Kalau soal program acara, nah saya banyak suka yang di Trans : semua
petualangan (Jelajah, Paradiso, Petualangan Si Gundul dsb), Mancing Mania,
Si Bolang, komedi situasi Kejar Tayang dan Suami Takut Istri (dulu ada
Bajaj Bajuri)


Di SCTV dan RCTI, ketika luang, kadang-kadang nongkrongin FTV, meski dalam
hati membatin "kok di Jawa-Bali melulu sih settingnya". FTV ini terlalu tipikal.
Artinya, kalau ngambil setting misalnya Jogja, pasti ada gadis lokalnya yang diceritakan
njawani banget, medok, kadang2 ndeso. Rasanya orang Jogja gak segitunya deh
Trus ketemuan ama Pria Kota...


Ringkasnya, FTV dengan baik hatinya memotret lansekap kebudayaan daerah2 itu
tapi terlalu tipikal. Andai bisa saya sarankan dan jika mereka punya dana, sekali-
sekali pergilah ke bagian Indonesia yang lain


O ya, di Trans saya juga nongkrongin sinetron SM*SH dengan setia dan suka cita,
saking ingin tahunya, hihihih. Melihat Indonesia mengadopsi ide dari Hana Yori
Dango
. Menghibur lo. You Know Me So Wellll..................

Ada kali ya, anak-anak kaya Indonesia yang bertaruh cewek dengan mobil mewah?