Quote Originally Posted by kandalf View Post
Justru itu,
menurutku dengan mengangkat sebuah epik wayang,
malah jadinya ambisius, tidak realistis, tidak marketable atawa lebih susah dipasarkan, dan tidak komersial.

Kecuali kalau epik tersebut dipotong2 dahulu jadi karya-karya kecil yang independent.
Misalnya, tentang Narasoma, atau tentang Dewabrata atau tentang Kumbayana.

Istilahnya buat menguji pasar.
Narasoma itu ceritanya bagus lho, itu subcerita dari Mahabharata. Isinya sarat tentang rasisme. RA Kosasih juga sempat membuat cerita sempalan ini jadi komik tersendiri walaupun di Mahabharata-nya sendiri, seingatku cerita ini juga ada.
Quote Originally Posted by ndableg View Post
Ya betul kund.. mungkin bagus gitu.. ga perlu semua edisi mahabharata difilemkan.. ambil bagian yg paling komersil..
yup, point gw juga gitu, kayak avengers aja, iron man dulu, trus thor, baru puncaknya mereka berkumpul, tapi tetap aja dari (sub) cerita mahabrata/bharatayudha

entah kenapa kayak ophir, katalis dan arwana menurut gw kurang komersil