Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
[COLOR="silver"]yup apa salahnya kita "berperang" dgn negara lain ttg "ide" yg sama, tetap aja pointnya kalo mau memajukan komik/pilem lokal maka harusnya yg lebih komersil didulukan produser kan orang bisnis juga, seidealis apapun mana mau rugi kan, minimal harus balik modal dulu, baru ntar nyusul komik/pilem yg lainnya
Justru itu,
menurutku dengan mengangkat sebuah epik wayang,
malah jadinya ambisius, tidak realistis, tidak marketable atawa lebih susah dipasarkan, dan tidak komersial.

Kecuali kalau epik tersebut dipotong2 dahulu jadi karya-karya kecil yang independent.
Misalnya, tentang Narasoma, atau tentang Dewabrata atau tentang Kumbayana.

Istilahnya buat menguji pasar.
Narasoma itu ceritanya bagus lho, itu subcerita dari Mahabharata. Isinya sarat tentang rasisme. RA Kosasih juga sempat membuat cerita sempalan ini jadi komik tersendiri walaupun di Mahabharata-nya sendiri, seingatku cerita ini juga ada.