Saya sendiri lebih melihat ini sebagai generation gap ketimbang idealisme. Generasi muda hidup di jaman yang berbeda dengan generasi sebelumnya, dan beberapa orang tua hanya mampu melabeli perbedaan itu sebagai dekadensi moral ... Hanya karena mereka dulu naik sepeda ke kantor, bukan berarti kita yang sekarang naik mobil sudah kehilangan kekuatan mereka dulu...
Sukarno melarang ngak-ngik-ngok, melarang pemuda berambut gondrong...
Harmoko dan Sudomo melarang lagu cengeng...
Habibie nggak suka sama lagu rap...
Saya gak suka sama hp dan komputer canggih...
Mengingat kasus saya ternyata cuma ketidakmampuan saya untuk belajar mengoperasikan alat-alat canggih itu, maka saya simpulkan bahwa ketidaksukaan bapak-bapak di atas cuma simbol dari kegagalan mereka mengikuti jaman yang sudah berubah dan bapak-bapak yang berkuasa itu sebaiknya belajar untuk tidak menggunakan kekuasaan untuk melegitimasi kesukaan/ketidaksukaan pribadi mereka ...
Dunia yang luas ini pada akhirnya cuma akan jadi satu kampung kecil... budaya akan bertemu dan berbaur. Dalam prosesnya pasti akan terjadi pilah memilah, cocok atau tidak cocok. Dalam skala kecil ini sudah terjadi di Indonesia. Apakah orang Solo harus menolak orang Batak masuk ke kota mereka hanya karena orang Batak itu suaranya lebih lantang dan sangat bertentangan dengan idealisme orang Solo yang kalau bersuara harus tidak kedengaran?
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)






, maka saya simpulkan bahwa ketidaksukaan bapak-bapak di atas cuma simbol dari kegagalan mereka mengikuti jaman yang sudah berubah dan bapak-bapak yang berkuasa itu sebaiknya belajar untuk tidak menggunakan kekuasaan untuk melegitimasi kesukaan/ketidaksukaan pribadi mereka ...
Reply With Quote