saya sudah baca semua triloginya. bolak-balik edisi Enggris dan Indonesianya sekaligus. Kaget pas tau Gramed berani nerjemahin karya kontroversial ini

Ceritanya emang berani bahkan provokatif. Penafsiran kejatuhan manusia dengan tafsir radikal sekaligus "berbahaya", belum ttg kekuasaan tuhan, kritik otoritas gereja, perang Iblis vs malaikat, dan hal-hal lain yg dicampuradukkan dg fantasi absurd ala Narnia. Lengkap dg kuantum fisika.

Gak heran jika Philip Pullman dicap sbg atheis bahkan satanis oleh salah seorang Uskup di Inggris--menimbulkan badai debat hebat di Inggris dan di beberapa negara lain terlebih saat novel ketiganya, "The Amber Spyglass" menjadi buku anak2 pertama yg menang sbg buku terbaik di Whiteberd Award dan jadi buku anak2 pertama yg masuk nominasi longlist Booker Prize. meski temanya "berat", Pullman gak mau ngerating bukunya sbg "novel dewasa" dan bersikukuh novelnya untuk konsumsi segala umur.

Novel ketiganya dr rangakaian Ttilogi HDM, The Amber Spyglass merupakan yg paling "garang", reaksi saya pas baca buku itu cuma, 'Hah? Wow! Hah? Wow!'

Saya langsung lahap ketiga trilogi awal: The Northern Light/The Golden Compass, The Subtle Knife, dan The Amber Spyglass. Juga 3 buku komplemennya, Lyra's Oxford, The Book of Dust, dan Once Upon a Time in the North.

Saya belum nemu buku fantasi anak-anak se"berat" dan seberani ini lagi sekarang --paling cuma buku anak-anak yg kontroversial yg memasukan isu atheisme, seks, dan isu-isu lain tapi tetap gak seberani HDM

buku2 anak-anak Philip Pullman lain juga "aneh" lho