Results 1 to 20 of 64

Thread: "Logika mbulet" dalam keimanan

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Pertama, ateis menolak konsep tuhan karena konsep tsb penuh dengan kekacauan logika, paradoks, dan inkonsistensi. Antara pernyataan yg satu dgn yg lain bisa bertentangan, dst. Jika ditunjukkan semua kekacauan tsb, orang beriman akan menepisnya dgn mengatakan pengetahuan manusia terbatas, sementara tuhan tidak terbatas. Fuihh... itu logika mbulet...
    kekeke...
    itu sih konsep tentang tuhan... bukan fakta ten
    tang eksistensi Tuhan...

    jadi baik atheist maupun imanist, sama-sama cuma
    ribut akan sesuatu yang tidak diketahuinya 100%

    Sekarang mengenai kucing Schroedinger. Yg jelas kucing tsb ada di dalam kotak tsb. Cuman yg jadi masalah, bagaimana keadaannya? Apakah hidup atau mati? Itu sangat berbeda dgn tuhan yg masalahnya justru pada ada atau tidaknya tuhan tsb. Kucing Schroedinger adalah masalah kuantum. Di situ perlu fungsi gelombang yg diasosiasikan dgn sesuatu yg sudah jelas keberadaaanya, bukan dgn sesuatu yg tidak jelas keberadaannya. Kecuali ente mau ngomongin apakah tuhan masih hidup atau sudah mati, bolehlah ente berdalih dgn kucing Schroedinger tsb.
    makanya gw nulisnya "mirip" (pake tanda petik)
    ada tidak ada, yang loe pegang cuma hampiran,
    tidak ada yang pegang fakta 100% benar.

  2. #2
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    kekeke...
    itu sih konsep tentang tuhan... bukan fakta ten
    tang eksistensi Tuhan...
    Fakta? Kalo fakta malah ateis bener 100%, sampe sekarang faktanya tuhan tidak ada.

    Kalo konsep, justru orang beriman masih punya tempat utk membela keyakinannya ttg tuhan, masih bisa bilang 50:50lah pada orang ateis.

    jadi baik atheist maupun imanist, sama-sama cuma
    ribut akan sesuatu yang tidak diketahuinya 100%
    Alasan 50:50 selalu diajukan oleh orang beriman utk menghibur diri bahwa ateis pun tidak lebih baik dari pada mereka. Sebagai ateis, ane bisa memaklumi hal tsb karena orang beriman hidup dalam ancaman neraka.


  3. #3
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Fakta? Kalo fakta malah ateis bener 100%, sampe sekarang faktanya tuhan tidak ada.

    Kalo konsep, justru orang beriman masih punya tempat utk membela keyakinannya ttg tuhan, masih bisa bilang 50:50lah pada orang ateis.
    emang loe sudah pegang bukti/fakta ke-tidak-ada-
    an Tuhan?

    emangnya loe udah ngecek kemana saja?


    Alasan 50:50 selalu diajukan oleh orang beriman utk menghibur diri bahwa ateis pun tidak lebih baik dari pada mereka. Sebagai ateis, ane bisa memaklumi hal tsb karena orang beriman hidup dalam ancaman neraka.
    hahaha...
    orang beriman tidak diajarkan untuk menganggap
    status (iman) mereka sebagai indikator lebih baik
    atau lebih buruk dari status yang lain

    atheis saja kali yang paranoid

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •