kalau 10 tahun silam, banyak remaja mendadak ja
di pujangga/penyair pasca AADC![]()
Temen gue yang ydah nonton nich film katanya kecewa...filmnya jelek trus banyak titipan sponsor...
Katanya bagusan 5cm daripada nich film..
Opi,
di atas kertas, film ini punya potensi nilai 9.
Seperti yang kusebutkan tadi, ini film debut sutradara dan dia tidak tegas dan gagal memanfaatkan penuh potensi krunya, alhasil cuma dapat 7. Sebenarnya kalau filmnya bukan tentang Habibie, mungkin malah cuma 5 atau 6.
Dan iya,
product placement adalah salah satu yang mengganggu di film ini bahkan salah satunya dipaksa untuk berada di depan, sangat menonjol, ditaruh oleh salah satu karakter (Fanny Habibie -- lupa nama pemerannya siapa). Padahal dalam film, seharusnya produk sponsor, kalaupun ada di film, tidak boleh sampai mengganggu adegan keseluruhan. Misalnya, di film Garuda di Dadaku, ada iklan produk lifebuoy tetapi ditaruh di belakang sebagai sampo saat adegan karakter utamanya mandi, jadi terasa wajar.
Memang film ini fokus tentang kisah cinta Habibie dan Ainun tetapi bukan berarti hanya tentang mereka berdua saja. Banyak hal yang bisa dieksplorasi seperti penggunaan dana reboisasi untuk proyek-proyek pesawat terbangnya Habibie, kasus Bank Bali, kasus percakapan antara Pak Habibie dan Jaksa Agung yang tersadap dan beredar di antara wartawan, kasus ucapan Pak Habibie yang menyebut Singapura sebagai 'the little red dot' yang cukup bikin masyarakat Singapura mencak-mencak, atau bahkan open house yang disiarkan secara langsung antara Pak Habibie dan wartawan malam hari, atau kasus penamparan wartawan oleh Paspampres.
Periode antara tahun 97-99 benar-benar sangat sebentar dan kurang greget.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Pangsanya beda pi, kalo lu demen nonton pilem romantis Indonesia pilem Habibie-Ainun begini TOP MARKOTOP. Cewek gw aje maksa gw harus nonton pilem inipadahal mah sebenerya nya sugeti aja. Nih pilem banyak yang nonton mpe 1 juta orang karena novelnya udah laris duluan, trus digarap sama emperor Punjabi di bawah naungan MD Entertainment, si Hanung dipercaya (baca:diperalat
) sama emperor Punjabi untuk menggarap pilem ini kayak Ayat-Ayat Cinta dulu, come on... ini pilem gak ada bedanya sama pakem cerita pilem "My Heart, Ayat-ayat Cinta, dll" yang udah jadi spesialisnya kekaisaran Punjabi layaknya sh!tnetron di tipi-tipi.
Gw bosen sama Titanic karena dah nonton lebih dari 20x tapi Titanic tetep aja nabrak gunung es, tenggelam, Jack Dawson nya mati, dan Rose hidup merana sendirian. Apa mereka gak pernah belajar ya???Originally Posted by The CUrsed
![]()
![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Nope, Nudel.
Si Hanung gak menggarap ini.
Yang menggarap itu si Faozan Rizal (mantan DoP-nya Hanung) tetapi dengan tim yang biasanya dengan Hanung.
Hanung cuma sebagai co-producer dan cameo sebagai Sumahadi.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Well yowis baguslah kalo bukan Hanung yang nggarap
Isunya Hanung lagi bikin pilem tentang Bung Karno nih * OT dikit![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
Gue juga suka film romantis kok...tapi ntah kenapa untuk film ini gue pass dan gak minat sama sekali...lebih tertarik buat 5 cm...bahkan novelnya Ainun & Haninie aja gak gue baca padahal nyokap gue beli tuch novel..
rugi bgt gak nonton dan gak baca Novelnya.
kalau boleh perbandingan, aku malah blm pernh ntn 5 cm,dan bCa bukunya,trus blm juga nonton The Raid yg katanya bagus banget itu.
Namanya jg selera kali ya. karena aku suka bgt sama akting BCL jadi pengen ntn ni film, bukunya malah baca pas seminggu sebelum filmnya tayang. OMG,aku jatuh cinta dgn Novelnya,belum pernah aku baca Novel sebagus itu dengan Cover buku yg standar, pdhal udah 50.000 buku dicetak dan jadi best seller. aku rasa lebiH bagus dari ayat2 cinta. Karna bukan hanya cinta yang di angkat. Ada kesetiaan, Pengorbanan,kerja keras,idealisme, terlepas dari jalur politik, apapun itu, film dan Novel ini nilai sempurna untuk menginspirasi.
---------- Post Merged at 05:39 PM ----------
oia lupa kemarin, pernah Nonton The Raid di TV,Lupa TV apa, tapi boring banget, aku tinggal tidur. bosen, mungkin karna kekerasannya sangat amat menyebalkan,haha.. Gak lucu juga,jadi gak terlalu menarik,malah ngantuk liatnya.
Jadi intinya sih,Masalah Selera kali ya, mungkin surat kecil untk Tuhan ada yg gak suka juga?whatever,namanya jg selera, Personal Taste.
Tapi film-film ini masih lebh bgs dri film horor yg gak Horor,haha..![]()
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
Nha,
coba nonton Cinta tapi Beda.
Itu dari kru yang sama.
Aku gak bilang Habibie dan Ainun jelek. Aku hanya mengatakan, seharusnya bisa lebih baik dari ini.
Makanya kalau kau nonton Cinta tapi Beda yang dari dukungan kru yang sama, kau akan mengerti apa yang kumaksud 'di atas kertas, Habibie dan Ainun bisa dapat 9 dari 10'.
Kalau The Raid sih sebenarnya memang bukan film.. hihihihi..
Itu sekedar showreel, pamer kemampuan bertarung aktor-aktornya, dan kemampuan Gareth sebagai penyunting. Soalnya mereka gak punya biaya untuk bikin film aslinya sehingga Gareth terpaksa menulis skenario dadakan supaya bisa bikin film. Jadi yang doyan sih bakal mereka yang tukang berantem kayak gue.. hihihihihi
Film aslinya itu nanti, Berandal, dirilis tahun 2014.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Tetap gak suka
PerSonal Taste. Selera kita berbeda. Jiahh.. Wakaka..
emh blm ada rencna pgn nonton itu, entahlah habibie Ainun itu terasa membius pas Nonton. Mungkin karna kisah nyata, dan Pak habibie yg pinter bikin pesawat diremehkan bangsa indonesia, ibu Ainun yg pintar dan cerdas namun mau berkorban bnyk untk suaminya. Great. this is not fiction,but real, this is not politic film but love story about truth, honesty and spirit for Indonesia.
Dan ini,bukan Latah, karna booming langsung apapun memuji film ini. Tapi iam really admire this film 1 year ago,film yang paling aku tunggu. Dan that true, ini film yang paling bagus sepanjang aku hidup dan yang pernah aku tonton
ini pendapat pribadiku,sangat subjektif,karena segala hal tentang ini film very make obsession for to admire, so i cant see if minor this film. Habibie Ainun Must Make Crazy! Awesome! Daebak!
Tapi pendapat kandalf bukan gak benar,mungkin saja benar,karna kandalf tuh emang pencinta dan pengamat film yg kritis dan analisis.
Tapi tak ada larangan,tak ada hukum bagi orang sepertiku, amat sangat mengagumi ni film (haha,lebay ya) tapi bener sih,setiap ada liputannya diTV always tertarik,jatuh cinta dan penuh perhatian buat nonton,jadi jika kandalf ngasih nilai 7, bagi aku yang mudah 'tergoda' untk mengagumi film ini aku akan gak segan untk memberi nilai sempurna 100.
Great Story, Dokumenter sejarah 40 tahun indonesia yang lalu,cerita cinta yang indah dan kisah perjuangan seorang anak Indonesia hingga menjadi Presiden sampai dilecehkan banyak pihak karna kecerdasannya dan kebijakannya, sungguh bisa membuatku dan 9 anggota keluargaku yg nonton terinspirasi.
10 dari 10
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
dan satu lagi kelebihan yg unik dari buku habibie Ainun, bukan Novel sebenarnya,tapi dibuat bergaya Novel, buku itupun dibuat untuk mengobati rasa rindu BJ Habibie dengan Hasri Ainun,beliau jadi sering sedih dan berhalusinasi kalau Ainun itu ada,dan masih hidup,maka para Dokter Keluarga yg menangani BJ Habibie Prihatin,dan membuat penyembuhan Psikis beliau dengan meminta BJ Habibie menceritakan kisahnya dari awal bertemu hingga diakhir masa hidup Hasri Ainun.
Bukunya jika diliat dari luar,covernya standar,layout standar,kertas yg bagus seperti buku buku Mapel Sosial Politik amat boring keliatannya,beda dengan covernya keajaiban otak kanan, chairil tanjung atau cover Maria yg sukses jadi pengusaha itu.
Buku Habibie Ainun menjadi tak menarik diantara buku2 dgn kualitas cover dan layout yg bagus,namun disinilah letak keunikannya, dgn penampilan luar yg standar, tapi isinya fenomenal,menggelitik,cerdas, suara yang indah untuk serangkain tulisan,dimana saat kita menutup halaman terakhir, antara senyum dan air mata sama-sama berbunga.Awesome.
Belum lagi,tulisan BJ Habibie yang lengkap, berdasarkan tanggal dan waktu kejadian sebuah cerita, identifikasi kronologi yang tak bisa kita temukan di penulis manapun, spesifikasi jenis2 peristiwa lengkap,dari susunan nomor rangka pesawat,awal mula ainun terjun organisasi,hitungan fisika yang runtun,sejarah indonesia di rangkum 40 tahun yang lalu. Wah,membaca buku ini, ibarat masuk ke dunia 40 tahun yang lalu, melihat aktivitas Habibie bertemu Ainun,merancang rumah tangga,memperjuangkan hidup, hingga mendapatkan titik balik dalam hidupnya.
Amat kental,karena ditulis dengan Emosi yang rindu,padahal BJ Habibie bukan seorang Penulis,tanda baca yang tak sama dgn standar baku,kilas balik yg unik yg jarang ditemui distandar penulisan. tapi begitu nyaman aku membacanya, dalam 2 hari buku itu pun selesai. Dan mendapatkan banyak kesan yang indah.
Seperti,kata2 kalimat diatas,disaat kita menutup halaman terakhir, senyum dan air mata sama-sama berbunga.
Luar Biasa bukunya. Ditambah Visualisasi filmnya,wow,awesome!!!
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
Pak Habibie memang mengesankan. Saya pribadi juga penggemarnya.
Tapi justru itu yang membuat saya gregetan dengan film ini. Padahal sudah berharap banyak dari nama-nama krunya.
Saya jelas akan menyalahkan sutradaranya walaupun saya mengerti ini film pertamanya dia sebagai sutradara.
Justru menurutku pribadi, kesuksesan film ini (meraih 1 juta penonton hanya dalam 7 hari) malah akan menjadi bumerang untuk sutradaranya. Ketika kelak dia akan menyutradarai film lain tanpa dukungan kru yang sama, tanpa dukungan penggemar cerita asli yang akan dia adaptasi, dia akan terpuruk, sama seperti Rudi Soedjarwo (Ada Apa dengan Cinta).
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
beda selera kali dalf kamu sama nharura....jadi meski kamu bahas tehnis pilem, alur ceritanya nharura suka. Dan tembusan angka segitu menandakan itulah selera orang Indonesia
Lagipula, kita tidak bicara habibie di pilem ini, kita bicara tentang kisah cinta habibie dan ainun, makanya sisi romansa duang yang diekspos
Heh. My kind of 'Romance' story is Mulder-Scully, Mr.-Mrs. Smith, Selene-Michael, Neo-Trinity, Faramir-Éowyn... usw.
Lovey-dovey, among bullet storm, clash of swords, and rain of arrows. Bada$$ Couples.
![]()
Aku tau film ini bagus. Tapi sebagus apa, gue ngga' tau, karena emang sama sekali nggak berniat nyentuh.
Dan yeah, emang jauh banget di atas standar pilem pron-horor ken-tang.
A proud SpaceBattler now.
Pak Habibie adalah sosok yang sangat berat untuk dicintai.
Idealismenya yang tinggi malah menyusahkan buat wanita yang mencintainya.
Jadi mau gak mau, berbicara tentang Habibie & Ainun, harus berbicara betapa menyebalkannya 'Habibie' sebagai sosok suami.
Ini sudah disinggung dalam filmnya. Tetapi di masa-masa yang seharusnya paling berat, tahun 1997 hingga 1999, justru sangat sekilas. Paling banter cuma tiga hal:
1. disebutkan sekilas ada demo tentang Rumah Habibie di Patra Kuningan;
2. ada Sumahadi di TV yang menjelek-jelekkan Habibie;
3. Pak Habibie susah tidur untuk kasus Timor-Timur.
Tidak ada kasus Bank Bali (melibatkan orang dekat Habibie), tidak ada kasus percakapan Habibie dengan Jaksa Agung M. Ghalib, tidak ada kasus penamparan wartawan oleh Paspampres karena pakai sandal jepit (yang sempat dilihat sebagai kesewenang-wenangan pemerintahan Habibie), tidak ada bentrokan antara mahasiswa dengan pasukan Keamanan Rakyat (KAMRA).
Itu semua kasus-kasus yang mencoreng pemerintahan Habibie dan mestinya dukungan Bu Ainun saat itu ditampilkan.
Seandainya semua itu ditampilkan, niscaya adegan ketika Pak Habibie memberitahu kepada keluarganya bahwa dia tidak akan mencalonkan lagi akan lebih 'dapat'.
Maaf saja,
Pak Habibie di film ini terlalu bersih.
Saya tidak mendapat sosok Pak Habibie yang saya kagumi di sini.
Pak Habibie yang saya kagumi adalah Pak Habibie dengan segala kelemahan yang dia miliki. Yang punya beban mental ketika orang-orang dekatnya ternyata brengsek dan dia tetap berusaha bersih.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Rudi who-djarwo apa kabarnya tuh?
filmnya kacau semua, padahal dlu MENGEJAR MATAHARI nya mayan.
overall. gw da nonton, walau itu juga ngajak seseorang... sumpah gw sih jarang nonton film drama melankolis Indonesia.
apalagi udah tau endingnya ....
rata rata sama sih, pasti membuat penontonnya nangis, sama seperti SKUT, atau yang lainnya yang salah satu karakternya meninggal.
cuma dari tema aja, ini kan dari biografi beliau, ama penggarapannya (yang beneran syuting di Jerman dan juga mendekati sejarah, karena proses syutingnya didukung dana dari si MD itu).
gw sih ga mau bandingin ama THE RAID lah.
beda banget, satu action, satu lagi drama.
kalau dibilang filmnya bagus, ya mayan lah... bagus.
tapi mungkin karena gw juga sering nonton dorama/ J Dorama, K Dorama, yang sejenis juga (sedih dan endingnya ada yang meninggal), jadi gw bilang oke lah.
sekali lagi karena dari trailernya sendiri, udah ketauan endingnya.
gw pikir ini masih bisa digarap lebih lagi sih...
aih...jadi inget, ONE LITRE OF TEARS Erika Sawajiri
salah satu Dorama Jepang yang paling gw suka sampai sekarang.
kalau disini, agak agak mirip ama SKUT.
walau SKUT terlalu lebay..![]()
Last edited by nodivine; 01-01-2013 at 09:02 PM.