Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 42

Thread: Contoh toleransi: Berani bangun gereja, warga muslim siap berjihad

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1

    Contoh toleransi: Berani bangun gereja, warga muslim siap berjihad



    Inilah contoh perilaku umat dari agama yang katanya damai dan rohmaton lil 'alamin.

    Coba bayangkan, kalo kata "gereja" itu diganti "masjid", dan spanduk ini ada di negara/wilayah di mana muslim menjadi minoritas. Saya yakin, pasti umat muslim banyak yang tersinggung, marah, dan merasa dizolimi.

    Saya pikir, banyak mentalitas umat muslim itu merasa diri superior. Kelihatan kok dari ceramah-ceramah di masjid.

    Umat muslim itu sensitif kalo agamanya dikritik, tapi paling rajin kalau mengkritik/menjelek-jelekkan agama lain. Komplain kalo hak beribadahnya diganggu, tapi suka mengganggu hak beribadah orang lain. Ini jelas sikap yang tidak fair.

    Last edited by ishaputra; 16-06-2012 at 08:18 AM.
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  2. #2
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    gw ketawa ngakak baca captionnya:
    "The Ishaputra Institue"


  3. #3
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    best thread ever.
    bakal byk yg tersungging n marah2.
    oh. well. typical.

    *sdh biasa
    because, imagination is a part of reality-

  4. #4
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    sudah biasa?

    saya juga sudah terbiasa dengan apa yg selalu dilakukan TS, setidaknya dia selalu gigih dan bersemangat, setidaknya itu nilai positifnya
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  5. #5
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    ^ berkat kebiasaan, marilah kita berbhinneka tunggal ika.

    dan keknya warga yg memasang spanduk itu tidak perlu ditiru perilakunya
    because, imagination is a part of reality-

  6. #6
    pelanggan hayatzu's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    389
    nimbrung ya...^^
    gw gak akan ngomong panjang2 deh...cuma mau nanggapin apa yang uda ada di postingan lo sendiri, hehe...

    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Inilah contoh perilaku umat dari agama yang katanya damai dan rohmaton lil 'alamin.
    di tulisan lo sendiri ada kata "perilaku umat" dan ada kata "agama"
    berarti gw asumsikan lo sudah bisa tau dong bedanya antara definisi dari kata "umat" dan kata "agama"...
    jadi gw gak akan menjelaskan lebih jauh lagi tentang status Islam yang uda lo sendiri uda menyebutnya sebagai Agama yang damai dan rohmaton lil 'alamin (lo sendiri yang uda kasih statement ini di postingan lo ya...^^)

    thanks atas statementnya... ^^

    Coba bayangkan, kalo kata "gereja" itu diganti "masjid", dan spanduk ini ada di negara/wilayah di mana muslim menjadi minoritas. Saya yakin, pasti umat muslim banyak yang tersinggung, marah, dan merasa dizolimi.
    mau kata gereja itu diganti dengan "masjid" atau "pura" atau "wihara" atau "kelenteng" atau "kathredal" atau "sinagog" pun gw rasa akan sama aja...
    umat beragama manapun kalau memang yakin dan sayang kepada agama yang dianutnya pasti akan marah, tersinggung dan merasa dizolimi kalau diperlakukan seperti itu, kecuali kalau dia tidak beragama...tapi orang yang tidak beragama pun gw rasa akan marah, tersinggung dan merasa dizolimi kalau ada orang yang mempertanyakan alasan dia tidak beragama...

    tapi......yang berbeda adalah bagaimana sikap mereka menghadapi hal tersebut

    ada sebagian yang marah dan kemudian mengangkat senjata melawan kezaliman itu, ada yang diam dan pura2 tidak tahu tapi tetap berdoa didalam hatinya, ada juga yang tidak perduli, ada juga yang bersikap pukul rata dengan menjelek-jelekkan mayoritas penganut agama tersebut hanya karena ulah segelintir orang yang bersifat zolim itu, dan ada juga yang bisa menyikapi hal tersebut dengan tenang dan mencari solusi yang terbaik untuk bersama

    Saya pikir, banyak mentalitas umat muslim itu merasa diri superior. Kelihatan kok dari ceramah-ceramah di masjid.
    mengenai masalah mentalitas superior itu gw rasa gak cuma umat Islam aja deh...(btw, pengertian Muslim dan Islam itu berbeda lho...just FYI)

    hmm, gw sih gak akan bersifat munafik dalam hal ini, imho...gw rasa setiap penganut agama manapun akan memiliki keyakinan di hatinya yang paling dalam bahwa agama yang dianutnya adalah agama yang benar...kalau tidak, orang itu tidak akan menganut agama yang dianutnya tersebut...

    tapi yang berbeda adalah sikap dari masing-masing individu umat beragama tersebut, ada orang yang kekeuh dalam memaksakan keyakinannya terhadap umat agama lain dan kemudian mengajak2 umat agama lain untuk pindah ke agama yang mereka anut, dan ada juga orang yang bersikap toleran dan tidak memaksakan kehendaknya tersebut...which one do you prefer? klo gw sih lebih suka pribadi2 yang kedua...

    Umat muslim itu sensitif kalo agamanya dikritik, tapi paling rajin kalau mengkritik/menjelek-jelekkan agama lain. Komplain kalo hak beribadahnya diganggu, tapi suka mengganggu hak beribadah orang lain. Ini jelas sikap yang tidak fair.
    mengenai yang dikasih bold, gw rasa gak cuma umat Islam aja deh...^^
    dalam setiap agama selalu ada kok yang bersikap kaya begitu, di kampus gw dulu ada, di kantor gw sekarang juga ada yang suka begitu...

    btw, gak usah jauh2 deh, di thread dan sub-forum ini juga ada yang sikapnya ngarah2 ke situ kok...^_^

  7. #7
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Jiee... muslim watch.. nontonnya yg bener ya.. jangan kek anak kecil.. cuman mau yg seru2 aja, dialognya diskip.

  8. #8
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Teruwlah berjuang untuk keadilan semua agama ya...teruslah obyektif


    So so thread


    Kritik?


    True?


  9. #9
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    Bukan cuman (sebagian) umat muslim aja yg begitu. Rata2 di daerah yg mempunyai satu agama mayoritas pasti ada singgungan seperti ini. Yg salah itu umat yg mengganggu ibadah org lain seperti contoh umat islam yg kamu jabarkan sha, tp bukan berarti semua umat islam seperti itu dan agama islam yg disalahkan.

  10. #10
    ada sebagian yang marah dan kemudian mengangkat senjata melawan kezaliman itu, ada yang diam dan pura2 tidak tahu tapi tetap berdoa didalam hatinya, ada juga yang tidak perduli, ada juga yang bersikap pukul rata dengan menjelek-jelekkan mayoritas penganut agama tersebut hanya karena ulah segelintir orang yang bersifat zolim itu, dan ada juga yang bisa menyikapi hal tersebut dengan tenang dan mencari solusi yang terbaik untuk bersama
    Umat muslim biasanya termasuk yang mana? Yang langsung angkat senjata dan ngundang sodara seiman senusantara untuk berjihad mengganyang orang yang menzolimi itu?

    Coba pikir: Di Ambon, ada tukang ojek (muslim) tewas, kebetulan di kampung yang mayoritas kristen. Ada "gosip" bahwa si tukang ojek dibunuh, tapi pihak kepolisian mengatakan bahwa tukang ojek kecelakaan.

    Lepas dari kontroversi tersebut, langsung deh media massa dibanjiri berita "laskar jihad" dari Jawa menuju Ambon. Polisi sempat menangkap rombongan jihaders yang baru mendarat ke Ambon dan menyuruhnya pulang kembali (saya lupa link beritanya, kalau tidak salah dari Kompas.com)

    Anda bisa lihat, bagaimana mental umat muslim itu? Jiwa rusuhnya mudah tersulut.

    Bandingkan dengan: Gereja di Solo, sesaat setelah kebaktian dibom seorang jihader muslim. Adakah "laskar kristen" yang begitu bersemangat datang ke Solo untuk mengganyang kelompok-kelompok yang menzolimi saudara seiman mereka? TIDAK ADA.

    Setiap umat beragama ada saja kelompok radikalnya. Tapi kalo dirata-rata, di kalangan umat muslim lebih banyak. Mungkin anda akan ngeles: "Itu karena umat muslim mayoritas di Indonesia, jadi kelihatannya lebih banyak". Argumen itu sekilas logis, padahal tidak juga. Di Lebanon, jumlah muslim dan kristen hampir imbang. Tapi yang radikal tetap saja dari kalangan muslim/syiah. Lihat saja Hizbullah.

    mengenai yang dikasih bold, gw rasa gak cuma umat Islam aja deh...^^
    dalam setiap agama selalu ada kok yang bersikap kaya begitu, di kampus gw dulu ada, di kantor gw sekarang juga ada yang suka begitu...
    Betul, tiap agama ada saja umatnya yang begitu. Tapi, coba silakan dicek: Banyak mana buku-buku Islam yang mengkritik Kristen ketimbang sebaliknya? Kita bicara kasus-kasus yang prominent saja, jangan kasus orang-per-orang.

    Apa reaksi umat Kristen ketika ada buku Islam yang mengkritik Kristen? Apa reaksi Muslim ketika ada buku Kristen yang mengkritik Islam? Coba dipikirkan, mana yang berpotensi akan bringas?

    Irena Handono, Ahmed Deedat, buku dan DVD-nya bebas beredar. Tapi ketika majalah Newsweek menampilkan artikel yang membahas tesisnya Christoph Luxenberg yang mengatakan Alquran pada mulanya berbahasa Aramaik, bukan Arab, MUI langsung membanned majalah tersebut dengan alasan "religious blemish".

    Mungkin anda akan menuduh saya "menggeneralisir" ketika menyebut "muslim" dalam konteks thread ini. Oke deh, katakanlah tidak semua muslim adalah muslim radikal dan intoleran. Tapi, MANA SUARA MEREKA MENGUTUK RADIKALISME DAN INTOLERANSI SAUDARA SEIMAN MEREKA?

    Yang rajin bersuara lantang paling kelompok-kelompok Muslim liberal, yang nama-namanya sudah kita ketahui. Dan itu pun mereka dicap "sesat". Rata-rata muslim umumnya diam saja dan kurang bereaksi keras terhadap kebringasan saudara seimannya itu.

    "Diam" itu bisa berarti setuju diam-diam, atau bisa berarti tidak peduli.

    Saya pikir, citra muslim yang keras, bebal, bodoh dan intoleran akan tetap terjaga sejauh mayoritas muslim yang "katanya" tidak setuju dengan radikalisme dan intoleransi saudara seiman mereka tidak begitu kencang.

    Muslim seperti anda sepertinya cuma bisa cari "permakluman" dari lawan bicara dengan menyebut "yang kayak gitu bukan cuma muslim saja kok".

    Memang betul bahwa radikalisme dan intoleransi ada di setiap umat beragama. Tapi untuk muslim, saya pikir ini sudah terlalu parah. Ekstrimisme Islam sudah menjadi issue dunia. Anda tidak bisa lagi mencari permakluman dengan mengucapkan "yang kayak begitu bukan cuma muslim saja kok".
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  11. #11
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    nah ini nih jeleknya mental stereotype. Semua dipukul rata

  12. #12
    pelanggan setia Fere's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Depan RSJ-KM
    Posts
    6,120
    nanya:

    gimana sih caranya buat gabung ke The Ishaputra Institute ato Indonesia Muslim Watch..?

  13. #13
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Hidup ishaputra sang pejuang keadilan lah ::

  14. #14
    pelanggan hayatzu's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    389
    hehehe, kok lucu juga ya? dari sekian banyak tanggapan gw, cuma dua baris aja yang ditanggepin...dan terus itu pun muter2 gak karuan...
    begini aja deh...jawaban gw adalah tulisan yang di bold itu...

    @bundana...hehe, maaf ya, seharusnya emang gw ngikutin pepatah "don't feed the troll" tapi kayanya sesekali gw perlu hiburan yang lucu2 juga nih, sekalian itung2 nambah postingan lah

    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Umat muslim biasanya termasuk yang mana? Yang langsung angkat senjata dan ngundang sodara seiman senusantara untuk berjihad mengganyang orang yang menzolimi itu?

    yang namanya umat itu beraneka ragam, tolong cermati baik-baik deh...kan katanya muslimwatch, masa nemunya cumanya yang jelek2 aja, atau jangan2 emang niatnya cuma buat nyari yang JELEK-JELEKnya aja?

    Coba pikir: Di Ambon, ada tukang ojek (muslim) tewas, kebetulan di kampung yang mayoritas kristen. Ada "gosip" bahwa si tukang ojek dibunuh, tapi pihak kepolisian mengatakan bahwa tukang ojek kecelakaan.

    Lepas dari kontroversi tersebut, langsung deh media massa dibanjiri berita "laskar jihad" dari Jawa menuju Ambon. Polisi sempat menangkap rombongan jihaders yang baru mendarat ke Ambon dan menyuruhnya pulang kembali (saya lupa link beritanya, kalau tidak salah dari Kompas.com)

    Anda bisa lihat, bagaimana mental umat muslim itu? Jiwa rusuhnya mudah tersulut.

    sekarang anda bawa2 masalah kasus Ambon, sebelum ngomongin soal itu, coba anda cari dulu deh akar muasal dan penyebab kenapa Ambon bisa kaya begitu...karena Ambon sebelum tahun 1998 dan Ambon pasca 1998 itu bener2 beda, lho...d^_^b

    gw juga banyak kok ngumpulin data2 tentang kerusuhan Ambon pasca tahun 1998...so if you're decide to bring Ambon as an example, i think you're messing with the wrong man, here...

    dan masalah mental umat muslim, siapapun yang berpikiran pendek jelas akan berpikiran begitu...tapi apakah semuanya begitu?
    apakah lantas kemudian itu bisa dijadikan justifikasi bahwa semua umat muslim di Indonesia berpikiran pendek?

    terus gimana dengan orang yang sering melakukan generalisasi? apakah itu bisa dianggap lebih baik dari sebagian kecil umat muslim yang berpikiran pendek tersebut? ^^


    Bandingkan dengan: Gereja di Solo, sesaat setelah kebaktian dibom seorang jihader muslim. Adakah "laskar kristen" yang begitu bersemangat datang ke Solo untuk mengganyang kelompok-kelompok yang menzolimi saudara seiman mereka? TIDAK ADA.

    Setiap umat beragama ada saja kelompok radikalnya. Tapi kalo dirata-rata, di kalangan umat muslim lebih banyak. Mungkin anda akan ngeles: "Itu karena umat muslim mayoritas di Indonesia, jadi kelihatannya lebih banyak". Argumen itu sekilas logis, padahal tidak juga. Di Lebanon, jumlah muslim dan kristen hampir imbang. Tapi yang radikal tetap saja dari kalangan muslim/syiah. Lihat saja Hizbullah.

    hehe, dari awal kayanya anda ini semangat banget bawa2 agama Kristen dalam setiap argumen anda ya? kalau saya berpikiran sempit pastinya saya akan menganggap semua umat Kristen berpendapat seperti anda, tapi saya sih gak akan mau berpikiran seperti itu...malah saya sendiri gak yakin apakah anda ini adalah benar2 orang Kristen...^_^

    terus terang aja gw juga punya banyak temen2 yang beragama Kristen (dari Pantekosta, Bethel, kesaksian Yehova, dll) dan Katolik...mereka memang mengutuk pelaku segala jenis pengeboman dan pembakaran tempat ibadah, tapi mereka sama sekali gak pernah menjadikan hal itu sebagai alasan untuk mencap jelek agama Islam dan mayoritas umat muslim di Indonesia, yang mereka benci adalah para pelaku kekerasan yang nota bene emang dari paham radikal


    Betul, tiap agama ada saja umatnya yang begitu. Tapi, coba silakan dicek: Banyak mana buku-buku Islam yang mengkritik Kristen ketimbang sebaliknya? Kita bicara kasus-kasus yang prominent saja, jangan kasus orang-per-orang.

    gak usah gw cek juga gw tau yang namanya buku-buku sejenis gitu emang banyak tapi sebelum anda berbicara lebih jauh anda perhatikan saja penerbitnya...pelajari latar belakang penulisnya...baru kemudian anda nilai, termasuk jenis apa tuh buku itu? layak dibaca atau nggak? dan kira2 berapa banyak umat Islam berpikiran sehat yang baca buku itu?

    Apa reaksi umat Kristen ketika ada buku Islam yang mengkritik Kristen? Apa reaksi Muslim ketika ada buku Kristen yang mengkritik Islam? Coba dipikirkan, mana yang berpotensi akan bringas?

    Irena Handono, Ahmed Deedat, buku dan DVD-nya bebas beredar. Tapi ketika majalah Newsweek menampilkan artikel yang membahas tesisnya Christoph Luxenberg yang mengatakan Alquran pada mulanya berbahasa Aramaik, bukan Arab, MUI langsung membanned majalah tersebut dengan alasan "religious blemish".

    dari tadi anda terus2an nyebut umat Islam ya? hehe, gini aja deh...menurut anda dari semua penganut Islam di Indonesia ini mana yang mayoritas? apakah yang moderat? atau yang radikal?

    nah, klo kemudian di Indonesia ini menurut anda lebih banyak penganut yang jenis radikalnya, apakah kira2 agama selain Islam masih bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia? saat ini penduduk Islam di Indonesia kurang lebih ada 84,72% dari total keseluruhan penduduk Indonesia lho...


    mengenai Christop Luxenberg, sebaiknya anda pelajari sejarah dulu deh baru kemudian ngomong disini lagi soal dia...baca baik2 sejarah bangsa Arab, Sejarah Islam dan kemudian pelajari demografi dan perkembangan linguistik dari negara2 Timur Tengah...nah klo itu uda dilakukan baru deh kita ngomong lagi disini soal topik itu, klo gak mah percuma aja...udah buang2 waktu, terus gak ada manfaatnya lagi...capee deh

    Mungkin anda akan menuduh saya "menggeneralisir" ketika menyebut "muslim" dalam konteks thread ini. Oke [/B]deh, katakanlah tidak semua muslim adalah muslim radikal dan intoleran. Tapi, MANA SUARA MEREKA MENGUTUK RADIKALISME DAN INTOLERANSI SAUDARA SEIMAN MEREKA?

    saya nggak akan menuduh seseorang/sesuatu yang memang sudah jelas-jelas melakukan sesuatu dimana dia jadi tertuduh...

    Yang rajin bersuara lantang paling kelompok-kelompok Muslim liberal, yang nama-namanya sudah kita ketahui. Dan itu pun mereka dicap "sesat". Rata-rata muslim umumnya diam saja dan kurang bereaksi keras terhadap kebringasan saudara seimannya itu.

    anda bertanya kenapa mereka diam? karena dalam hati, mereka sendiri sebenarnya tahu bahwa orang yang melakukan kekerasan dan kebringasan tersebut bukanlah mewakili Islam, mereka itu cuma pinjem attribut "Islam" aja...klo Islam Liberal sih...ya, gw gak akan berbicara soal mereka disini, tempatnya gak pas...

    "Diam" itu bisa berarti setuju diam-diam, atau bisa berarti tidak peduli.

    bisa juga "diam" itu juga bisa diartikan mereka tidak berdaya untuk berbuat sesuatu

    Saya pikir, citra muslim yang keras, bebal, bodoh dan intoleran akan tetap terjaga sejauh mayoritas muslim yang "katanya" tidak setuju dengan radikalisme dan intoleransi saudara seiman mereka tidak begitu kencang.

    Muslim seperti anda sepertinya cuma bisa cari "permakluman" dari lawan bicara dengan menyebut "yang kayak gitu bukan cuma muslim saja kok".

    Memang betul bahwa radikalisme dan intoleransi ada di setiap umat beragama. Tapi untuk muslim, saya pikir ini sudah terlalu parah. Ekstrimisme Islam sudah menjadi issue dunia. Anda tidak bisa lagi mencari permakluman dengan mengucapkan "yang kayak begitu bukan cuma muslim saja kok".

    muslim seperti saya bagaimana maksudnya? hehe, apa anda yakin saya ini orang Muslim? kok bisa yakin sih? ^^

    mengenai masalah cari pembenaran atau pemakluman,
    hohoho, dugaan anda salah, saya gak perlu cari "pemakluman" dari orang seperti anda kok...buat apa? gak ada manfaatnya juga...
    saya ngomong panjang lebar disinipun juga saya gak akan ada gunanya buat anda...
    toh dari paparan anda, saya juga bisa menilai sendiri bagaimana kualitas lawan diskusi saya...
    saya ngomong disini gak lain hanya untuk share dengan teman2 lain di warung Kopimaya ini yang mayoritas lebih suka berdiskusi secara cerdas dan menggunakan akal dan logikanya dalam berpikir...dan itung2 buat nambah postingan lah, hehe...
    ngopi dulu ah...
    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    - BundaNa sebagai muslim, apa pernah mengkritik intoleransi umat Islam? Bikin thread soal ini pun, setahu saya belum pernah. Tapi begitu ada orang kafir yang menghujat intoleransi umat Islam, dia melakukan pembelaan diri dengan mengatakan "nggak semua muslim kayak begitu kok".
    nah yang anda lakukan terhadap Bundana ini sebenernya bisa dikategorikan sebagai Personal Attack/Insult...
    mau bagaimana dia bersikap apakah dia harus melapor kepada anda? think about it before you post...

  15. #15
    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    yang namanya umat itu beraneka ragam, tolong cermati baik-baik deh...kan katanya muslimwatch, masa nemunya cumanya yang jelek2 aja, atau jangan2 emang niatnya cuma buat nyari yang JELEK-JELEKnya aja?
    "Yang jelek-jelek" itu dibaca sebagai: "Perilaku merugikan orang lain mengatasnamakan ajaran agama". Karena itulah yang menjadi issue di sini. Jadi bukan sembarang perilaku jelek.

    Kalo ada orang Islam maling motor misalnya, itu juga perilaku jelek tapi itu kriminal biasa dan yang kayak begitu tidak pernah saya angkat. Lagian maling motor juga nggak bawa-bawa agama. Itu bukan issue yang diangkat dalam thread ini.

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    sekarang anda bawa2 masalah kasus Ambon, sebelum ngomongin soal itu, coba anda cari dulu deh akar muasal dan penyebab kenapa Ambon bisa kaya begitu...karena Ambon sebelum tahun 1998 dan Ambon pasca 1998 itu bener2 beda, lho...d^_^b
    Yang saya bicarakan, Ambon beberapa bulan yang lalu, bukan Ambon 1998. Sempet rame kok beritanya.

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    yang mereka benci adalah para pelaku kekerasan yang nota bene emang dari paham radikal
    Terus, ada nggak kritik atau kecaman SERIUS dari umat muslim yang "waras" terhadap ormas-ormas radikal? Kalo ada, berapa banyak? (Kalo mereka mayoritas, kan mestinya banyak).

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    gak usah gw cek juga gw tau yang namanya buku-buku sejenis gitu emang banyak tapi sebelum anda berbicara lebih jauh anda perhatikan saja penerbitnya...pelajari latar belakang penulisnya...baru kemudian anda nilai, termasuk jenis apa tuh buku itu? layak dibaca atau nggak? dan kira2 berapa banyak umat Islam berpikiran sehat yang baca buku itu?
    Bukan soal kualitas penerbit dan kualitas materi bukunya, tapi KEADILAN INFORMASI.

    Kalo buku-buku Islam yang mengkritik Kristen, kayaknya gampang beredar. Kalo sebaliknya? (Terlepas dari kualitas materinya)

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    dari tadi anda terus2an nyebut umat Islam ya? hehe, gini aja deh...menurut anda dari semua penganut Islam di Indonesia ini mana yang mayoritas? apakah yang moderat? atau yang radikal?
    Saya lebih banyak menjumpai muslim yang nggak jelas positioningnya di mana.

    Ada aksi ormas Islam radikal, nggak bersuara menentang. Ada aksi muslim menentang ormas radikal, nggak ikutan. Giliran ada yang mengkritik ormas Islam radikal, baru kelabakan dan membela diri "nggak semua muslim begitu kok, jangan menggeneralisir deh".

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    mengenai Christop Luxenberg, sebaiknya anda pelajari sejarah dulu deh baru kemudian ngomong disini lagi soal dia...baca baik2 sejarah bangsa Arab, Sejarah Islam dan kemudian pelajari demografi dan perkembangan linguistik dari negara2 Timur Tengah...nah klo itu uda dilakukan baru deh kita ngomong lagi disini soal topik itu, klo gak mah percuma aja...udah buang2 waktu, terus gak ada manfaatnya lagi...capee deh
    Bukan soal kualitas materi yang disajikan Luxenberg, tapi soal HAK UNTUK BERPENDAPAT.

    Perasaan kalo buku-buku Islam mengkritik Kristen, gampang banget beredar. Tapi begitu ada satu majalah yang memuat tesis Luxenberg yang "di luar keyakinan mainstream Muslim", langsung dituduh penistaan agama.

    (Sekali lagi, saya tidak mempersoalkan kualitas materinya Luxenberg atau buku-buku Islam yang kritis terhadap teologi Kristen [yang bisa saja mereka SALAH], tapi soal KETIDAKADILAN DALAM BERPENDAPAT)

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    saya nggak akan menuduh seseorang/sesuatu yang memang sudah jelas-jelas melakukan sesuatu dimana dia jadi tertuduh...
    Jadi, gimana point anda? Anda tidak setuju Islam radikal, tapi tidak mau mengkritik?

    Kalo ada orang kafir yang mengkritik, baru membela diri: "Nggak semua Muslim begitu kok".

    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    anda bertanya kenapa mereka diam? karena dalam hati, mereka sendiri sebenarnya tahu bahwa orang yang melakukan kekerasan dan kebringasan tersebut bukanlah mewakili Islam, mereka itu cuma pinjem attribut "Islam" aja...klo Islam Liberal sih...ya, gw gak akan berbicara soal mereka disini, tempatnya gak pas...
    JUSTRU kalau tahu mereka tidak mewakili Islam, kritik dong! Bersuaralah yang lantang mengecam mereka, karena perilaku mereka memperburuk citra umat Islam.

    Alasan anda itu tidak logis, dan terkesan CARI PEMBENARAN atas diamnya umat muslim "moderat" terhadap kebringasan saudara seiman mereka.

    Polanya begini:

    Ada ormas Islam beringas, banyak muslim diam.

    Ada sekelompok muslim pro-HAM dan pluralisme mengecam ormas beringas, tidak ikut bersuara menentang.

    Begitu ada orang kafir yang mengutuk ormas Islam beringas, langsung membela diri: NGGAK SEMUA MUSLIM BEGITU KOK.


    Quote Originally Posted by hayatzu View Post
    bisa juga "diam" itu juga bisa diartikan mereka tidak berdaya untuk berbuat sesuatu
    Kalo begitu, apa bisa disimpulkan bahwa muslim moderat itu "mayoritas?" (atau "silent majority?")

    Memang berat sih, mengecam keras saudara seiman sendiri.

    Yang heran itu, banyak muslim di sini (ketika dipancing dalam thread seperti ini) "bersikap" tidak setuju pada ormas Islam radikal, tapi tidak pernah bersuara lantang mengecam ormas radikal tersebut.

    Begitu ada orang kafir yang mengkritik dan menghujat ormas Islam radikal, baru deh teriak membela diri "nggak semua muslim begitu kok".

    Tapi begitu urusan menentang JIL baru kelihatan kencengnya kritikan.

    Orang kayak begitu nggak jelas positioningnya di mana. Kelihatan cuma cari-cari pembelaan saja.
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  16. #16
    Quote Originally Posted by hayatzu View Post

    nah yang anda lakukan terhadap Bundana ini sebenernya bisa dikategorikan sebagai Personal Attack/Insult...
    mau bagaimana dia bersikap apakah dia harus melapor kepada anda? think about it before you post...
    Ish, sekali2 bercerminlah biar tetap cakep gitu.

  17. #17
    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    Ish, sekali2 bercerminlah biar tetap cakep gitu.
    Dalam konteks quote tersebut, saya cuma mengkritik BundaNa apakah dia pernah mengecam keras kebringasan ormas radikal? Sebab saya nilai, BundaNa terutama dalam issue ini, tidak jelas di mana positioningnya.

    Mendukung ormas radikal, enggak. Tapi kecaman dan kritikannya/sikap menentangnya nggak kelihatan selama di thread diskusi di KM ini.

    Begitu ada orang kafir yang mengutuk-ngutuki ormas Islam radikal, baru membela diri "nggak semua muslim begitu kok, jangan menggeneralisir lah".

    Sepertinya, posisinya itu posisi "wagu" (canggung). Mau bela ormas radikal gimana, mau mengecam ya gimana.

    Setuju ormas radikal, enggak. Mau mengecam ormas radikal, nggak tega. Tapi denger orang kafir mengecam keras ormas radikal, ngelesnya cari aman.
    Last edited by ishaputra; 17-06-2012 at 02:42 PM.
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  18. #18
    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Dalam konteks quote tersebut, saya cuma mengkritik BundaNa apakah dia pernah mengecam keras kebringasan ormas radikal? Sebab saya nilai, BundaNa terutama dalam issue ini, tidak jelas di mana positioningnya.

    Mendukung ormas radikal, enggak. Tapi kecaman dan kritikannya/sikap menentangnya nggak kelihatan selama di thread diskusi di KM ini.

    Begitu ada orang kafir yang mengutuk-ngutuki ormas Islam radikal, baru membela diri "nggak semua muslim begitu kok, jangan menggeneralisir lah".

    Sepertinya, posisinya itu posisi "wagu" (canggung). Mau bela ormas radikal gimana, mau mengecam ya gimana.

    Setuju ormas radikal, enggak. Mau mengecam ormas radikal, nggak tega. Tapi denger orang kafir mengecam keras ormas radikal, ngelesnya cari aman.
    Ya tetap saja lo dah bersalah nge PA orang.
    Soal konteksnya (atau excusenya) hanya bisa
    memperingan saja.

    Seperti yang lo bilang juga bahwa apapun alasannya
    salah melarang orang beribadah. Jadi apapun alasannya
    (konteksnya) ya salah juga nge PA orang lain dunk.

    ---------------------------------------------------

    Soal topik, rasanya memang keterlaluan tuh yang nulis.
    Sayang negara (entah kenapa) selalu absen soal beginian.

    Tapi kalo di bilang tidak ada suara, rasanya suara NU
    sudah cukup keras soal mengutuk yang beginian.

  19. #19
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Cerminnya udah pecah semua

  20. #20
    pelanggan tetap Neptunus's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,814
    lha gara2 bercermin itu, kacanya jadi pecah saking gantengnya

Page 1 of 3 123 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •