Kekurangan iklan itu ada pada kata-kata yang terlalu memuja. Padahal perlu ada pembuktian di testimoni para pasien yang memuja kebaikan klinik itu," ujarnya.

    Terkait iklan tersebut, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, lanjut Bambang, sudah memberi peringatan dan memanggil manajemen Tong Fang, bulan lalu. "Kami meminta mereka mengubah iklan di media massa," katanya.

    Bambang menambahkan, kini kalimat pada testimoni yang berlebihan tadi sudah tidak ada. Hingga saat ini, lanjut Bambang, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara belum menerima keluhan dari masyarakat terkait iklan maupun pelayanan Klinik Tong Fang.

    Mengenai iklan tersebut, Klinik Tong Fang menolak berkomentar. "Kami tidak bisa menanggapi," kata petugas yang tak mau menyebutkan namanya kepada Tempo, Ahad, 12 Agustus 2012. Ia mengaku tidak berwenang memberikan keterangan apa pun kepada media massa. Saat hendak mengkonfirmasi kepada atasannya, petugas tadi mengaku bosnya sedang keluar kota.

    MITRA TARIGAN
    you can also find me here

  5. #45
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Masa cuma bilang terima kasih tong fang aja dibilang memuja?

  6. #46
    kesaksian "korban", ada temen FB yg udah berobat dr Tong Fang (buset harganya mahal amat yak ), dan diterusin ke milis jurusan.

    Spoiler for ceritanya agak panjang jd dispoiler aja biar indah:

    Latar belakang, gw punya penyakit fibromyalgia dan chronic fatigue syndrome atau sejenisnya yang bikin badan constantly sakit dan cape meskipun ga ngapa-ngapain, dokter bagian rheumatologi bilang itu ga bisa disembuhin at this moment. Once, nyokap bilang, "Eh, ada klinik deket rumah masuk ke metro tv lho, klinik traditional chinese medicine gitu, nanti ke sana yuk, konsultasi gratis.". Gw bilang, "Ga ah ma, rada ga percaya.". Nyokap gw bilang lagi,"ya kan konsultasinya gratis, coba aja."

    And so we went there.Disambut sama satu penerima tamu, sama dia dianter ke lantai dua, ditanya, "Ibu ato cici ada yang bisa mandarin ga?". "Dia ga bisa, saya cuma bisa dikit-dikit aja.", kata nyokap. Lalu kami masuk ke satu ruangan, di mana ada satu ibu-ibu dari cina daratan yang ga bisa bahasa Indonesia, dan penerima tamu tadi bertindak jadi penerjemah.

    T: "Jadi keluhannya apa?"
    L: "Saya sakit punggung terus selama 2 tahun belakangan, sakit sekali di beberapa titik, lalu selalu cape dan lemes kaya ga ada tenaga meskipun makan dan tidur teratur. Udah ke dokter sih, katanya fibromyalgia, penyakitnya sendiri belom terlalu jelas penyebabnya apa, mungkin juga berhubungan sama syaraf otak, tapi ga bisa sembuh, jadi cuma dikasih painkiller dan suntikan."

    Tangan gw dicek, dan gw disuruh julurin lidah untuk dicek juga, dan tangannya ditaroh beberapa cm di atas badan gw.

    T: "Kalo menurut dokter kan seperti itu, kalo saya cek, itu sepertinya ada penyumbatan di titik-titik energi di badan kamu. Ini bisa diobatin, jadi biar sakitnya hilang, aliran energinya lancar lagi."
    L: "Kalo kata dokter kan ga bisa sembuh."
    T: "Iya, itu kata dokter. Dokter itu dapet duit dari mana? Dari tiap kali kamu ke sana, makanya dokter maunya kamu dateng terus. Makanya cuma dikasih painkiller. Pengobatan barat itu cuma menghilangkan gejala, ga menyembuhkan dari inti permasalahannya."
    M: "Oh gitu ya, misalnya kami mau coba paket pengobatan Tong Fang, berapa ya?"
    T: "Ada 3 jenis kalo untuk keluhan kayak dia. Ada paket yang biasa, yang bagus, ama yang premium. Saya saranin yang premium aja sih, biar sembuhnya lebih cepet"
    M: "Harganya?"
    T: 15 juta untuk 2 minggu
    *Pingsan*

    M: "Kalo paket yang biasa berapa?"
    T: "Kalo yang biasa, 7.5 juta aja. Tapi lebih lama sembuhnya. Yang premium lebih manjur. Sayang anak bu, masih muda gini, cantik lagi, kalo sakit terus gimana nanti?"
    L: "Tapi ga ada jaminan sembuh ya?"
    T: "Oh pasti sembuh, tapi kalo kapan sembuh, itu tergantung reaksi tubuh masing-masing. Kamu ambil dulu satu paket, nanti kalo udah bener-bener sembuh, ya udah. Kalo baikan tapi agak lambat jadi satu paket ga cukup, ya ambil satu paket lagi setelahnya."
    L: "Masalahnya gini lho, saya ga percaya sama penjelasannya, bagi saya ga masuk akal. Jadi bayar segitu banyak yaaaaa ragu-ragu sih ya."
    T: "Coba cici pikir begini, 'kalo saya ke dokter, iya emang lebih murah kenanya per minggu. tapi seumur hidup saya harus balik-balik lagi, ke dokter terus.' kenanya ujung-ujungnya bakal lebih mahal kan? belom lagi efek obatnya dalam jangka panjang. bisa nyerang ginjal, hati."
    L: "Emang iya, mungkin bener, tapi apa saya bisa begitu aja yakin sama pengobatannya Tong Fang?"
    T: "Makanya dicoba dulu satu paket. Kalo ga dicoba, kan cici ga akan pernah tau."
    *mikir, anjir, bener juga ya*
    M: "Bisa kurang ga harganya? Kalo segitu sih, agak susah ya."
    T: "Wah, kita ga bisa kurang banyak bu, bahan herbalnya dari Cungkuo dan emang mahal. Dan tiap obat diracik khusus ama kebutuhan pasien."
    M: "7.5 juta sih banyak sekali kalo untuk 2 minggu, kita juga belum yakin. Bener ga bisa kurang?"
    T: "Kalo ibu mau ambil buat yang 10 hari sih bisa, tapi sayang sih, soalnya belum tentu tuntas lho."
    M: "Ga apa-apa deh, musti dicoba dulu, bakal baikan apa ngga. Berapa ya untuk 10 hari?"
    T: "Kalo yang 10 hari, kena 6 juta ci"
    M: "Wah, kurangin lagi dong."
    T: "Bentar ya ci, saya telepon Tong Fang pusat dulu buat nanya, bisa dikurangin ga"
    *proses tawar menawar yang sangat panjang*
    T: "Oke deh kalo buat cici ini gapapa, 5 juta aja buat 10 hari. Ini kita kasih paket yang bagus lho, yang 10 juta. Kasian soalnya, masih muda begini. Gapapa deh sinshe nanti kena sanksi ama pusat, yang penting cici baikan dulu. Nanti kalo bagus, bisa balik lagi. Semoga aja nantinya bisa sembuh total.
    L: *bisik-bisik* Ma, bener lho, ga usah, ini mahal banget, aku juga ga yakin. Mending juga cari alternatif lain"
    M: *bisik-bisik* Ya udalaaahhh, gapapa, buat kamu. Udah cape nawar juga. Yang penting kamu sembuh."
    M: "Bisa pake kartu ga bayarnya?"
    T: "Wah, musti pake cash. Gini aja, ntar ibu ditemenin ama staff saya ke atm. Cici nunggu di sini aja."
    *Nyokap ditemenin staff Tong Fang ke ATM*
    *HP berdering*
    M: "Lea, tadi tanya papa, kata papa jangan. Mending ke dokter aja. Coba bilang ke orangnya deh kalo dicancel gimana."
    L: "Oke ma"
    L: "Ci, tadi mama saya bilang, ternyata ga diijinin sama papa. Mau dicancel aja."
    T: "Yahhh ga bisa ci, obatnya udah diracik itu."
    (Pikir gua, ******* DASAR CINA PINTER NGOMONG. Oke gua sendiri juga cina, tapi cina ini bener-bener cina sekali)
    *Nelpon nyokap*
    L: "Ma, katanya ga boleh, udah diracik soalnya."
    M: "Yaudalah mama tarik duitnya."

    Kemudian gw dikasih 5 macam obat kalo ga salah. Pil kuning, pil merah, obat bubuk untuk diseduh dan diminum, obat cair yang udah dimasukin dalam paket plastik, dan satu bubuk yang dicampur air dan ditempel di kaki untuk detoks.

    Oke, biarpun bete, ga ada salahnya dicoba. Kali-kali manjur (kali-kali...)
    Kalo ga salah 2 tablet kuning dan merah 3 kali sehari, satu bungkus jamu cair pagi dan malam, obat bubuk pagi dan malam, sama obat untuk detoks dicampur air dioleskan di kain kassa dan ditempel pada saat tidur, 3 hari sekali. Jika kaki berubah ungu atau biru atau hitam, artinya racun sedang dikeluarkan. Setau gua, DETOKS ITU DARI HATI, bukan dari kaki. Oke yasudahlah.
    Hari 1: Ga ada perubahan
    Hari 2: Ga ada perubahan. Paginya saat mengecek tempelan obat detoks di kaki. Wah, biru!!

    BIRUNYA SEPERTI ITU! Gw curiga itu cuma bahan kimia yang bisa berubah warna dan pigmennya nempel di kaki. Abis ga mungkin banget birunya!!! Warnanya terang dan 'sintetis' sekaleeeee.

    Note: Gw ga menuduh itu cuma pigmen lho, tapi gw curiga banget karena satu, gw ga percaya detoks dari kaki. dua, warnanya 'sintetis' sekali.
    Hari 3: Ga ada perubahan
    Hari 4: Agak berdebar-debar, agak keringetan dan lebih aware. Gw pikir mungkin tanda-tanda bagus
    Hari 5: Sama seperti hari 4
    Hari 6: Gw makan siang, tiba2 berdebar-debar parah banget, panik, keringet dingin, muka jadi kaku terutama bagian pipi dan rahang dan lidah. It feels like I am super aware of my environment. My sweating, my breath, how my tongue touches the soft palate in my mouth, the placement of my jaw, the contraction of my cheekbones, my heartbeat. Ini gila. Gw telpon bokap nyokap, bokap gw bilang, mungkin dari obat, stop aja obatnya. I stopped taking it since that day.Pada hari 9-10 syukurlah gw udah baikan. Tetep aja sakit punggung though, ga ada perbaikan sama sekali.

    Kesimpulannya, gua ga tau itu obat isinya apaan, tapi effectnya really uncomfortable and freaky, dan it did not make any improvement.

    Sebenarnya proses yang terjadi, segala percakapan di klinik, itu lebih panjang dari yang gw tulis, tapi berhubung kejadiannya udah cukup lama, gw cuma tulis seinget gw aja. Itu cuma pengalaman buruk gw berobat di klinik Tong Fang. Bloody rip-off lah, seengganya yang gw alami dulu. Yaah kalo yang sekarang bagusan, ga tau yaaa. Bisa jadi. Gw cuma mengungkapkan pengalaman sejujur-jujurnya. Ga bermaksud jadi Prita Mulyasari kedua.


    Setau saya, metode detoks dr kaki yg ampe keluar warna itu emang bukan warna dr racun yg dikeluarin, tapi dari korosi elektroda yg dipake buat nyetrum kaki...

    Sebelumnya saya sakit punggung, setelah dari Tongfang, saya menjadi sakit hati. Terimakasih Tong fang

    ---------- Post Merged at 04:29 AM ----------

    Tapi wajar sih yah semahal itu, soalnya mereka perlu juga biaya buat iklan yg amat massif ampe bikin eneg itu. Nih gambar lokasi klinik Tong Fang yg mahasakti itu:

    you can also find me here

  7. #47
    pelanggan setia Bi4rain's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Neverland
    Posts
    2,539
    Hegh...ngebacanya kok kayak rip off di pertokoan mall-mall yah?
    bisa mengerti perasaan korban, soalnya dedek gw pernah dikadalin sama ripoff pertokoan mall (bukan tongfang)
    A kid at heart

  8. #48
    sekarang iklan tongfang udah jarang ya? kayaknya mereka udah mulai "waspada"
    you can also find me here

  9. #49
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    ga ada ya warga KM yang pernah ke klinik tongfang secara langsung?

  10. #50
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    ga ada ya warga KM yang pernah ke klinik tongfang secara langsung?
    Lah itu kesaksian dari rumus pake disamarin

  11. #51
    pelanggan ndoz's Avatar
    Join Date
    Dec 2011
    Location
    surakarta hadiningrat
    Posts
    163
    Yg jelas TF ini palsu lah....
    Mau sembuh y ke dokter, bayar mahalan....jgn pakai tradisionil kecuali utk suplemen (ex: jamu seduh, kapsul jamu)

    Ga TF ga tradisional jawa.....di kota gw ada minyak munlight yg dijual di pasar klewer solo. Itu dia ngiklan pakai tape + TOA, itu iklan dr jaman gw SD sampai kuliah masih aja ada. Padahal cmn minyak...tp bs nyembuhin penyakit aneh" ahahahaha
    I am too positive to be doubtful
    Too optimistic to be fearful
    And too determined to be defeated

  12. #52
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iklannya disentil, ga boleh ngiklan model testimoni gitu, kan musti ada pembuktiannya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  13. #53
    pelanggan tetap t_cl's Avatar
    Join Date
    Dec 2011
    Posts
    584
    °~••°wk.wk.wk°••~° iklan munlait
    guru gw jaman sd sampe negur murid kalo rame dikelas, suruh ke alun alun jual munlait

    btw tiba tiba terngiang di telinga munlait munlait

  14. #54
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Cool

    Quote Originally Posted by ndoz View Post
    Yg jelas TF ini palsu lah....
    Mau sembuh y ke dokter, bayar mahalan....jgn pakai tradisionil kecuali utk suplemen (ex: jamu seduh, kapsul jamu)
    Saya setuju kalau dikatakan bahwa Klinik TF ini cenderung menipu dengan klaim yang berlebihan. Tapi itu tidak berarti bahwa seluruh klinik pengobatan tradisional cenderung seperti itu. Di RRC sendiri pengobatan tradisional dan modern bisa berjalan berdampingan. Menjadi sinshe itu ada sekolahnya, tidak boleh asal mengaku saja. Setelah lulus dari sekolah pengobatan tradisional juga tidak boleh langsung praktek, tapi harus magang dulu di tempat sinshe senior. Setelah beberapa tahun magang baru boleh buka praktek sendiri. Semua ada aturan dan standarnya.

    Mengenai pengobatan ramuan herbal tradisional, bahkan tidak sedikit dokter modern yang menggunakannya. Kalau di RRC tidak jarang ditemui ada dokter yang bertanya pada pasiennya mau diberi Xiyao (obat barat) atau Zhongyao (obat tradisonal).

    Yang jadi masalah kalau pengobatan tradisional ini berjalan secara liar tanpa regulasi dan standar yang jelas. Pengobatan tradisional Indonesia sendiri sebenarnya juga tidak kalah ampuh karena Indonesia sangat kaya akan bahan-bahan alami yang diperlukan dalam pengobatan herbal. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia jauh lebih besar daripada negara-negara di belahan utara. Jadi seharusnya ini dapat menjadi modal yang penting.

  15. #55
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    bussset gw ngakak beneran bacanya hahaha

  16. #56
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315

  17. #57
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    wah mahal banged yak klinik tong fang itu....

    jadi alasan orang2 membela TCM karena berobat ke dokter itu mahal jadi terkesan dibuat2, kalo konsul ke dokter paling mahal 100rb kan.

    yang berobat kok gak minta garansi uang kembali misal 10x pengobatan ga sembuh total uang balik.

    bapak juga dulu pernah berobat tcm model akupuntur pake obat herbal, dibilang diabetesnya bisa sembuh total, but we don't believe it (soalnya diabetes udah turun menurun di keluarga ) dilarang minum obat dokter dan cuman minum ramuan herbal.

  18. #58
    Barista lily's Avatar
    Join Date
    May 2012
    Location
    a place called home
    Posts
    12,753
    Adik saya kan punya sakit yang berhubungan ama asam lambung nya...

    Dia juga dateng ke klinik herbal gitu di Surabaya... Saya lupa apa namanya. Tapi waktu itu di Surabaya , banyak banget klinik begitu buka...

    Salah satunya yang didatengin adik saya. Dia nyewa salah satu ruangan di gedung mewah gitu...

    Sekali dateng bayar 800 rb dapet cairan dalam bungkusan gitu untuk diminum selama 1 minggu. Minggu depan harus balik. Saya sih kurang tau efeknya gimana. Cuma adik saya terus datang kesana selama 2 bulan.

    Dan kalo kata adik saya sih , ga ngefek...

    Then , Koko saya menderita migraine akut. Dia pengen coba ke klinik herbal. Saya ikut anter waktu itu. Di koran tulisannya , konsultasi gratis.

    Ternyata abis konsultasi , suruh bayar obat 350 ribu. Disana saya liat banyak orang yang keliatannya ga mampu , saya mikir kalo biayanya 350 ribu , kan lumayan gede itu. Apa ga berat buat mereka... Kasian aja sih kalo ditipu.

    Cuma sekali Koko saya kesana. Soalnya ga ngefek obatnya.

    Dan sama... Disuruh balik seminggu sekali...

  19. #59
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    masuk ke Ketawa Ngakak nih
    Setuju

    Pindahin ke ketawa ngakak dong, gw ketawa2 sendirian nih

    ---------- Post Merged at 06:58 AM ----------

    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    Saya setuju kalau dikatakan bahwa Klinik TF ini cenderung menipu dengan klaim yang berlebihan. Tapi itu tidak berarti bahwa seluruh klinik pengobatan tradisional cenderung seperti itu. Di RRC sendiri pengobatan tradisional dan modern bisa berjalan berdampingan. Menjadi sinshe itu ada sekolahnya, tidak boleh asal mengaku saja. Setelah lulus dari sekolah pengobatan tradisional juga tidak boleh langsung praktek, tapi harus magang dulu di tempat sinshe senior. Setelah beberapa tahun magang baru boleh buka praktek sendiri. Semua ada aturan dan standarnya.

    Mengenai pengobatan ramuan herbal tradisional, bahkan tidak sedikit dokter modern yang menggunakannya. Kalau di RRC tidak jarang ditemui ada dokter yang bertanya pada pasiennya mau diberi Xiyao (obat barat) atau Zhongyao (obat tradisonal).

    Yang jadi masalah kalau pengobatan tradisional ini berjalan secara liar tanpa regulasi dan standar yang jelas. Pengobatan tradisional Indonesia sendiri sebenarnya juga tidak kalah ampuh karena Indonesia sangat kaya akan bahan-bahan alami yang diperlukan dalam pengobatan herbal. Keanekaragaman tumbuhan di Indonesia jauh lebih besar daripada negara-negara di belahan utara. Jadi seharusnya ini dapat menjadi modal yang penting.

    Good enlightment

    Terima kasih tongfang Li
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  20. #60
    pelanggan tetap red_pr!nce's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    BSD City
    Posts
    580
    Hati-hati lho, sekarang pihak klinik TongFang udah melakukan tindakan atas penghinaan ini!


Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •