Results 1 to 20 of 343

Thread: renungan ndugu v2.0

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    http://nyti.ms/h8RF5N
    nobody calls anybody anymore how true artikel itu! begitulah kenyataan di jaman skarang

    persis seperti yang ditulis oleh penulis itu, kalo telponku berdering, dan jika penelponnya bukan keluarga ato bukan dari seseorang yang memang lagi ditunggu telponnya, pikiran pertamaku adalah "ada apa? what's wrong? ada masalah apa? ada kedaruratan apa?"

    sepertinya kebudayaan berinteraksi secara santai sudah sangat berubah. mungkin di jaman2 dulu sebelum telpon menjadi seumum skarang, mungkin sangat lumrah untuk seseorang berkunjung ke rumah orang laen tanpa perlu bikin janji dulu, sekedar bersilahturahmi ato menjenguk ato ngajak ngobrol santai. sangat wajar dilakukan walo tidak ada tujuan khusus. kalo empunya ngga ada di rumah, ya sudah, mungkin titip pesen aja.

    lalu setelah telpon sudah lebih umum, saya inget biasanya kita nelpon dulu sebelum berkunjung rumah seseorang, minta permisi, ato bikin janji ngabarin kapan mo berkunjung. mengunjungi rumah secara langsung menjadi tidak begitu umum lagi, bahkan etikanya jangan mengunjungi rumah orang setelah jam sekian malem supaya tidak mengganggu orang rumah. kalo orang mo ngobrol2 santai, pake telpon aja langsung. sangat wajar anak2 remaja jaman itu memonopoli telpon, sembunyi di kamarnya, dan ngobrol sampe pagi2 subuh2.

    skarang? di jaman rata2 setiap manusia sudah mempunyai hape pribadi? lewat sms. ato lewat imel, apalagi dengan adanya fasilitas komputer, smartphone, internet dan segala gadget elektronik. telpon secara langsung? sangat jarang dilakukan lagi. begitulah yang terjadi padaku. and i know i'm not alone. kalo ada telpon dengan nomer tak dikenal yang masuk, pasti di-ignore dan tidak diangkat. kalo ada yang penting, maka penelpon akan meninggalkan pesan. begitu pemikiran orang jaman skarang pada umumnya. (celakanya, fenomena ini juga sudah mulai mewabah ke dunia kerja / kantoran). etikanya, jangan menelpon di atas jam sekian malam, supaya tidak mengganggu pemilik telpon. kalo mo ngomong langsung lewat telpon, etikanya imel duluan untuk janjian ato minta permisi apakah bisa nelpon jam sekian. phone appointment.

    padahal kalo dipikir2, jika dibandingkan dengan baru 10 taon yang lalu, apakah aneh / salah menelpon tanpa warning? ntah bagaimana terbentuknya peraturan tak tertulis ini, dan ntah bagaimana saya pun nge-pick up etika dan budaya baru ini.

  2. #2
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    http://nyti.ms/h8RF5N
    nobody calls anybody anymore how true artikel itu! begitulah kenyataan di jaman skarang

    persis seperti yang ditulis oleh penulis itu, kalo telponku berdering, dan jika penelponnya bukan keluarga ato bukan dari seseorang yang memang lagi ditunggu telponnya, pikiran pertamaku adalah "ada apa? what's wrong? ada masalah apa? ada kedaruratan apa?"
    Ah persis! Saya seringnya tidak mengangkat telpon jika dari nomor tidak dikenal atau dari kantor. Males ditimpakan problem solving kayak nggak ada hari esok saja.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •