Untuk angka 8 saya pake gaya universal. Mungkin, saya udah lupa, gaya Indo udah saya tinggalkan sejak kecil (SD?). Yg jelas, saya sangat yakin, saya pernah pake gaya Indo tsb. Barusan coba2 iseng melakukan gerakan tangan untuk gaya tsb scr "pelan2 dgn penuh perasaan" ternyata saya merasa ndak asing dgn gerakan tangan tsb. Itu artinya, IMO, "otak bawah sadarku" kenal baik gaya tsb, dus saya pernah memakainya jaman dulu, cuman saya tetap gagal mengingat saat2 kapan hal itu terjadi.

Untuk angka 9 saya ndak pake ekor (gaya Indo) tapi juga ndak lurus aja (universal), melainkan berupa lengkungan (garis lengkung tapi sama sekali ndak menyerupai "ekor"). Gaya "angka 9 lurus" malah saya pake untuk menuliskan huruf "q" (Q kecil).

Untuk angka 7 saya biasa pake garis menyilang. Kayaknya ini Indo banget.