^
Hooo....
Trus ternyata Treadstone juga yang membidani kelompok pembunuh League of Shadow. Hihihihihi

Masih lebih bagusan pertama. Lebih terjaga ritme ketegangannya.
Di film kedua, begitu sudah berhasil bertemu *sensor*, ritme ketegangannya berkurang drastis.

Selain itu, tidak ada peningkatan di sisi musuh. Semua anak buah musuh, kecuali yang terakhir, tingkat kemampuannya sama, dan tidak punya kemampuan strategi juga sehingga langsung gampang disergap satu per satu dan dipatahkan tangannya. Gak ada perlawanan kecuali anak buah terakhir di mana ketika akan dipatahkan tangannya, si anak buah ini bisa menahan dan menyerang balik.

Mungkin gara-gara The Raid, gue jadi berharap, di film2 seperti ini, tiap babak kemampuan anak buahnya bertambah kuat.
Tapi ayo lah, mereka tahu kalau satu karakter utama ini bisa mengobrak-abrik sendirian jaringan penjual manusia lintas negara di Prancis. Seharusnya kalau mereka mau balas dendam, mereka pasti udah mempersiapkan strategi yang matang untuk menghadapi dia. Dan gak akan semudah itu meninggalkan dia tanpa pengawasan.