Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 23 of 23

Thread: Global Government

  1. #21
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    The holy grail!
    salam

    not just that, almous all

    ---------- Post Merged at 11:46 PM ----------

    Quote Originally Posted by Silvercheeks View Post
    ^ datang kemana kop?
    silahkan datang saja ke kediaman mereka...agar kau belajar darinya...

    aku sudah...
    Sombong Itu Selendang Allah

  2. #22
    pelanggan tetap Silvercheeks's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Lost Clerics' Hideaway
    Posts
    645
    ^ dimana?
    10chr
    Kabar gembira untuk kita semua, kini tai ada ekstraknya~

  3. #23
    salam

    1777 : Nathan Mayer Rothschild lahir.

    1784 : Adam Weishaupt merencanakan Revolusi Perancis. Rencananya ditulis oleh salah seorang anak buahnya, Xavier Zwack, dan dikirim oleh kurier dari Frankfurt ke Paris. Namun, si kurier dalam perjalanannya mati tersambar petir, dan buku tersebut kemudian ditemukan polisi, dan diserahkan kepada otoritas Bavaria.

    Pemerintahan Bavaria segera memerintahkan penutupan pondok kebatinan dari Weishaupt di Grand Orient. Pemerintahan Bavaria yakin rencana yang ditulis di buku itu adalah ancaman sangat nyata dari sebuah kelompok yang berpengaruh, yang akan menggunakan perang dan revolusi untuk mencapai tujuan politik mereka.

    1785 : Pemerintahan ="text-align: justify;">

    1786 : Pemerintahan Bavaria menerbitkan detail dari Illuminati dalam dokumen berjudul "The Original Writings of The Order and Sect of The IlluminatiBavaria melarang Illuminati dan menutup semua pondok kebatinan mereka.
    Mayer Amschel Rothschild memindahkan keluarganya ke sebuah rumah lima lantai di Frankfurt yang mereka tinggali bersama dengan keluarga Schiff.

    1788 : Kalmann (Carl) Mayer Rothschild lahir.

    1789 : Rencana Illuminati untuk memprakarsai Revolusi Perancis berhasil mulai tahun ini sampai tahun 1793. Revolusi ini adalah impian para bankir, mereka mendirikan sebuah konstitusi dan meluluskan aturan untuk melarang Gereja Roma untuk memungut pajak dan juga mengeluarkan Gereja sebagai obyek pengecualian pajak.

    1790 : Mayer Amschel Rothchild berkata,

    "Biarkan saya menerbitkan dan mengontrol uang sebuah Negara dan saya tidak peduli siapa yang menulis hukumnya."

    1791 : Rothschild mendapatkan "kontrol atas uang negara" melalui agennya di kabinet George Washington, Alexander Hamilton, dengan mendirikan sebuah bank sentral di Amerika yang dinamakan First Bank of the United States. Kartel ini diberikan selama 20 tahun.

    1792 : Jacob (James) Mayer Rothschild lahir.

    1796 : Amschel Mayer Rothschild menikahi Eva Hanau.

    The heir Nathan Rothschild (left) during his visit to one of the Rothschild colonies

    1798 : Pada umur 21, Nathan Mayer Rothschild meninggalkan Frankfurt menuju Inggris, dan mendirikan sebuah bank di London.

    1800 : Salomon Mayer Rothschild menikahi Caroline Stern.

    1806 : Napoleon mengatakan bahwa dia akan menyingkirkan keluarga Hess-Cassel dari pemerintahan. Pangeran William IX dari Hesse-Hanau, melarikan diri dari Jerman menuju Denmark dan mempercayakan kekayaan senilai 3 juta dolar kepada Mayer Amschel Rothschild.
    Nathan Rothschild menikahi Hannah Barent Cohen, putri dari seorang pedagang kaya di London.

    1808 : Anak pertama Nathan Rothschild, Lionel Nathan de Rothschild lahir.

    1810 : Sir Francis Baring dan Abraham Goldsmid meninggal. Dengan demikian Nathan Rothschild menjadi satu-satunya bankir besar di Inggris.

    Salomon Rothschild menuju Vienna, Austria, dan mendirikan sebuah bank, M.von Rothschild und Sohne.

    1811 : Kartel Bank of the United States habis dan Konggres Amerika tidak memperpanjangnya. Nathan Rothschild berkata,

    "Bila aplikasi perpanjangan kartel ini tidak diperpanjang, Amerika akan terlibat dalam perang yang mengerikan." Konggres tetap menolak memperpanjang kartel ini, dan Nathan Rothschild mengancam kembali,

    "Beri pelajaran buat Amerika yang lancang. Bawa kembali mereka ke status kolonial."

    1812 : Didukung oleh uang dari Rothschild, Inggris menyatakan perang atas Amerika. Rencana Rothschild adalah membawa Amerika ke lembah hutang yang dalam dan memaksa mereka untuk memperbahui kartel First Bank of the United States.

    Mayer Amschel Rothschild meninggal. Dalam wasiatnya dia memerintahkan hal berikut: "Semua posisi penting di bisnis keluarga hanya boleh dipegang oleh anggota keluarga; hanya anak laki-laki dari keluarga yang boleh berpartisipasi dalam bisnis keluarga, ini termasuk seorang anak laki-lakinya yang lahir di luar nikah (penting untuk diketahui bahwa Rothschild juga memiliki 5 anak perempuan, jadi hari ini penyebaran dari dinasti Zionist Rothchild yang tidak memiliki marga Rothschild telah menyebar luas, dan orang Yahudi percaya anak yang lahir dari wanita Yahudi tetap adalah keturunan Yahudi); anggota keluarga harus mengawinkan anak sepupu pertama dengan sepupu kedua untuk mempertahankan kekayaan keluarga (dari 18 perkawinan dari cucunya, 16 adalah perkawinan antara sepupu pertama); tidak boleh dilakukan inventori publik atas kekayaannya; tidak boleh ada aksi legal terhadap nilai atas hartanya; anak tertua dari anak tertua akan menjadi kepala keluarga (kecuali mayoritas keluarga menyetujui untuk mengubahnya).

    Contohnya adalah Nathan Mayer Rothschild-lah yang menjadi kepala keluarga paska kematian Mayer Amschel Rothschild.

    Jacob Mayer Rothschild menuju Perancis dan mendirikan sebuah bank, de Rothschild Freres.
    Nathaniel de Rothschild, anak menantu Jacob Mayer Rothschild lahir.

    1814 : Mengenai $3 juta yang dititipkan Pangeran William IX kepada Rothschild, menurut Ensiklopedia Yahudi, edisi 1905, volume 10, halaman 494:

    Uang ini disimpan dalam tong anggur, dan tidak berhasil ditemukan oleh pasukan Napoleon saat mereka memasuki Frankfurt. Uang ini ternyata tidak pernah dikembalikan oleh Rothschild kepada Pangeran William.

    Nathan Rothschild menginvestasikan $3 juta ini dalam emas di East India Company karena mengetahui uang itu akan berguna untuk kampanye peninsula Wellington. Uang yang dicuri ini memberikan empat keuntungan li dengan nilai par.
    2. Dalam bentuk emas yang dia jual kepada Wellington.
    3. Dalam bentuk pembelian kembali emas itu.
    4. Dalam bentuk pengiriman emas tersebut ke Portugis.

    1. Dalam bentuk surat hutang Wellington yang dia beli dengan harga 50 sen per dolar dan dia dapatkan kemban memulai kebijakan mereka untuk membiayai kedua belah pihak dalam peran justify;">

    1815 : Rothschild bersaudara menyediakan suplai emas kepada pasukan Wellington (melalui Nathan di Inggris) dan pasukan Napoleon (melalui Jacob di Perancis), dag. Rothschild menyukai perang karena perang adalah generator hutang terbesar bagi sebuah negara yang bebas risiko bagi sang pemberi pinjaman.

    Hutang ini selalu dijamin oleh pemerintah negara bersangkutan, dijamin oleh tenaga kerja di negara tersebut, dan benar-benar tidak masalah siapa yang menang dalam perang, karena dalam pinjaman disebutkan bahwa pemenang dari perang akan membayar hutang dari negara yang kalah.

    Saat Rothschild membiayai kedua belah pihak dalam perang, mereka juga menggunakan jaringan bank yang mereka miliki di Eropa untuk mendirikan sebuah jaringan jasa pengiriman pos dengan menggunakan rute rahasia dan kurier yang lebih cepat. Keberadaan kurier sangat penting bagi Rothschild agar dia bisa selalu lebih cepat tahu dibanding orang lain untuk mengetahui informasi terkini dari apa yang terjadi.

    Selain itu, kurier dari Rothschild adalah satu-satunya pedagang yang diizinkan melalui blokade Inggris dan Perancis. Kurier-kurier inilah yang selalu memberikan informasi kepada Nathan mengenai perkembangan terkini dari perang dan Nathan menggunakan informasi itu untuk mengambil posisi beli ataupun jual di bursa saham.

    Salah satu kurier Rothschild bernama Rothworth. Saat hasil akhir perang Waterloo dimenangkan oleh Inggris, Rothworth berhasil memberitahu hasil perang tersebut kepada Rothschild 24 jam lebih cepat dibanding kurier dari Wellington.

    Saat itu surat hutang Inggris disebut dengan consuls dan mereka diperdagangkan di bursa saham. Nathan menginstruksikan semua bawahannya untuk menjual consuls. Hal ini membuat pedagang lainnya percaya bahwa Inggris pasti telah kalah dalam perang dan mereka pun mulai menjual dalam kepanikan.

    Harga consuls jatuh bebas dan Nathan kemudian diam-diam menginstruksikan bawahannya untuk membeli kembali consuls sebanyak-banyaknya.
    Ketika berita kemenangan perang bagi Inggris sampai di London, nilai consuls naik ke level yang bahkan lebih tinggi dibanding harga sebelum perang dimulai. Nathan Rothschild mendapatkan keuntungan hampir 20 kali lipat dari investasi ini.
    Keluarga Rothschild lewat cara ini berhasil mengontrol ekonomi Inggris, dan mengendalikan Bank of England.

    Tahun 1815, Nathan Mayer Rothschild membuat pernyataan ini,
    "Saya tidak peduli siapa boneka yang akan dipilih menjadi Raja Inggris untuk memimpin kekaisaran yang mana mataharinya tidak pernah terbenam. Orang yang mengontrol suplai uang Inggris mengendalikan kekaisaran Inggris, dan sayalah yang mengontrol suplai uang Inggris."

    Nathan juga mengatakan bahwa selama 17 tahun dia di Inggris, dia berhasil melipatgandakan 20.000 pound yang diberikan Bapaknya menjadi 50 juta pound, naik 2500 kali lipat!
    Keluarga Rothschild menggunakan kontrol mereka di Bank of England untuk mengganti metode pengiriman emas antara negara ke negara, dan mereka mulai menggunakan kelima jaringan bank mereka yang tersebar di Eropa untuk memulai sistem debit dan kredit kertas, sistem perbankan yang bertahan sampai sekarang.

    Di akhir dari abad tersebut, sebuah periode yang dikenal sebagai "Zaman Keluarga Rothschild," diperkirakan keluarga ini mengontrol setengah dari kekayaan dunia.

    Dalam Konggres Vienna yang berlangsung antara September 1814 sampai Juni tahun ini, Rothschild menyampaikan keinginannya untuk membentuk Pemerintahan Dunia, yang akan memberikan mereka kontrol politik mutlak atas kebanyakan dari negara-negara beradab. Namun, Tsar Alexander I dari Rusia, yang tidak mengizinkan Rothschild untuk mendirikan bank sentral di Rusia, tidak setuju dengan rencana tersebut, sehingga rencana Pemerintahan Dunia Rothschild terhalangi.

    Nathan Rothschild kemudian bersumpah bahwa suatu hari dia ataupun keturunan dari dia akan menghancurkan seluruh keluarga Tsar Alexander I dan keturunannya. Malang bagi dunia, 102 tahun kemudian keturunan Rothschild membiayai Bolsheviks dan memenuhi janji ini.

    1816 : Konggres Amerika akhirnya menyetujui pendirian bank sentral Amerika berikut, Second Bank of the United States, yang mendapatkan kartel selama 20 tahun. Perang Inggris dengan Amerika pun berakhir dengan ribuan orang menjadi korban dalam perang demi Rothschild untuk mendapatkan banknya.

    1818 : Setelah Perancis mendapatkan pinjaman besar pada tahun 1817 untuk membangun kembali Negara mereka paska perang Waterloo, Rothschild membeli surat hutang pemerintah dalam jumlah yang sangat besar dan membuat harganya melambung.
    Pada 5 November mereka menjual besar-besaran di bursa dan menyebabkan nilai surat hutang tersebut jatuh bebas dan membawa Perancis ke kepanikan finansial. Keluarga Rothschild kemudian masuk kembali ke pasar dan mengambil kontrol atas suplai uang Perancis. Ini adalah tahun yang sama di mana Rothschild berhasil meminjamkan 5 juta pound kepada pemerintahan Prussia.

    1821 : Kelmann (Carl) Mayer Rothschild dikirim ke Naples, Italy. Dia kemudian melakukan banyak transaksi bisnis dengan Vatikan dan Paus Gregory XVI.
    Setiap kali Paus menerima Kalmann, dia akan memberikan tangannya untuk dicium, bukannya jari kaki seperti kebiasaan umumnya, yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh Kalmann di Vatikan.

    1822 : Raja Austria menanugerahi kelima Rothschild bersaudara dengan gelar Baron. Nathan Rothschild memutuskan untuk tidak menerima gelar itu.

    1823 : Keluarga Rothschild mengambil alih operasi finansial Gereja Katolik, di seluruh dunia.

    1830 : David Sassoon, seorang bankir Yahudi, dan juga agen opium dari Rothschild di Cina, Jepang, dan Hong Kong, berhasil menyelundupkan 18.956 peti opium ke wilayah ini. Bisnis ini menghasilkan keuntungan jutaan dollar bagi Rothschild dan Kerajaan Inggris.

    1832 : Presiden Amerika Andrew Jackson mengkampanyekan slogan "Jackson And No Bank!" Dia ingin kontrol sistem uang di Amerika ada di tangan rakyat, bukan di tangan bankir (Rothschild).

    1833 : Rothschild memperketat suplai uang Amerika dan memprakarsai sebuah depresi ekonomi. Presiden Jackson yang mengetahui apa maksud dari tindakan ini kemudian berkata,

    "Kalian para penjahat busuk, saya akan mengusir kalian, demi Tuhan, saya akan mengusir kalian."

    1834 : Pimpinan revolusi Italy, Giuseppe Mazzini, dipilih oleh Illuminati untuk menjalankan program revolusinya dan menjalankan tugas ini sampai dia meninggal tahun 1872.

    1835 : Percobaan pembunuhan Presiden Jackson gagal.

    Rothschild mendapatkan hak pertambangan quicksilver di Almaden, Spanyol. Transaksi ini adalah konsesi pertambangan terbesar pada zaman itu dan karena quicksilver adalah komponen vital untuk penyaringan emas dan perak, maka Rothschild secara virtual mendapatkan hak monopoli dunia.
    Sombong Itu Selendang Allah

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •