http://www.economist.com/node/10424391
bacaan yang sangat menarik mengenai employment, struktur organisasi, kehidupan kerja, dan budaya kerja di jepang![]()
http://www.economist.com/node/10424391
bacaan yang sangat menarik mengenai employment, struktur organisasi, kehidupan kerja, dan budaya kerja di jepang![]()
http://www.nytimes.com/2012/12/23/wo...anted=all&_r=0
sekian taon yang lalu, seorang yahudi pernah mengatakan padaku mengenai pandangannya bahwa islam adalah agama yang penuh interpretasi. tapi membaca artikel di atas, bukankah judaism juga demikian? atau bahkan, most if not all religions atau pandangan hidup juga demikian. life is all about intepretation. and of all abrahamic religions, kupikir dua agama ini sebenarnya paling mirip antara satu sama lain.
i wonder what he would say mengenai artikel itu.![]()
not quite the end of the year yet, but it's almost there. pertanyaan yang sama dengan taon2 sebelumnya, apa yang sudah kulakukan tahun ini? rasanya waktu berlalu terlalu cepat dan saya tidak tau harus mulai dari mana dulu.
biggest highlight of the year tentu saja saat pulang dan jenguk ortu dan kampung dan guru sd setelah hampir delapan tahun ga pulang ke kampung halaman. cuman karena itu terjadi di awal tahun, oh-it-just-seemed-so-long-ago. semakin gede, keadaan hidup setiap orang sudah berubah, alasan untuk pulang kampung rasanya semakin digerogoti waktu, that's a little sad i think. do i really have to find an excuse to go home next time? i hope not. home is home. i hope. on somewhat unrelated note, urusan rumah sempat meledak beberapa kali sepanjang taon ini, beberapa masalah yang di luar kapasitas maupun kontrolku. i know i didn't play any role here, tapi tetep aja menyedihkan melihat orang2 terdekatmu lagi mengalami masalah.
urusan kesehatan, saya berhasil melalui taon ini tanpa mematahkan tulang. sempat follow up mengenai suatu kasus juga yang ternyata tidak apa2. paling bahu yang bermasalah dan mengganggu kerjaan sehari2, but i'm working on it. dan jerawat yang endlessly nongol terus yang ternyata masalah hormonal menurut tes darah dokter. i'm working on it as well. nothing life threatening besides urusan remeh temeh begini.
urusan kerjaan, now there is a change of pace here. dapet kerjaan baru, bahkan dapet my first ever certification. with flying colors if i may add. i wasn't really planning for it, and it wasnt even in my negotiation when i took the job offer, but hey, if the company pays for it, and not a small amount at that, why not ya? just consider myself lucky. :p mengenai personal development, i am learning some new things for sure, hal yang berbeda dengan apa yang pernah terekspose di tempat kerja dulu. ngga se-fast-paced as my old job, dan hal yang dipelajari juga tidak sebanyak my old job. not sure if it is a good or bad thing. tapi saya terima aja deh whatever comes along. selalu ada hal yang bisa dipelajari dari pengalaman.
tentu saja masih banyak hal yang pengen saya pelajari dan lakukan. asal saya bisa buang tabiat malas itu, dan lebih disiplinah, tahun depan saya mungkin masih bakal nge-whine mengenai hal yang sama lagi.
we shall see.
masih di tema tahun baru
cuman mau nge-quote si Harry dari when harry met sally mengenai lagu auld lang syne
you just gotta love this character"What does this song mean? My whole life, I don't know what this song means. I mean, 'Should old acquaintance be forgot?' Does that mean that we should forget old acquaintances. Or does it mean that if we happened to forget them, we should remember them, which is not possible because we already forgot them?"one of the best fictional characters out there
love the way he thinks![]()
hm. you know, looking back, i have come a long way ya![]()
suatu hari long time ago, kamu memutuskan untuk melangkah ke arah berlawanan dari sesuatu yang kamu percayai dari kecil. orang2 suka menganggap bahwa pasti ada satu insiden traumatis yang menyebabkannya demikian. padahal kupikir tidak harus selalu begitu. there isn't an on/off switch button when it comes to religion ato pandangan hidup.
coba kita berandai bahwa ada skala dalam mengukur rasa ke-religious-an dan ke-anti-religious-an seseorang. for simplicity sake, kita ikut sistem penggaris.
1-----2-----3-----4-----5-----6-----7-----8-----9-----10
dengan 1 sebagai ekstrim religius
dan 10 sebagai ekstrim anti-religius
dan tengah, wherever it may be, sebagai neutral dan tidak peduli.
biarpun dasar pandangan orang bertipe 1 dan bertipe 10 sangat bertolak belakang, mereka mempunyai masalah yang sama, yaitu sama2 extremists yang merasa pandangannya yang paling benar.
hidup di komunitas yang sangat menjunjung agama, yang anything and everything selalu berotasi pada hal yang bernama agama, saya rasa orang yang memutuskan untuk memilih jalannya sendiri ada kecenderungan untuk tergelincir ke ekstrim yang satunya lagi. sepertinya saya juga pernah menjadi korban yang sempat tergelincir juga. and if you think about it, bukankah itu juga yang pernah dilakukan oleh sidhartha gautama? bukannya saya ingin menyamakan diri dengan sang buddha, karena kupikir setiap orang mempunyai personal journey menurut caranya masing2, dan pengalaman hidupku is no where close to his. but the point is, it could be a problem. kamu berpikir dengan membanting setir ke posisi 10, you are all set. but then, apa yang membedakan kamu yang bertengger di posisi 10 dengan orang yang berada di posisi 1? sama aja. kamu mengulangi cara berpikir yang sama lagi.
so where am i right now? i dont know. i would like to think i am getting closer to the middle, and try to. kalo melihat how i can be detached dari kedua partai, menonton 1 dan 10 dengan some level of amusement and hopefully some objectivity, dan memposisikan either 1 ato 10 sebagai non-prioritas hidup, menyadari melepaskan dan stepping away from those, then yea, dibandingkan dengan diriku from many years ago, i think i am making progress getting closer to the middle. di saat demikian, i am glad hidup di komunitas dan lingkungan yang kondusif juga.
small little step at a time
http://news.yahoo.com/app-rewards-ch...162009741.html
rasanya segala hal juga sudah ada appnya. termasuk app untuk ortu dan anak, di mana ortu bisa nge-list tugas2 rumah, dan anak memenuhi tugas2 itu, dan nanti dikasi point dan reward. i wonder apa opini si ibu-no-nonsense, seorang ibu muda 2 anak yang kukenal di tempat kerjaku dulu. dia seorang single parent, imigran dari daerah karibia and one of the few women yang kukenal yang cerdas, witty, quick, no-nonsense, and funny.
kuingat dulu dia sempat mengangkat topik mengenai cara parenting style dalam mengajarkan anak untuk mengerjakan tugas rumah. ada ortu / anak yang pake negosiasi. kalo si anak membereskan kamar sendiri, atau bantu cuci piring, atau bantu buang sampah, dll, maka ntar si anak dikasi es krim, ato boleh maen game se-jam lebih lama, ato kasi uang jajan extra, dll. ato kalo ujian dapet nilai bagus, ntar dapet hadiah ini itu.
sedangkan si ibu-no-nonsense ini merasa cara parenting style itu absurd. anak tidak seharusnya perlu disogok dengan hal itu, karena tugas2 rumah itu sudah seharusnya dan sewajarnya adalah tugas anak dan skill hidup yang harus dipelajari mereka. sekolah dan belajar dan mendapat nilai bagus pun sudah seharusnya tanggung jawab mereka. it is expected. bukan sesuatu yang perlu dijual belikan ato dinego ato disogok. kalo dia mau ngasi anaknya es krim, maka dia ngasi anaknya es krim, tapi bukan sebagai reward karena si anak sudah berbuat ini itu.
diskusi itu tentu menjadi sangat seru dan lucu saat beberapa kolega laen ikut nimbrung dengan pengalaman cara parenting masing2, baik sebagai sesama young parents maupun berdasarkan pengalaman saat kecil dengan ortu masing2.
to each his/her own ya?cuman kalo seandainya si ibu-no-nonsense baca artikel ini, i'm sure she has a lot to say
good times
http://online.wsj.com/article/SB1000...364231346.html
http://news.yahoo.com/facebook-death-172350356.html
di jaman informasi begini, rata2 setiap pengguna internet pasti mempunyai account digital, seperti di yahoo, youtube, gmail, facebook, twitter, tumblr, etc. kuingat beberapa waktu yang lalu, sempat ketemu website yang menyediakan service untuk membantu user memanage akses accountnya, khususnya setelah meninggal. misalnya surat wasiat digital yang dikirim ke yang dipercayakan setelah seorang pengguna meninggal.
tapi apa yang terjadi dengan mereka yang tidak menggunakan service ini? atau bagaimana kalau user yang meninggal itu tidak meninggalkan surat wasiat yang menyatakan secara eksplisit bahwa anggota sodara laen bisa/boleh menggakses account2 digitalnya?
apakah website2 yang ngehost account2 itu berhak menolak request akses oleh keluarga yang ditinggalin? atau mereka harus memberikan akses itu? pihak mana yang mempunyai kontrol atas digital legacy ini? keliatannya ini lah yang lagi dibentuk legislasinya.
kalau saya adalah user yang sudah meninggal itu, would i want to keep it private or accessible to family members?
Yg berhubungan sama aset dan finansial kayaknya perlu dishare deh seingatku. Sisanya biarlah berlalu.
http://news.yahoo.com/singapore-plan...-business.html
is it worth raising country's population by immigration at the cost of public discontent and other social issues? maybe it is for the economy. dalam bbrp taon belakangan saja, jumlah populasi sudah bertambah dengan dramatis. and even then, sudah macem2 masalah sosialnya. at the rate it is going, seperti menunggu bom waktu. di posisi serba salah sepertinya. is it worth it though?
Spoiler for quotes:
http://news.yahoo.com/poor-cages-sho...142611366.html
parah juga kondisi housing di hongkong ya. pake tinggal bergaya kandang begitu. musti bayar biaya sewa lagi. mana banyak manula lagi sebagai penghuninya.
having had a very brief stop on each country recently, topik housing dan immigration yang pasti adalah topik diskusi yang lagi hot. the high cost of housing di kedua kota itu, dan banjirnya imigran orang kaya baru dari mainland china di hongkong, dan banjirnya imigran regional sekitarnya di singapur. yang membedakan hanya saja tindakan mengenai imigrasi di singapur adalah a premeditated move oleh pemerintahan, sehingga infrastruktur pun dibangun sebagai antisipasi walo itu bukan berarti menurunkan biaya housing yang lagi tinggi2nya sekarang. it is just more controlled, and the local gov has done a good job maintaining existing infrastructures. sedangkan hongkong seperti kota yang terlantar, isu housing was neglected for the longest time, aging infrastructure yang keliatan di mana2.
what i am curious is, hongkong yang secara geografis lebih gede dengan populasi a little more than 7 millions, sudah cukup padat dan banyak masalah sosialnya. sedangkan singapur yang relatively jauh lebih kecil berambisi ingin menargetkan populasi 7 juta, mostly by immigration, i think is a pretty bold move. akan sangat menarik untuk diamati.![]()
http://www.reddit.com/r/IAmA/comment...melinda_gates/
lucu juga baca iama-nya bill gates di reddit![]()
Spoiler for Q&A:
![]()
![]()
^ gu, bisa jelasin ga itu jokenya gimana?
g miss nih....ga nangkep sama sekali![]()
Popo Nest
well, hobo dulunya berarti orang yang menjalani kehidupan alternatif, hidup secara nomad, berkelana dari satu tempat ke tempat laen. seperti vagabond. sejarahnya ada di wiki kalo mau tau detailnya
http://en.wikipedia.org/wiki/Hobo
tapi jaman sekarang, istilah hobo biasa dipake untuk menyebut orang gembel, yang homeless, bau ga mandi, tidak ada kerjaan / penganggur, hidup terkatung2, miskin, selalu keliatan hanging around dan ngorek2 tong sampah, karena mereka biasa cari makan hasil buangan orang di sana. kira2 begitu deh.
jadi komentar skiingbeing kedengaran lucu karena it is taken out of context (mengenai kesukaan billgates ke garbage dumps / pembuangan sampah, yang padahal itu kan sala satu isu of interestnya foundation bill+melinda gates ini, yaitu recycling), dan karena hobo biasa adalah homeless, mereka biasa juga suka tinggal di tempat2 umum seperti bawah jembatan sebagai tempat naungan, dan billgates juga -i guess- bisa disebut sebagai penganggur, karena dia sudah tidak aktif di microsoft, fokus kerjaannya lebih ke foundation dan misi filantropinya, hampir seperti selingan aja (he is too rich to work anyway), dan tentu saja istilah wealthiest hobo is an oxymoron, permainan kata2 kontradiktif yang menunjukkan irony-nya![]()
Last edited by ndugu; 12-02-2013 at 11:27 PM.
http://finance.yahoo.com/news/should...144048875.html
http://www.businessweek.com/articles...apore#r=auth-s
so, kedengarannya semakin banyak orang amrik yang melepaskan kewarganegaraannya karena income tax yang semakin tinggi. seperti yang dikatakan oleh penulis artikel kedua, I guess it's true that "Migration is about opportunity, not loyalty" after all.there are some high profile cases yang menarik untuk dibaca.
saya inget pernah baca mengenai dia beberapa waktu yang lalu. dan yang paling bikin geleng2 kepala adalah pajak yang setinggi itu untuk income yang cuman $1.4 juta. that's a very high tax dengan threshold yang sangat rendah kupikirMost recently, actor Gerard Depardieu made headlines for renouncing his French citizenship to become a Russian citizen in order to avoid France’s proposed 75% tax on earned income above $1.4 million. Russia has a flat 13% tax rate.even bruce willis mengkritik prancis for it
![]()
IF (mind the big IF), i should ever get that rich, it's good to know negara2 mana yang dikategorikan sebagai 'tax haven'switzerland, bahamas, singapore, or other middle eastern countries. *nyatet*
beli lotere dulu deh![]()
Last edited by ndugu; 15-02-2013 at 04:09 AM.
Indonesia bukannnya tax heaven juga ya?
Setidaknya bisa menghindar pajak dengan gampang.![]()
i suppose![]()
![]()
Last edited by ndugu; 16-02-2013 at 02:26 AM.
http://news.yahoo.com/exclusive-appl...182005220.html
it is just a matter of time![]()
http://finance.yahoo.com/news/the-25...35.html?page=2
found an interesting article about the 25 most miserable places in the world. parameter yang diambil simpel2 aja sih, cuman berdasarkan inflasi dan unemployment rate. ada beberapa yang stand out di pandanganku.
mengambil posisi pertama - 1. zimbabwe
i find the unemployment rate is just simply mind boggling. man, that's unreal. is it even possible?Misery index score: 103.3
CPI inflation: 8.3%
Unemployment: 95%![]()
Spoiler for zimbabwe:
posisi keempat - 4. belarus
ok. inflasinya memang gila2an. tapi it's not the worst yang pernah kubaca. kayanya dulu zimbabwe inflasinya malah jauh lebih tinggi dari itu. but still, this is very bad. dan kayanya paling parah dibandingkan dengan semua 25 negara yang di daftar ini.Misery index score: 71
CPI inflation: 70%
Unemployment: 1%
but what impresses me most is the unemployment rate. whoa. 1%. that's impressive. dan 50% of labor force employed by the gov. that's kinda crazy too.
Spoiler for belarus:
trus yang rada unexpected yang masuk ke dalam daftar juga adalah marshall islands (posisi 15) dan maldives (posisi 22). i mean, bayanganku daerah2 ini adalah surga (buat turis, that is). simply beautiful. yang pasti maldives termasuk sala satu tempat yang ingin kukunjungi sebelum mati, provided blom tenggelam, tentu saja. katanya ini tempat yang setiap tahun semakin tenggelam. and still, it's kinda surprising to see them made into the list
![]()
http://www.sensory-processing-disord...g-toilets.html
Kemaren saat lagi google2 nyari info untuk projek kecil, i stumbled upon this site. Ternyata ada juga ya fobia kaya gini, takut sama toilet auto flushlucu2 juga baca cerita2 mereka, banyak pula cerita2 dari pihak anak kecil
Sensory processing disorder![]()
http://finance.yahoo.com/news/groupo...213600999.html
eh? CEOnya groupon dipecat? wah. the time has come yasaya masi inget waktu prusahaan ini went IPO, kupingku hampir putus denger orang ngebash bisnis ini. mungkin brita ini bisa jadi vindication for him. bbrp taon yang lalu nonton interview acara tivi dengan ceo ini, dan kuingat dia terkesan sangat confident, although the stock was going south. that's the thing about company going public, harus answer to investors.
can't help but to feel sorry for him. begitu lah hidup ya?