Menurut saya logika mbulet ya mempresentasikan orang bodoh, bukan orang beragama. Tapi anda sptnya ingin sekali menganggap orang beragama = orang bodoh. Mungkin itu membantu menaikan percaya diri lu.
Silakan dibungkus, bawa pulang.
Tidak perlu diklarifikasi. Apalagi sama orang yg beriman. Mosok nanya sendiri jawab sendiri.. ya jelas mbulet.B. Jika TIDAK, maka saya akan bertanya:
~ Bagaimanakah "orang beriman" mengklarifikasi "tudingan" dalam gambar diagram di atas?
Kalo 10 -20 taun lalu mgk lucu juga sih..
Kasian sekali, saking pengennya cari pengikut sampe nampilin diagram2 itu![]()
rig veda termasup gak ish?Originally Posted by ishaputra
![]()
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito
Ndak ada salahnya kok dengan logika mbulet..., justru itu yg benar, tinggal pinter2nya aja narik garisnya... Semakin panjang garis keliling lingkarannya biasanya dianggap semakin hebat, sebaliknya semakin pendek dianggap semakin bodoh... Tapi di sisi lain kadang yg buletannya kecil itu justru lebih simpel n efektif kok, sebaliknya yg garisnya lebih panjang, ini dilihat secara logika juga, justru lebih berisiko menjadi...kusut.
---------- Post Merged at 12:36 PM ----------
Kalo ini logika mbulet ndak ya...:
Tuhan ada
Tidak ada yang menyamai-Nya
Yang menyamai Tuhan tidak ada
Tuhan sama dengan tidak ada
Tuhan tidak ada
![]()
Eh...logika paradox yak itu namanya...?![]()
Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.
Ini kalau utas ini cuma ditujukan untuk mengejek Teisme,
kayaknya mendingan ditutup aja yah?
Tidak mengarah ke mana-mana nih.
Postingannya memang menarik sih.
Tapi kalau cuma untuk mengejek, yang ada malah bikin ricuh.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Mungkin TS bisa elaborasi kalo "logika mbulet" itu dianggap sebagai sesuatu yang salah trus "logika ndak mbulet" itu yang seperti apa. Jadi tema diskusinya bisa difokuskan ke persoalan "logika" itu sendiri, soal -isme2 itu cuman sbg efek sampingnya aja.
Tapi kalo itu justru menyebabkan arah diskusinya yg malah akan jadi "mbulet" ya mendingan digembok aja.
Ini juga ndak mengarah ke-mana2 lho...![]()
Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.
gembok! gembok! gembok!
satu pertanyaan logika mbulet lagi...
bisakah tuhan membuat batu yang sangat berat sehingga tuhan sendiri tak mampu mengangkatnya??
Tuhan dan agama itu untuk diimani, bukan untuk dipikir benar salahnya. Agama yang kita imani lah yang dijadikan dasar untuk menilai benar atau salah dari tindakan kita.
Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!
Religion is the opium of the people. Membuat manusia memperhambakan dirinya sendiri dan menjadi binatang buas bagi yang diluar yang diyakininya. Religion kills humanity. Persis orang kecanduan narkoba, apapun mereka lakukan utk mendapatkan rasa "fly" yg semu dan ketika ada yg menasehati dan mau menyembuhkannya, mereka tidak mau, karena tidak mau kehilangan "surga" mereka.
LAKUM DI NUKUM WALIADIN (BAGIMU AGAMAMU, DAN BAGIKU
AGAMAKU)
apapun yang kamu percayai, itu urusanmu,dan apapun yang aku percayai itu urusanku. Beserta resiko di tanggung masing2. mau bulet,lingkaran,lonjong,cekung, jika itu keyakinan orang lain,kita tak akan mampu merubahnya. Dengan apapun itu,kecuali dgn izinNya.
Tuhan tak akan pernah membuka hati hambanya,jika hati hambanya telah terkunci rapat, siapapun dgn apapun juga tak akan mampu membukanya,kecuali atas kehendakNya.
Jadi keyakinan seseorang,tidak bisa ditentukan dari persepsi orang lain,karena itu kata hati,yg hanya si pemilik hati yg tahu beserta Tuhan.
---------- Post Merged at 10:14 PM ----------
LAKUM DI NUKUM WALIADIN (BAGIMU AGAMAMU, DAN BAGIKU
AGAMAKU)
apapun yang kamu percayai, itu urusanmu,dan apapun yang aku percayai itu urusanku. Beserta resiko di tanggung masing2. mau bulet,lingkaran,lonjong,cekung, jika itu keyakinan orang lain,kita tak akan mampu merubahnya. Dengan apapun itu,kecuali dgn izinNya.
Tuhan tak akan pernah membuka hati hambanya,jika hati hambanya telah terkunci rapat, siapapun dgn apapun juga tak akan mampu membukanya,kecuali atas kehendakNya.
Jadi keyakinan seseorang,tidak bisa ditentukan dari persepsi orang lain,karena itu kata hati,yg hanya si pemilik hati yg tahu beserta Tuhan.
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
Ya silahkan "fly" terus di "surga". Another junkies comment. Kalau ada kesalahan dikit2 salahin Iblis, wong kamu yg lakuin Iblis yg dituduh. God is just a kiddo that playing simulation games.
gini,logikanya gampang. Anda gak suka makan pedes. Nah di suruhlah dgn paksaan makan pedes alias makan yg anda tidak sukai,hasilnya apakah anda akan menyukai makanan pedas itu?
Pasti,ga akan. Karena di paksa.
Gitu juga dgn kata2 anda diatas ini,anda meminta kami yg beragama,percaya kata2 anda,itu sama aja,meminta kami melakukan hal yg tidak kami sukai. Begitu juga sebaliknya,berlaku kepada anda,jika kami memaksakan keimanan tersebut kepada anda.
Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa
"Sedekah Aja "
Sastra - > Dear Diary Inspirasi
Kucing - > Semua Tentang Kucing
PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara
OOT.
Sekedar mengingatkan.
http://www.kopimaya.com/forum/showth...PIMAYA-dot-KOM
Dilarang memposting hal-hal bersifat flaming, bullying, penghinaan, pelecehan, permusuhan, kekerasan dan SARA serta seksual harassment.sering dituding longgar walau ada aturan ini tetapi bukan berarti tidak ada batasan.
Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013
Sudahlah take it or leave it, tidak ada yg memaksa juga anda utk beragama. Santai saja bro, kalau ini memang simulations game, kan pasti berakhir juga. Just play your part, >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡ ☆ ☺kε ☆ >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡?
2B/x2B
Sejauh pengalaman ane berdebat dgn orang beriman, sebagian orang beriman berlogika seperti itu, sebagian lain tidak.
Logika mbulet tidak selalu salah, misalnya menjelaskan suatu kata dengan kata2 seperti di dalam kamus. Tapi kebanyakan logika mbulet tidak bermanfaat karena berlogika umumnya digunakan utk mencari kesimpulan baru dari premis2 sebelumnya yg sudah ada, sementara logika mbulet tidak memenuhi tujuan itu karena kesimpulan baru yg mau dicari ternyata sudah ada di dalam premis2 tsb.A. Jika YA, maka saya akan bertanya:
~ Apakah "logika mbulet" semacam itu merupakan suatu cara berpikir yang benar?
Lihat saja beberapa respon di topik ente ini.B. Jika TIDAK, maka saya akan bertanya:
~ Bagaimanakah "orang beriman" mengklarifikasi "tudingan" dalam gambar diagram di atas?![]()
responnya adalah BAGUS!!
thread ini baiknya di pindah ke subforum tertawa/ngakak
komen2nya bikin gw ketawa...sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bgt...
atheist tuh udah ketinggalan jaman, udah nggak in lagi..cuman jadi bahan ketawaan orang2 aja
![]()
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
walah, klo mau nge-troll tu ya mbok lebih cerdas dikit, to...(^_^)
candu/opium itu sifatnya merusak atau memperbaiki sih?
justru jawaban lo ke Nharura ini yang lebih cocok disebut JUNK...
enak aja lo ngatain komentar orang lain sebagai komentar seorang junkies...flaming & PA sekaligus tuh
btw, kata-kata lo ini ngingetin gw ama buku Hidup ini Indah terbitan Cendana Art Media...disitu emang dituliskan pandangan sinisme terhadap agama secara umum, tapi paling nggak komen2 di buku itu masih dipaparin secara cerdas...